Headline
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Umum DPP Gerakan Nasional Anti Narkotika (Granat) Henry Yosodiningrat, menegaskan kejahatan narkoba adalah kejahatan yang sangat serius dan kejahatan yang luar biasa.
Bahkan, menurutnya kejahatan narkoba merupakan kejahatan terhadap kemanusiaan yang bisa menghilangkan satu generasi dan dapat menghancurkan bangsa.
Guna memerangi narkoba, Henry mengatakan pihaknya setuju dengan kebijakan Kapolri Jenberal Idham Azis yang meminta Polri untuk serius dalam memberantas peredaran narkotika di Tanah Air.
Ia meminta anak buahnya agar tidak ragu menembak mati bandar narkoba jika melakukan perlawanan.
“Untuk menyelamatkan bangsa dari kehancuran maka dalam menghadapi pelaku kejahatan dan yang melawan petugas saat melakukan penindakan hukum, sudah seharusnya dilakukan dengan cara-cara yang extra ordinary termasuk tembak di tempat,” tutur Henry kepada Media Indonesia, Sabtu (6/6).
Baca juga : Terduga Teroris Meninggal di Rutan, Polri Ungkap Penyebabnya
Henry mengaku Granat sangat mendukung kebijakan Kapolri untuk menembak di tempat pelaku bandar narkoba di Indonesia.
Sebelumnya, Polri telah menetapkan 25.526 orang sebagai tersangka dan menyita 6,9 ton narkotika sejak Januari hingga Juni 2020.
Dari hasil penangkapan, polisi berhasil menyita 3,52 ton sabu, 3,35 ton ganja, 55,26 tembakau gorila dan 552 ribu butir XTC.
"Polri terus berkomitmen untuk memberantas narkoba dan tidak segan-segan melakukan tindakan tegas dan terukur terhadap bandar-bandar narkoba,” ujar Idham. (OL-7)
MANTAN Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro masuk dalam daftar 54 personel Polri yang dimutasi pada Februari 2026. Mutasi tersebut dilakukan di tengah proses pemberhentian tidak hormat
Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri menerbitkan status daftar pencarian orang (DPO) terhadap bandar narkoba Erwin Iskandar alias Ko Erwin.
Ketua Divisi Riset dan Dokumentasi Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan Hans Giovanny Yosua mengingatkan agar Polri tidak disalahgunakan.
WAKIL Menteri HAM. Mugiyanto mendukung penggunaan bodycam bagi anggota Polri. Itu bagian dari pegawasan setelah maraknya kekerasan oleh aparat kepolisian.
Peneliti CSIS Nicky Fahrizal menyebut kultur kekerasan di Polri berakar dari kurikulum pendidikan yang masih militeristik. Perlu dekonstruksi total pada SPN dan sistem meritokrasi.
Indonesia Corruption Watch mengkritik Komisi Pemberantasan Korupsi yang melimpahkan laporan dugaan pemerasan 43 anggota Polri ke Kedeputian Korsup.
Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Alfian Nurrizal menyatakan pelaku penganiayaan karyawan SPBU di Cipinang, Jakarta Timur, positif sabu dan ganja usai tes urine.
Sebuah studi terbaru mengungkap adanya korelasi mengejutkan antara diagnosis kanker dengan peningkatan risiko perilaku kriminal pada pasien.
Kemudian apabila koordinator demo tidak melaporkan rencana demonstrasi dan tidak terjadi apa-apa atau keonaran maka dirinya tetap tidak akan dipidana.
Ledakan di SMA Negeri 72 Jakarta bukan sekadar peristiwa kriminal biasa, melainkan merupakan simbol dari luka sosial yang lama terpendam di dunia pendidikan.
Projo menyatakan dukungan terbuka kepada Presiden Prabowo Subianto, menuai sorotan pengamat politik Hendri Satrio.
Said mengaku tidak setuju dengan anggapan partai sebagai tempat berlindung dari jeratan pidana. Ia mengatakan partai merupakan tempat untuk bertukar pikiran demi kemajuan bangsa.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved