Headline
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
Kumpulan Berita DPR RI
Dinas Sosial (Dinsos) DKI diminta aktif untuk memperbaiki data penerima bantuan sosial (bansos) selama masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Pasalnya, banyak warga miskin dan yang rentan miskin masih belum mendapat bansos.
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Abdurrahman Suhaimi menyebut dirinya mendapat banyak keluhan mengenai hal tersebut sejak Bansos mulai dibagikan pada 9 April lalu.
"Nah, keluhan masyarakat itu begini, 'saya kan penghasilannya sama dengan dia, bahkan lebih rendah, tapi kok nggak dapat'. Banyak yang wa seperti itu ke saya. Itu harus ada perbaikan data terus-menerus," kata Suhaimi saat dihubungi, Minggu (19/4).
Baca juga: Waduh, Warga Cilandak Barat Kembalikan 500 Paket Sembako
Suhaimi yang juga penasihat Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu menyebut camat dan lurah tidak tahu-menahu mengenai data penerima bansos. Data penerima bansos seluruhnya berasal dari Dinas Sosial yang dikoordinasikan dengan lembaga dan dinas lain.
Oleh karenanya, Suhaimi menyarankan agar keterlibatan RT/RW lebih dioptimalkan sebelum bansos dibagikan.
"Karena yang paling tahu warga kan RT/RW. Jadi, seharusnya, sebelum ada pembagian mereka dilibatkan untuk memverifikasi jumlahnya, apakah berkurang atau bertambah. Dinas Sosial perlu memperbaiki bersama RT/RW," ujarnya.
Menanggapi banyaknya warga non-KTP DKI yang juga rentan miskin dan berhak menerima bantuan melalui pihak RW, Suhaimi menjelaskan perlu waktu lebih lama bagi warga di luar KTP DKI untuk menerima bantuan.
"Karena itu kan data baru ya, sifatnya baru, sehingga harus melalui verifikasi dan pelaporan ke tingkat yang lebih atas. Prosesnya mungkin lebih lama karena berkaitan dengan stok yang ada. Tetapi saya kira pendataan warga rentan miskin non KTP DKI melalui RW itu sudah merupakan program yang bagus," tukasnya. (OL-14)
Pemprov DKI Jakarta melakukan pemasangan turap di Kali Cideng Atas untuk mengantisipasi terjadinya banjir serta longsor di bibir kali
Lisa Blackpink terlihat di Jakarta! Simak 3 tempat viral yang jadi sorotan netizen, termasuk Senayan City, Pacific Place, dan Hotel St. Regis.
Ketegasan yang tidak konsisten dapat merusak iklim investasi dan menimbulkan ketidakpastian dunia usaha.
Danantara menargetkan negosiasi utang proyek KCIC Whoosh dengan China selesai kuartal I-2026. Skema restrukturisasi disebut masih 50:50.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa segel tiga toko Tiffany & Co di Jakarta terkait dugaan penyelundupan dan praktik underinvoicing impor barang mewah.
EKOSISTEM olahraga di Jakarta disebut memiliki potensi untuk mendukung DKI sebagai salah satu destinasi sport tourism global. Untuk mewujudkannya, dibutuhkan sinergi dan kolaborasi.
PEMERINTAH Provinsi DKI Jakarta menyatakan komitmen penuh untuk memperkuat ekosistem olahraga sepak bola putri.
Bank Jakarta resmi mendukung Pelita Jaya Jakarta sebagai sponsor di musim Indonesian Basketball League (IBL) 2026.
Gubernur DKI Jakarta pastikan stok pangan aman, harga terkendali, dan pasokan gas LPG siap jelang Ramadan dan Idulfitri 2026.
Pemprov DKI juga mulai mengandalkan teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).
Terkait dukungan anggaran, politisi yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi D mendukung segala kajian dan rencana yang memiliki dampak positif untuk masyarakat luas.
Skema kerja sama dengan pengembang di sepanjang trase akan mempermudah pengembangan MRT, terutama dalam pengelolaan TOD dan pembiayaan proyek.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved