Kamis 07 Mei 2020, 14:10 WIB

Bogor Klaim Ada Perlambatan Covid-19, Pasien Sembuh Bertambah

Dede Susianti | Megapolitan
Bogor Klaim Ada Perlambatan Covid-19, Pasien Sembuh Bertambah

ANTARA FOTO/Arif Firmansyah/
Anggota Satpol PP Kota Bogor mencatat data warga yang tidak memakai masker saat sidang Tindak Pidana Ringan (Tipiring) PSBB

 

PEMERINTAH Kota Bogor mengklaim ada perlambatan kasus baru dari penyebaran virus korona (covid-19).

Hal itu dinyatakan dampak dari penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Bogor yang dimulai sejak 15 April lalu. Kini, masa PSBB memasuki tahap kedua atau sudah sepekan masa perpanjangan.

Seperti yang diungkapkan Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim, bahwa dilihat dari total yang positif, terjadi perlambatan.

"Adanya kondisi perlambatan pasien positif covid-19 ini sebagai dampak pemberlakuan pembatasan sosial. Makanya, layanan non covid-19 di RSUD Kota Bogor, dibuka kembali,"ungkap Dedie dalam keterangan pers tertulisnya melalui WAG (whatsapp grup) media, kemarin.

Selain terjadi perlambatan kasus baru atau pasien positif, kabar baik lainnya adalahnya adanya terus penambahan pasien yang sembuh.

Data yang dirilis oleh Satuan Tugas Siaga Covid-19 Kota Bogor, mulai dari akhir bulan April atau 30 April, pasien yang dinyatakan sembuh dari covid-19 terus bertambah setiap harinya hingga 6 Mei kemarin.

Rinciannya, dari total pasien positif 77 orang pada 30 April, yang sembuh bertambah tiga orang menjadi 10 orang. Pada 1 Mei jumlah yang sembuh tetap sama.

Jubir Siaga Korona Kota Bogor Sri Nowo Retno menjelaskan, pada tanggal 1 Mei ini ada penambahan terkonfirmasi positif sebanyak 11 orang sehingga totaknya menjadi 88 orang. Namun itu katanya, bukan pasien atau kasus baru.

"Yang positif per 1 Mei jadi 88 orang. Terdapat penambahan yang tadinya 77 orang, bertambah 11 orang. Informasi dari Dinkes DKI Jakarta, yang 6 orang dengan rincian 5 orang pasien dalam perawatan rumah sakit dan 1 orang pasien meninggal. Kemudian dari Dinas Propinsi Jabar, 2 orang dalam perawatan rumah sakit. Adapun pelaksanaan swab dilakukan 23 Maret sampai dengan 29 Maret atau sebelum pelaksanaan PSBB di Kota Bogor. Sedangkan dari Dinkes Kota Bogor, 3 orang positif dengan pelaksanaan swav 18 April. Saat ini dalam perawatan rumah sakit. Pasien sembuhnya tetap 10 orang,"terangnya.

Terjadi penambahan pasien sembuh satu orang pada 2 Mei menjadi 11 orang dari total pasien positif 88 orang. Keesokan harinya yakni 3 Mei, dari total 88 orang yang positif, jumlah pasien sembuh dari covid-19 kembali bertambah. Bahkan dua orang, sehingga jumlahnya menjadi 13 orang.

Pun demikian pada hari berikutnya yakni 14 Mei, dari total pasien positif 91 orang, yang dinyatakan sembuh bertambah satu orang. Jadi secara keseluruhannya ada 14 orang.

Kondisi sama pada dua hari terakhir yakni 5 Mei dan 6 Mei. Dari data yang ada tidak ada perubahan atau penambahan, baik jumlah pasien positif maupun yang sembuh. Jumlahnya sama yakni 91 pasien positif dan 14 orang pasien yang dinyatakan sembuh. (OL-4)

Baca Juga

MI/Adi Kristiadi

Pembukaan Sekolah di Jakarta Tergantung Perkembangan Kasus

👤Putri Anisa Yuliani/Hilda Julaika 🕔Selasa 24 November 2020, 21:06 WIB
DKI menyebut berbagai persiapan dari sisi ketentuan prasarana dan sarananya sedang...
AFP

Kasus Baru Positif Korona di Jakarta Bertambah 1.015 Orang

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Selasa 24 November 2020, 21:00 WIB
Adapun jumlah kasus aktif di Jakarta turun sebanyak 63 kasus, sehingga jumlah kasus aktif sampai hari ini sebanyak 8.559...
Antara/Akbar Nugroho

DPRD DKI Prediksi Ekonomi Jakarta Membaik di 2021

👤Hilda Julaika 🕔Selasa 24 November 2020, 20:43 WIB
Bangkitnya sektor pariwisata bisa meningkatkan pertumbuhan pajak hotel dan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya