Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
ANGGOTA DPRD Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta, Judistira Hermawan, mengkritisi penyaluran bantuan sosial (bansos) di tengah penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).
Dia mengklaim telah mendapat banyak laporan perihal data penerima bantuan sembako yang tidak tepat.
Baca juga: Regulasi Ambigu, PSBB DKI Jakarta Terancam Gagal
"Saat turun ke masyarakat dan diskusi dengan RT-RW, saya mendapat masukan bahwa data dari dinas sosial yang kurang valid. Sebagai contoh, di RW 8 Kelurahan Jatinegara Cakung," ujar Judistira saat dihubungi, Minggu (19/4).
Dari laporan tersebut ada seorang lansia yang tidak terdaftar, sehingga tidak mendapatkan bantuan sembako. Namun, lanjut dia, ada keluarga yang memiliki mobil malah terdaftar menerima bantuan.
"RT-RW tidak bisa berbuat apa-apa. Karena mereka hanya sebagai pelaksana pembagi bansos," pungkasnya.
Baca juga: 207 Pasien Covid-19 di Jakarta Dinyatakan Sembuh
Judistira mengungkapkan semua data sudah ditentukan dan sifatnya top down atau dari pusat ke bawah. Dia menekankan seharusnya ada sinkronisasi data penerima bansos, sehingga penyaluran tepat sasaran.
"Harusnya ada sinkronisasi pengusulan data yang sifatnya bottom up. Sehingga, dari bawah diusulkan. Data yang diusulkan dari tingkat RT dan RW kemudian dengan data di dinas sosial," kata Judistira.
"Sehingga, yang benar-benar memerlukan termasuk masyarakat yang rentan miskin, bisa terdata dengan baik agar menerima bantuan itu," tutupnya.(OL-11)
Presiden Joko Widodo mengaku bingung dengan banyaknya istilah dalam penangan covid-19, seperti Pembatasan Sosial Berskala Besar hingga Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat.
Demi membantu UMKM untuk bangkit kembali, influencer Bernard Huang membuat gerakan yang diberi nama PSBB atau Peduli Sesama Bareng Bernard dii Kota Batam.
Kebijakan itu juga harus disertai penegakan hukum yang tidak tebang pilih, penindakan tegas kepada para penyebar hoaks, dan jaminan sosial bagi warga terdampak.
Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 20.155 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 6.934 positif dan 13.221 negatif.
Untuk menertibkan masyarakat, tidak cukup hanya dengan imbauan. Namun harus dibarengi juga dengan kebijakan yang tegas dalam membatasi kegiatan dan pergerakan masyarakat di lapangan.
Epidemiolog UI dr.Iwan Ariawan,MSPH, mengungkapkan, untuk menurunkan kasus Covid-19 di Indonesia, sebenarnya dibutuhkan PSBB seperti tahun 2020 lalu.
Perusahaan ritel The Harvest menutup rangkaian program sosial Ramadan bertajuk Let Eid Be The Light pada 31 Maret 2026 dengan capaian penyaluran 800 paket sedekah untuk anak-anak yatim.
Inisiatif sosial yang melibatkan anak-anak dinilai tidak hanya berfokus pada pemberian bantuan, tetapi juga berperan penting dalam menumbuhkan rasa percaya diri serta harapan.
Koordinatoriat Wartawan Parlemen (KWP) bekerja sama dengan Bank Mandiri menyalurkan sebanyak 2.000 paket sembako.
Kepala Posko Wilayah Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Aceh Safrizal ZA menyerahkan bantuan kepada korban banjir di Kabupaten Bireuen.
Kegiatan sosial selama bulan Ramadan 2026 kembali digelar untuk membantu masyarakat melalui penyaluran berbagai bantuan kepada warga di sejumlah daerah.
Asosiasi industri hilir sawit mengajak masyarakat untuk lebih mengenal manfaat kelapa sawit dalam kehidupan sehari-hari.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved