Headline
Aturan itu menunjukkan keberpihakan negara pada kepentingan anak.
Aturan itu menunjukkan keberpihakan negara pada kepentingan anak.
Kumpulan Berita DPR RI
SELAMA pelonggaran aktivitas di masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi, Satpol PP bakal berjaga di tempat umuk seperti di pasar tradsional.
Mereka bakal mengawasi dan mengecek apakah di pengelola pasar tersebut sudah menerapak protokol kesehatan covid-19 dengan benar atau tidak.
"Saya menerjunkan 918 orang (Satpol PP) di 153 pasar yang dikelola Pasar Jaya. Setiap pasar kurang lebih ada 6 orang," jelas Kepala Satpol PP DKI Jakarta Arifin Saat dihubungi Selasa (15/6).
Pengunjung pasar juga dibatasi maksimal 50% dari kapasitas biasanya. Warga juga harus diperiksa suhu tubuhnya, membersihkan tangan dengan air bersih atau hand sanitizer, wajib memakai masker dan ketentuan peotokol lainya. Hal itu yang bakal diawasi Satpol PP.
"Kan kita (Satpol pp) melihat dan mengecek penerapan protokol kesehatan itu. Jangan lihat luas gedungnya. Nanti kita lihat hasilnya, apakah mereka mematuhi (protokol) atau tidak," kata Arifin.
Baca juga: 240 Petugas Satpol PP Awasi 80 Mal di Jakarta
Sebelumnya, Arifin juga mengatakan, ketentuan pengelola pasar untuk menerapkan buka kios dengan ganjil genap sesuai tanggal semata untuk mematuhi physical distancing atau menjaga jarak pengunjung agar tidak menumpuk di satu tempat.
Satpol PP, katanya tidak segan akan memberikan sanksi bagi pedagang atau pengunjung pasar yang tidak mematuhi protokol kesehatan covid-19 yang sudah diberlakukan oleh Pemprov DKI.
"Petugas akan menindak, sesuai dalam aturanya kena denda Rp250 ribu. Jadi jangan sampai ada pelanggaran di pasar. Di pasar ini sangat rentan sekali terjadi penularan covid-19, karena orangnya banyak. Protokolnya harus dipenuhi," pungkas Arifin. (A-2)
Selain kendala fisik, pasar tersebut juga kerap dijadikan tempat berkumpulnya gelandangan dan pengemis
Melubernya sampah ke jalan tersebut terjadi dalam beberapa hari terakhir.
Revitalisasi mesti diarahkan pada konsep pengembangan kawasan berorientasi transit atau Transit-Oriented Development (TOD).
Kondisi ini tidak hanya merusak estetika pasar, tetapi juga mulai mengancam kesehatan pedagang dan pengunjung.
Holding UMKM Expo 2025 bertema "Ekosistem Bisnis UMKM Kuat, Siap Menjadi Jagoan Ekspor” menjadi wadah yang sangat baik untuk perkembangan UMKM.
Pasokan sering kosong karena tidak adanya panen di sejumlah sentra pertanian akibat intensitas hujan tinggi.
Personel di lapangan dilarang keras meminta sumbangan, baik dalam bentuk Tunjangan Hari Raya (THR) maupun dalih lainnya.
Peringatan hari ulang tahun Satpol PP pada 2026 menjadi momentum untuk menegaskan kembali peran strategis ketenteraman, ketertiban umum, dan perlindungan masyarakat.
Langkah antisipatif ini krusial untuk menciptakan situasi kota yang aman dan kondusif.
Satpol PP DKI Jakarta menegaskan tidak akan ragu menjatuhkan sanksi terhadap tempat usaha hiburan yang melanggar aturan operasional selama Ramadan 1447 H.
Satpol PP DKI Jakarta bersama TNI dan Polri berkomitmen untuk terus melakukan pengawasan serta bersiaga di titik-titik rawan tawuran
Lokasi terjadinya pungli itu berada di simpang Jalan Kunir dan Jalan Kemukus.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved