Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Usai Heboh Tumbler Hilang, Pasutri Minta Maaf, Kami Sadar Cara Kami Salah

Abi Rama
28/11/2025 09:42
Usai Heboh Tumbler Hilang, Pasutri Minta Maaf, Kami Sadar Cara Kami Salah
Pernyataan permintaan maaf dari pasutri Alvin dan Anita terkait kehebohan tubler Tuku.(Instagram @alvinhrrs)

PASANGAN suami istri Alvin dan Anita akhirnya muncul ke publik untuk sampaikan permohonan maaf usai kegaduhan yang dipicu oleh laporan tumbler milik mereka yang hilang di KRL. Polemik tersebut sempat menyeret seorang petugas Passenger Service KAI dan memicu spekulasi luas di media sosial.

Dalam video permintaan maaf yang beredar, keduanya mengaku sadar bahwa tindakan serta ucapan mereka telah menimbulkan kerugian bagi banyak pihak.

“Beberapa hari terakhir ini banyak berita beredar dan berkembang di sosial media terkait perbuatan kami berdua. Maka dari video yang kami buat ini kami berdua ingin meminta maaf sebesar-besarnya,” ujar Alvin dikutip dari Instagram pribadi @alvinhrrs, diunggah Kamis (27/11).

Mereka juga secara khusus menyampaikan permintaan maaf kepada petugas KAI yang terdampak. 

“Khususnya kepada saudara Argi dan semua pihak terkait yang terkena dampak dan dirugikan atas ucapan dan perbuatan kami berdua,” lanjut Alvin.

Pada akhir vidio keduanya mengaku menyesal atas kegaduhan yang telah mereka perbuat.

"Kami sangat sadar cara kami menyegapi kejadian ini sangat tidak bijak sehingga melukai banyak perasaan orang-orang di luar sana," ujar Anita menutup klarifikasi.

Kronologi Singkat Kasus

Kasus ini bermula saat Anita melaporkan tumbler miliknya hilang setelah tertinggal di gerbong KRL. Unggahannya kemudian viral dan memicu dugaan bahwa petugas Passenger Service KAI bertanggung jawab atas hilangnya barang tersebut. 

Di media sosial, isu kemudian berkembang hingga muncul kabar bahwa petugas tersebut telah dipecat. Situasi memanas karena tekanan dari warganet meningkat, menyebabkan nama petugas bersangkutan ikut terseret dalam pemberitaan.

Pegawai KAI Masih Berstatus Aktif

Menanggapi simpang siur informasi, PT Kereta Api Pariwisata (KAI Wisata) akhirnya mengeluarkan siaran pers resmi. Dalam klarifikasinya, perusahaan menegaskan bahwa petugas yang bersangkutan masih berstatus aktif, bekerja seperti biasa, dan tidak diberhentikan.

“Kami ingin meluruskan bahwa petugas Passenger Service yang dimaksud masih merupakan pegawai aktif dan tidak dalam proses pemecatan,” ujar Direktur Utama KAI, Hendy Helmy dalam keterangan pers, Jumat (28/11).

KAI Wisata juga memastikan bahwa saat ini proses pemeriksaan internal sedang berjalan untuk memastikan fakta secara objektif dan berimbang. Perusahaan menegaskan bahwa apa pun keputusan nantinya akan mengacu pada ketentuan yang berlaku. (Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik