Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
PENGELOLA Bandara Soekarno Hatta (Soetta) mengklaim pelayanan sudah baik. Penumpukan penumpang tidak terulang seperti yang terjadi pada 14 Mei.
"Sekarang sudah mulai bagus tidak seperti penumpukan calon penumpang pada 14 Mei," kata Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas 1 Bandara Soetta Anas Ma'ruf di Graha BNPB, Jakarta, Kamis (21/5).
Baca juga: Mau Beli Tiket Pesawat Harus Cantumkan Rapid Test
Anas menyampaikan, penumpukan yang terjadi pada 14 Mei 2020 hanya terjadi pada pagi hari. Sebab, jadwal beberapa penerbangan pada saat itu sama.
"Waktu itu banyak orang yang baru melakukan penerbangan dan mereka belum tahu betul apa aturannya sehingga terjadi penumpukan," ungkap dia.
Baca juga: Otorita Bandara Soekarno-Hatta belum Dapati Penumpang Demam
Dia menjelaskan, rata-rata pengguna moda transportasi udara selama pembatasan sosial berskala besar (PSBB) sekitar 1.500 orang per hari. Otoritas Bandara Soetta dianggap berhasil melakukan penyesuaian agar tidak terjadi penumpukan penumpang.
"Setelah tanggal itu (14 Mei);dilakukan berbagai penyesuaian dan perbaikan. Setelah itu tidak lagi terjadi penumpukan," ujar dia. (X-15)
Memahami perbedaan mendasar antara Super Flu, Influenza, dan Covid-19 bukan hanya soal ketenangan pikiran, tetapi juga tentang ketepatan penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius.
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Termometer perlu disterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri jika digunakan pada banyak orang.
Presiden Joko Widodo mengaku bingung dengan banyaknya istilah dalam penangan covid-19, seperti Pembatasan Sosial Berskala Besar hingga Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat.
Demi membantu UMKM untuk bangkit kembali, influencer Bernard Huang membuat gerakan yang diberi nama PSBB atau Peduli Sesama Bareng Bernard dii Kota Batam.
Kebijakan itu juga harus disertai penegakan hukum yang tidak tebang pilih, penindakan tegas kepada para penyebar hoaks, dan jaminan sosial bagi warga terdampak.
Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 20.155 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 6.934 positif dan 13.221 negatif.
Untuk menertibkan masyarakat, tidak cukup hanya dengan imbauan. Namun harus dibarengi juga dengan kebijakan yang tegas dalam membatasi kegiatan dan pergerakan masyarakat di lapangan.
Epidemiolog UI dr.Iwan Ariawan,MSPH, mengungkapkan, untuk menurunkan kasus Covid-19 di Indonesia, sebenarnya dibutuhkan PSBB seperti tahun 2020 lalu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved