Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
POLDA Metro Jaya (PMJ) menegaskan pengendara sepeda motor pribadi diizinkan untuk berboncengan di kala penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).
PSBB di DKI Jakarta yang mulai diberlakukan Jumat (10/4), dilakukan untuk menekan penyebaran virus korona (covid-19).
"Sepeda motor berboncengan masih boleh, baik pengguna dan dibonceng wajib (pakai) masker dan sarung tangan," ujar Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo, Jumat (10/4).
Baca juga: Mau ke Luar Rumah, Warga Diingatkan Selalu Pakai Masker
Akan tetapi, Sambodo menambahkan untuk sopir ojek online (ojol) hanya diperbolehkan mengangkut barang. "Jadi ketika dia berkendara baik driver maupun penumpang, semuanya wajib menggunakan masker," ucapnya.
Sambodo juga menjelaskan untuk penumpang mobil pribadi akan dibatasi 50% dari kapasitas.
Artinya, mobil MPV yang biasa untuk tujuh kursi jado hanya diperbolehkan empat orang. Sementara lima kursi untuk mobil sedan hanya dibolehkan tiga penumpang.
Sambodo juga akan membatasi penumpang angkutan umum sebanyak 50% dan turut mengurangi jam operasional sesuai ketetapan peraturan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. (X-15)
Memahami perbedaan mendasar antara Super Flu, Influenza, dan Covid-19 bukan hanya soal ketenangan pikiran, tetapi juga tentang ketepatan penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius.
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Termometer perlu disterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri jika digunakan pada banyak orang.
Presiden Joko Widodo mengaku bingung dengan banyaknya istilah dalam penangan covid-19, seperti Pembatasan Sosial Berskala Besar hingga Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat.
Demi membantu UMKM untuk bangkit kembali, influencer Bernard Huang membuat gerakan yang diberi nama PSBB atau Peduli Sesama Bareng Bernard dii Kota Batam.
Kebijakan itu juga harus disertai penegakan hukum yang tidak tebang pilih, penindakan tegas kepada para penyebar hoaks, dan jaminan sosial bagi warga terdampak.
Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 20.155 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 6.934 positif dan 13.221 negatif.
Untuk menertibkan masyarakat, tidak cukup hanya dengan imbauan. Namun harus dibarengi juga dengan kebijakan yang tegas dalam membatasi kegiatan dan pergerakan masyarakat di lapangan.
Epidemiolog UI dr.Iwan Ariawan,MSPH, mengungkapkan, untuk menurunkan kasus Covid-19 di Indonesia, sebenarnya dibutuhkan PSBB seperti tahun 2020 lalu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved