Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
PARTAI NasDem membagikan paket sembako bagi warga Kepulauan Seribu. Sembako itu untuk membantu masyarakat yang kesulitan di tengah pandemi virus korona (covid-19).
"Sembako ini akan dibagikan ke 6 ribu kepala keluarga (KK) di Kepulauan Seribu," kata Ketua DPD Pulau Seribu Partai NasDem Muhammad Idris di Pulau Kelapa, Kepulauan Seribu Utara, Sabtu (9/5).
Idris menyebut pandemi korona menghantam perekonomian masyarakat Kepulauan Seribu. Apalagi, kata dia, masyarakat setempat hanya mengandalkan sektor perikanan dan pariwisata.
"Kami harapkan yang kami lakukan bisa cukup membantu kesulitan masyarakat," ujar anggota DPRD DKI Jakarta itu.
Baca juga: Cegah Covid-19, Akses Wisata ke Kepulauan Seribu Ditutup
Idris menjelaskan bantuan sembako dimulai dari kecamatan Kepulauan Seribu Utara. Kecamatan itu terdiri dari Pulau Kelapa, Pulau Harapan, Pulau Pramuka, dan Pulau Panggang.
Idris menjamin pembagian sembako bakal merata hingga seluruh Kepulauan Seribu. Dia menyebut NasDem tidak tebang pilih masyarakat mana yang berhak mendapat bantuan.
Selain itu, Idris turut menyampaikan pesan dari Ketua Umum Surya Paloh bagi masyarakat Kepulauan Seribu. Dia menyebut Surya kagum dengan status zona hijau di pulau terluar Jakarta itu.
"Beliau berharap kondisi ini stabil sampai kita menang melawan virus korona," tutur Idris.
Baca juga: 8 Kelurahan di Jakarta Bebas Covid-19
Bupati Kepulauan Seribu Husein Murad mengapresiasi bantuan sembako dari Partai NasDem. Bantuan tersebut dinilai menjawab kebutuhan masyarakat terdampak pandemi virus korona.
"Saya bersyukur sekali dari NasDem sangat peduli pada warga kami," kata Husein.
Husein mengatakan bantuan itu akan langsung didistribusikan pada seluruh masyarakat Kepulauan Seribu. Nantinya sembako bakal disebar di dua kecamatan yaitu Kepulauan Seribu Utara dan Kepulauan Seribu Selatan.
Husein mengatakan pandemi korona tak hanya mengancam kesehatan. Terlebih lagi, perekonomian masyarakat setempat yang tersendat.
"Sudah lama usahanya tidak jalan sehingga masyarakat terganggu ekonominya," ujar Husein.
Dia juga mengapresiasi bantuan NasDem yang konsisten. Pada pertengahan April lalu, NasDem menggelar tes cepat korona dan penyemprotan disinfektan di Pulau Kelapa dan Pulau Harapan. (X-15)
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Termometer perlu disterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri jika digunakan pada banyak orang.
DALAM beberapa minggu terakhir, rumah sakit dan klinik di wilayah Jabodetabek mencatat peningkatan signifikan pasien dengan gejala flu yang mirip covid-19.
KEPALA Biro Komunikasi dan Persidangan Kemenko PMK, Budi Prasetyo, mengatakan pemerintah berencana pola penanganan tuberkulosis (Tb)) akan dilakukan secara terpadu seperti covid-19.
MENTERI Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengusulkan data program keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) dilaporkan secara rutin seperti laporan covid-19 pada saat pandemi lalu.
Presiden Joko Widodo mengaku bingung dengan banyaknya istilah dalam penangan covid-19, seperti Pembatasan Sosial Berskala Besar hingga Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat.
Demi membantu UMKM untuk bangkit kembali, influencer Bernard Huang membuat gerakan yang diberi nama PSBB atau Peduli Sesama Bareng Bernard dii Kota Batam.
Kebijakan itu juga harus disertai penegakan hukum yang tidak tebang pilih, penindakan tegas kepada para penyebar hoaks, dan jaminan sosial bagi warga terdampak.
Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 20.155 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 6.934 positif dan 13.221 negatif.
Untuk menertibkan masyarakat, tidak cukup hanya dengan imbauan. Namun harus dibarengi juga dengan kebijakan yang tegas dalam membatasi kegiatan dan pergerakan masyarakat di lapangan.
Epidemiolog UI dr.Iwan Ariawan,MSPH, mengungkapkan, untuk menurunkan kasus Covid-19 di Indonesia, sebenarnya dibutuhkan PSBB seperti tahun 2020 lalu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved