Headline
Presiden mengecam keras tindakan keji yang menyebabkan gugurnya para prajurit TNI.
Presiden mengecam keras tindakan keji yang menyebabkan gugurnya para prajurit TNI.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kota Bekasi sudah melarang warganya menggelar salat Tarawih selama bulan Ramadan tahun ini. Hal tersebut dimaksudkan untuk mencegah penularan covid-19.
Namun, beberapa masjid masih melaksanakan salat Tarawih pada malam kedua Ramadan. Misalnya seperti yang terjadi di Masjid Jami Al-Falaah. Menurut pantauan Media Indonesia, jamaah yang mengikuti salat Tarawih hanya menempati bagian dalam lantai 1 masjid. Sedangkan di lantai 2 terpantau kosong.
Sementara itu, para jamaah juga membawa sajadah masing-masing dari rumah. Dalam pelaksanaan salat Tarawih, pengeras suara hanya digunakan untuk bagian dalam masjid. Oleh sebab itu, warga sekitar tidak mendengar bacaan salat dari dalam masjid.
Salah satu jamaah bernama Imam, 44, mengaku tetap melaksanakan salat di sana karena menganggap salat Tarawih hanya berlangsung satu tahun sekali. Ia tidak menganggap pusing ihwal bahaya penyebaran covid-19.
"Yang penting kan kita jaga jarak, pakai masker juga. Yang penting kan niatnya ibadah," katanya kepada Media Indonesia, Jumat (24/4).
Baca juga: Bantuan PCR dari Korsel Berkapasitas 32.200 Tes
Masjid lain yang berada di Jalan Bintara, Kota Bekasi juga masih menggelar salat Tarawih. Namun menurut pengurus masjid yang enggan disebutkan namanya, para jamaah hanya berasal dari lingkungan keluarga yang tinggal di dekat masjid.
"Jamaahnya paling 10an orang doang. Keluarga sini aja. Kalau pas salat kan digembok pagarnya," kilahnya.
Dalam Surat Edaran bernomor 451.13/2741/SETDA.Kessos, Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi sudah mengatur tentang panduan ibadah Ramadan dan Idul Fitri 1 Syawal 1441 Hijriah selama pandemi covid-19.
Di dalamnya, tertulis dengan jelas bahwa sala tarawih dilakukan secara individual atau berjamaah bersama keluarga inti di rumah. (OL-4)
Ia menegaskan, terdapat tiga virus pernapasan utama yang idealnya terus dipantau, yakni COVID-19, influenza, dan Respiratory Syncytial Virus (RSV).
Vaksin penguat atau booster Covid-19 masih diperlukan karena virus dapat bertahan selama 50-100 tahun dalam tubuh hewan.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mencatatkan jumlah kasus covid-19 secara global mengalami peningkatan 52% dari periode 20 November hingga 17 Desember 2023.
PJ Bupati Majalengka Dedi Supandi meminta masyarakat untuk mewaspadai penyebaran Covid-19. Pengetatan protokol kesehatan (prokes) menjadi keharusan.
PEMERINTAH Palu, Sulawesi Tengah, mengimbau warga tetap waspada dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan menyusul dua kasus positif covid-19 ditemukan di kota itu.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan jenis virus covid-19 varian JN.1 sebagai VOI atau 'varian yang menarik'.
Ia menegaskan, terdapat tiga virus pernapasan utama yang idealnya terus dipantau, yakni COVID-19, influenza, dan Respiratory Syncytial Virus (RSV).
Objektif harus diakui bahwa sekolah daring adalah proses pembelajaran yang menyebabkan lahir generasi covid-19
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Memahami perbedaan mendasar antara Super Flu, Influenza, dan Covid-19 bukan hanya soal ketenangan pikiran, tetapi juga tentang ketepatan penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius.
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved