Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
RUMAH Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bogor kembali membuka semua layanan per Rabu (5/5). Sebelumnya, rumah sakit rujukan penanganan virus korona (covid-19) Kota Bogor itu, membatasi layanan.
Karena terjadi peningkatan angka kasus covid-19, rumah sakit yang berlokasi di jalan dr Sumeru itu membatasi hanya menerima atau melayani pasien hemodialisa, pada pasien hematoonkologi (kanker), pada pasien kronis yang tidak boleh putus obat dan pasien kegawat daruratan.
Ditambah lagi ada sebanyak 51 tenaga kesehatan dan penunjangnya hasil rapid tesnya menunjukkan reaktif positif. Meski kemudian hasil swabnya semua negatif.
"Setelah sempat mengurangi layanan rawat jalan dan rawat inap non covid di RSUD Kota Bogor selama beberapa waktu, buntut dari hasil reaktif rapid test, hari ini RSUD mulai membuka kembali layanan non covid," ungkap Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim melalui keterangan tertulisnya melalui grup whatsapp media, Rabu (6/5).
Dia menjelaskan, pertimbangan dibukanya kembali semua layanan atau layanan noncovid, karena adanya kondisi perlambatan pasien positif covid-19.
"Pertimbangannya, adanya kondisi perlambatan pasien positof covid-19 sebagai sebagai dampak PSBB. Kalau dari total yang positif ada perlambatan," jelasnya.
Baca juga: Bogor Klaim Ada Perlambatan Covid-19, Pasien Sembuh Bertambah
Sebagai gambaran, lanjutnya, dari keseluruhan kapasitas sebanyak 120 tempat tidur khusus menangani covid-19, saat ini diisi 34 pasien yang ditempatkan di Blok 3. Termasuk 8 ruang isolasi bertekanan negatif, saat ini diperuntukan untuk ICU covid-19 yang dilengkapi ventilator.
"Mudah-mudahan dengan terus penerapan PSBB secara lebih ketat, kita mampu menurunkan potensi penyebaran virus ini di Kota Bogor," katanya.
Pihaknya berharap puncak covid-19 di Kota Bogor sudah berlalu yakni pada awal hingga pertengahan April lalu.
"Mudah-mudahan puncak Covid-19 di Kota Bogor di awal sampai pertengahan April. Sekarang harus benar-benar dijaga.
Subjektifnya, warga Kota Bogor sudah patuh. Yang masih lalu lalang asumsinya warga di luar Kota Bogor," pungkasnya.
Sementara berdasarkan data yang disampaikan jubir Siaga Korona Pemkot Bogor Sri Nowo Retno, dalam siaran persnya, dalam sepekan terakhir memang ada perlambatan jumlah kasus baru.
Data per tanggal 3 Mei hingga 6 Mei pukul 14.00 WIB, tidak ada penambahan jumlah kasus baru terkonfirmasi positif. Selama empat hari berturut-turut jumlah total pasien positif di Kota Bogor tetap 91 orang. (A-2)
KEMENTERIAN Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) merubah sistem penilaian baru dalam program penghargaan Adipura.
Cek jadwal imsakiyah Jawa Barat Rabu 18 Februari 2026: Imsak pukul 04.30 WIB, Subuh 04.40 WIB, Magrib 18.15 WIB. Persiapkan sahur dan buka puasa dengan tepat.
Dampak terparah terjadi di Kampung Babakan Cicarewed, Desa Cijayanti.
INDONESIA kembali kehilangan salah satu sosok teladan moral bangsa. Meriyati Roeslani Hoegeng, yang akrab disapa Eyang Meri Hoegeng Imam Santoso, istri dari mendiang Kapolri Jendral Hoengeng
Ia menyebut fenomena fear of missing out (FOMO) mendorong investor ramai-ramai masuk ke saham yang likuiditas dan fundamentalnya terbatas.
Berdasarkan data administrasi, terdapat 238 gerai ritel (128 Alfamart dan 110 Indomaret) di Kota Bogor.
Vaksin penguat atau booster Covid-19 masih diperlukan karena virus dapat bertahan selama 50-100 tahun dalam tubuh hewan.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mencatatkan jumlah kasus covid-19 secara global mengalami peningkatan 52% dari periode 20 November hingga 17 Desember 2023.
PJ Bupati Majalengka Dedi Supandi meminta masyarakat untuk mewaspadai penyebaran Covid-19. Pengetatan protokol kesehatan (prokes) menjadi keharusan.
PEMERINTAH Palu, Sulawesi Tengah, mengimbau warga tetap waspada dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan menyusul dua kasus positif covid-19 ditemukan di kota itu.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan jenis virus covid-19 varian JN.1 sebagai VOI atau 'varian yang menarik'.
DINAS Kesehatan (Dinkes) Batam mengonfirmasi bahwa telah terdapat 9 kasus baru terpapar Covid-19 di kota tersebut,
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved