Headline

Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.

PSBB Jakarta, DPRD: Penyaluran Bantuan Tidak Tepat Sasaran

Insi Nantika Jelita
19/4/2020 19:37
PSBB Jakarta, DPRD: Penyaluran Bantuan Tidak Tepat Sasaran
Pengemudi ojek daring bersama warga antre untuk mendapatkan makan siang dari salah satu perusahaan di Jakarta.(MI/Ramdani)

ANGGOTA DPRD Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta, Judistira Hermawan, mengkritisi penyaluran bantuan sosial (bansos) di tengah penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Dia mengklaim telah mendapat banyak laporan perihal data penerima bantuan sembako yang tidak tepat.

Baca juga: Regulasi Ambigu, PSBB DKI Jakarta Terancam Gagal

"Saat turun ke masyarakat dan diskusi dengan RT-RW, saya mendapat masukan bahwa data dari dinas sosial yang kurang valid. Sebagai contoh, di RW 8 Kelurahan Jatinegara Cakung," ujar Judistira saat dihubungi, Minggu (19/4).

Dari laporan tersebut ada seorang lansia yang tidak terdaftar, sehingga tidak mendapatkan bantuan sembako. Namun, lanjut dia, ada keluarga yang memiliki mobil malah terdaftar menerima bantuan.

"RT-RW tidak bisa berbuat apa-apa. Karena mereka hanya sebagai pelaksana pembagi bansos," pungkasnya.

Baca juga: 207 Pasien Covid-19 di Jakarta Dinyatakan Sembuh

Judistira mengungkapkan semua data sudah ditentukan dan sifatnya top down atau dari pusat ke bawah. Dia menekankan seharusnya ada sinkronisasi data penerima bansos, sehingga penyaluran tepat sasaran.

"Harusnya ada sinkronisasi pengusulan data yang sifatnya bottom up. Sehingga, dari bawah diusulkan. Data yang diusulkan dari tingkat RT dan RW kemudian dengan data di dinas sosial," kata Judistira.

"Sehingga, yang benar-benar memerlukan termasuk masyarakat yang rentan miskin, bisa terdata dengan baik agar menerima bantuan itu," tutupnya.(OL-11)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya