Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
Pengamat Kebijakan Publik Agus Pambagio menilai kebijakan yang dikeluarkan Gubernur Anies Baswedan soal pembatasan jumlah karyawan yang masuk kerja maksimal 50% sulit diawasi.
Aturan itu tertuang dalam Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 51 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar pada Masa Transisi Menuju Masyarakat Sehat, Aman, dan Produktif.
"Saya dari awal sudah bilang itu sebuah hal yang sulit. Perintah gubernur untuk antisipasi jumlah pekerja 50% itu bukan saja hadir di tempat kerjanya, tapi soal lalu lalang warga naik transportasi atau kendaraan pribadi," ujar Agus, Rabu (10/6).
Seperti diketahui pada hari pertama aktivitas perkantoran di Jakarta kembali dibuka pada Senin (8/6) lalu, terjadi penumpukan calon penumpang di loket antrean stasiun-stasiun yang ada. Misalnya di Stasiun Bogor.
Baca juga: Rupiah Melemah Kembali Dekati Level Rp14.000 per dolar AS
"Terpikirkah dia (Anies) orang itu tidak semua naik mobil pribadi, tapi angkutan umum. Siapa yang mengawasi? Pemprov katakanlah bisa mengawasi perusahaan, meski susah. Tapi kalau kendaraan umum gimana caranya? Makin sulit itu," tukas Agus.
Ia menyarankan agar perusahaan mengatur jam masuk dan keluar di luar jam sibuk pada umumnya. Hal ini untuk mengantisipasi penumpukan calon penumpang di halte busway dan stasiun kereta api. Pegawai yang berusia di atas 45 tahun sebaiknya bekerja dari rumah atau work from home.
"Dari setengah jumlah pegawai yang masuk itu misalnya sebagian masuk jam 10.00 karena jam 09.00 pagi itu KRL kosong. Pulangnya juga jam 16.00 saja. Tapi ini jangan salah KRL karena masalah ini harus dilihat dari hulunya soal kebijakan 50% itu," pungkas Agus.
Sementara itu Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi DKI Jakarta, Andri Yansah mengklaim dengan adanya pembatasan karyawan 50% itu, justru protokol kesehatan covid-19 diperketat. Hal ini sebagai upaya pencegahan penularan covid-19 di lingkungan kerja.
"Ketentuan protokolnya malah diperketat karena kalau tidak diperketat kita khawatir penyebaran covid-19 yang sudah kita lakukan selama dua bulan ke belakang malah jadi sia-sia," kata Andri.
Jadi, imbuh Andri, perbedaannya di situ saja. "Malah di PSBB di masa transisi diperketat, bukan diperlonggar. Yang diperlonggar, sektor yang dikecualikan atau yang beroperasinya," jelas Andri. (OL-14)
Acara Buka Puasa Bersama di Kantor DPP NasDem di Jakarta dihadiri Surya Paloh, Puan Maharani, Sufmi Dasco, Jusuf Kalla, dan Anies Baswedan.
Wakil Ketua DPR RI sekaligus Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, menghadiri acara buka puasa bersama DPP NasDem
Gubernur DKI Jakarta 2017-2022 Anies Baswedan menekankan pentingnya untuk menjalin silaturahmi antar tokoh politik bangsa.
Prabowo Subianto dan Anies Baswedan dinilai masih menjadi dua figur utama yang sulit tergeser dalam bursa calon presiden pada Pilpres 2029.
Sebelumnya, ormas Gerakan Rakyat resmi mendeklarasikan tahun ini akan menjadi partai politik ingin Anies Baswedan menjadi Presiden Republik Indonesia.
WAKIL Ketua Umum Partai NasDem Saan Mustopa merespons langkah Partai Gerakan Rakyat yang mengusung Anies Baswedan menjadi calon presiden pada Pilpres 2029.
Stasiun Kereta Api Jatake resmi mulai beroperasi hari ini, Rabu (28/1). Stasiun baru di lintasan KRL Green Line itu disambut antusias warga.
Jumlah pengguna KRL Commuter Line pada lintas Rangkasbitung terus menunjukkan pertumbuhan signifikan dalam beberapa tahun terakhir.
Menurut Pramono, dengan dukungan konektivitas tersebut, penyelenggaraan kegiatan berskala besar di JIS dan Ancol akan lebih mudah dijangkau masyarakat.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) melakukan penutupan perlintasan berisiko sepanjang 2025. KAI telah menutup 316 perlintasan sebidang yang dinilai rawan kecelakaan.
HARI libur Natal Kamis (25/12) kemarin, mobilitas pengguna Commuter Line Jabodetabek terpantau berjalan aman dan lancar.
Dalam video permintaan maaf yang beredar, keduanya mengaku sadar bahwa tindakan serta ucapan mereka telah menimbulkan kerugian bagi banyak pihak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved