Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mulai mengizinkan perkantoran untuk beroperasi kembali di tengah masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi. Stasiun-stasiun kereta rel listrik (KRL) mulai bergeliat untuk mengakomodasi para karyawan yang tinggal di luar Jakarta. Satu di antaranya ialah Stasiun Bekasi.
Sejak Senin (8/6) pagi, penumpang terlihat memadati Stasiun Bekasi. Antrean pun tak terhindarkan. Sebelum masuk ke dalam area stasiun, petugas melakukan pengecekan suhu tubuh kepada setiap calon penumpang.
Protokol kesehatan seperti penggunaan masker diterapkan secara ketat oleh pihak stasiun guna meminimalkan penyebaran covid-19. Di peron stasiun, terlihat marka merah setiap satu meter untuk memastikan jarak aman antarpenumpang.
Berdasarkan pantauan mediaindonesia.com, para penumpang di Stasiun Bekasi terlihat mengikuti aturan yang sudah ditetapkan. Saat menunggu kereta di peron, penumpang berdiri di garis yang sudah dibuat.
Petugas stasiun terus menginformasikan penumpang untuk tetap menjaga jarak. Saat keadaan peron sudah cukup penuh, para petugas dengan bantuan petugas Polri dan TNI membuat barisan untuk menghalau penumpang lain masuk ke area peron. Penumpang baru diizinkan untuk masuk saat penumpukan di area peron sudah berkurang.
Baca juga: Antrean Mengular, Calon Penumpang KRL Berusaha Menyelak
"Sebenarnya masih serem juga sih karena ini kan belum totally normal gitu kan. Jadi, kaya masih takut penularannya itu lebih besar," katanya, Senin (8/6).
Callista menganggap meskipun secara umum penumpang sudah patuh terhadap protokol kesehatan, tapi dalam beberapa kesempatan masih tampak abai.
"Untuk jaga jarak ngantre aja masih harus diingatkan," tandasnya.
Untuk mengantisipasi penularan covid-19, penumpang lain bernama Neneng, 47, bahkan tampak menggunakan sarung tangan plastik.
"Ini buat perlindungan tambahan selain masker," ungkap Neneng.
Meskipun sudah mulai masuk bekerja, namun Neneng menjelaskan bahwa kantornya yang berada di Jakarta Pusat tersebut memundurkan jam masuk karyawan. Oleh sebab itu, ia merasa aman karena tidak perlu berdesakan di stasiun saat pagi hari.
"Kalau pagi kan ramai banget ya (penumpangnya). Untungnya saya masuk jam 10, tapi pulangnya jam 7 (malam)," pungkas Neneng. (OL-14)
Menjelang Ramadan, kegiatan bersih-bersih masjid mulai marak dilakukan warga untuk menyiapkan tempat ibadah yang lebih higienis dan nyaman.
Penerapan tarif telah disepakati bersama antara Pemkot Bekasi, Organisasi Angkutan Darat (Organda), dan para sopir angkot.
POLDA Metro Jaya mengungkapkan bayi yang ditemukan di sebuah apartemen Kota Bekasi, Jawa Barat, pada Senin (9/2), dinyatakan meninggal dunia.
WALI Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono meninjau langsung lokasi banjir yang merendam permukiman warga di Gang Mawar, Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur, Jumat (30/16).
Banjir kembali merendam Kota Bekasi akibat hujan deras dan luapan Kali Bekasi. BPBD mencatat 15 titik genangan di 7 kecamatan dengan air hingga 150 cm.
Sekolah Lansia KUN dihadirkan sebagai wadah pembelajaran bagi para lanjut usia agar tetap memiliki ruang untuk berkembang, beraktivitas, dan berperan aktif di tengah masyarakat
Stasiun Kereta Api Jatake resmi mulai beroperasi hari ini, Rabu (28/1). Stasiun baru di lintasan KRL Green Line itu disambut antusias warga.
Jumlah pengguna KRL Commuter Line pada lintas Rangkasbitung terus menunjukkan pertumbuhan signifikan dalam beberapa tahun terakhir.
Menurut Pramono, dengan dukungan konektivitas tersebut, penyelenggaraan kegiatan berskala besar di JIS dan Ancol akan lebih mudah dijangkau masyarakat.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) melakukan penutupan perlintasan berisiko sepanjang 2025. KAI telah menutup 316 perlintasan sebidang yang dinilai rawan kecelakaan.
HARI libur Natal Kamis (25/12) kemarin, mobilitas pengguna Commuter Line Jabodetabek terpantau berjalan aman dan lancar.
Dalam video permintaan maaf yang beredar, keduanya mengaku sadar bahwa tindakan serta ucapan mereka telah menimbulkan kerugian bagi banyak pihak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved