Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
DRAMA hilangnya tumbler Tuku di KRL Commuter Line akhirnya berujung permintaan maaf dari Anita Dewi dan suami, Alvin. Permintaan maafnya itu diunggah lewat akun Instagram @alvinhrrs, Kamis (27/11)
Dalam unggahan videonya, mereka menyampaikan permintaan maaf kepada pihak yang dirugikan, khususnya Argi. Video permintaan maaf itu berdurasi 55 detik.
"Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Saya Alvin, saya Anita, bebera hari terakhir ini banyak berita beredar dan berkembang di sosial media terkait pemberitaan kami berdua," kata Anita dan Alvin dikutip dari Instagram Alvin Harris S.
Alvin meminta maaf khususnya kepada Argi atas perbuatannya yang menurutnya menurgikan banyak orang.
"Maka dari video yang kami buat ini, kami berdua ingin meminta permohonan maaf yang sebesar-besarnya, khususnya kepada saudara Argi dan semua pihak terkait yang terkena dampak dan dirugikan atas ucapan dan perbuatan kami berdua," kata Alvin.
Sedangkan, Anita menyesal atas perbuatannya itu. Menurutnya, apa yang dilakukannya membuat banyak orang kecewa, sehingga hal tersebut bisa menjadi pelajaran untuknya dan suami.
"Kami sangat sadar cara kami menyikapi kejadian ini sangat tidak bijak, sehingga banyak melukai perasaan orang-orang di luar sana. Dan dari kejadian ini sebagai pembelajaran untuk kami agar lebih berhati-hati lagi ke depannya. Dari lubuk hati kami yang paling dalam, kami sangat meminta maaf yang sebesar-besarnya," ungkap Anita.
Kasus ini bermula pada Senin, 24 November 2025, Seorang penumpang KRL Commuter Line bernama Anita Dewi naik KRL jurusan Tanah Abang-Rangkasbitung pada Pukul 19.00 WIB.
Pukul 19.40 WIB, Anita turun di Stasiun Rawa Buntu. Setelah turun, ia baru menyadari bahwa cooler bag berwarna hitam miliknya tertinggal di bagasi gerbong khusus wanita. Di dalam tas tersebut, terdapat tumbler Tuku berwarna biru yang harganya diperkirakan mencapai Rp300.000.
Anita segera melaporkan kejadian tersebut kepada petugas keamanan stasiun. Petugas menindaklanjuti dan berhasil menemukan cooler bag tersebut. Saat tas ditemukan, petugas yang mengamankan tas tersebut sempat mengambil foto sebagai bukti bahwa cooler bag dan tumbler Tuku di dalamnya masih utuh.
Berdasarkan prosedur, pengambilan barang tertinggal disarankan dilakukan di stasiun tujuan akhir, yakni Stasiun Rangkasbitung.
Keesokan harinya, Anita bersama suaminya, Alvin Harris, mendatangi Stasiun Rangkasbitung untuk mengambil barang tersebut. Saat cooler bag dibuka, Anita terkejut karena tumbler Tuku yang ada di dalamnya sudah tidak ditemukan.
Merasa prosedur penanganan barang hilang dinilai lalai, Anita meluapkan kekecewaannya di platform Threads. Dalam unggahan itu Anita Menulis, "TUMBLER TUKU-ku GONE ATAS KE-TIDAK TANGGUNG JAWAB PETUGAS PT KAI @commuterline."
Unggahan viral tersebut langsung memicu reaksi publik dan menyeret nama petugas layanan penumpang (PS) KAI Commuter Line bernama Argi Budiansyah. (Z-4)
Dalam video permintaan maaf yang beredar, keduanya mengaku sadar bahwa tindakan serta ucapan mereka telah menimbulkan kerugian bagi banyak pihak.
Kasus ini bermula dari unggahan seorang penumpang yang mengaku kehilangan tumbler Tuku miliknya setelah tertinggal di gerbong KRL.
PT KAI Commuter menegaskan tidak melakukan pemecatan terhadap petugas yang diduga menghilangkan barang di dalam tas milik penumpang yang tertinggal di Commuter Line pada Senin (17/11).
Kasus hilangnya tumbler Tuku di KRL yang viral berujung pada pemecatan Anita Dewi oleh PT Daidan Utama. Simak kronologi lengkap, respons KAI, hingga fakta terbaru kasus tumbler tuku
Harga tumbler Tuku yang viral setelah kasus KRL ternyata berkisar Rp225.000 hingga Rp310.000. Berikut daftar harga, kronologi kehilangan tumbler
Penyanyi Australia Dean Lewis meminta maaf usai dituduh melakukan perilaku tidak pantas terhadap penggemar perempuan. Ia menegaskan seluruh hubungannya bersifat sukarela.
xAI menyampaikan permintaan maaf resmi setelah Grok memuji Adolf Hitler dan komentar antisemitisme.
Ingin minta maaf dengan tulus? Ini panduan minta maaf dari para ahli.
Pangeran Harry mencapai penyelesaian dalam gugatan hukum terhadap penerbit The Sun, NGN, atas peretasan telepon, pengawasan, dan penyalahgunaan informasi pribadi.
Korban pungutan liar (pungli) di Samsat Bekasi beredar di media sosial. Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Latif Usman menyampaikan permintaan maaf terkait kejadian tersebut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved