Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
Ketua Fraksi NasDem DPRD DKI Jakarta, Wibi Andrino mengungkapkan pihaknya mendorong adanya karantina wilayah karena persebaran penularan covid-19 yang kian meluas di Ibu Kota.
"Kalau memang Jakarta harus dikarantina, Nasdem tidak masalah. Yang penting harus menjadi suatu keputusan yang bulat. Bukan keputusan masing-masing," kata Wibi saat dikonfirmasi, Jakarta, Minggu (29/3).
Langkah untuk mengarantina itu, sebut Wibi, harus diikuti oleh jaminan adanya ketersediaan kebutuhan pokok untuk warga Jakarta dan kebutuhan fasilitas kesehatan.
"Hak dasar kesehatan rakyat Jakarta harus terpenuhi. Kalau pemerintah pusat misalnya jadi mengambil langkah lockdown, bisa mensubsidi harga listrik juga agar tidak mahal," tutur Wibi.
Pada 15 Maret yang lalu Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, kata Wibi, sempat menyampaikan Jakarta seharusnya di-lockdown. "Tapi kan memang belum disetujui oleh pemerintah pusat," ucapnya.
Baca juga: Anies: Semua Skenario Pencegahan Disiapkan Termasuk Lockdown
Oleh karenanya, NasDem meminta pemerintah pusat dan Pemprov DKI harus linier dalam mengambil keputusan untuk mengarantina wilayah Jakarta.
"Saya minta adalah pemerintah pusat dan DKI harus sinkron. Harus linier. Kerja sama. Harus ada kesepahaman yang sama karena Jakarta adalah rumah pemerintahan pusat," kata Wibi.
"NasDem di DKI Jakarta khawatir kalau tidak dikarantina, maka penduduk pendatang yang nanti pulang kampung akan membawa wabah ini ke kampung masing-masing. Ini bisa jadi problem yang sangat serius," tandasnya.
Saat ini, Anies tengah mengkaji ihwal pembatasan kendaraan ke luar kota dan aturan terkait karantina wilayah.
"Semua dalam kajian. Nanti kalau ada langkah-langkah kita akan umumkan," kata Anies dalam konferensi pers di Balai Kota, Sabtu (28/3). (OL-14)
WAKIL Ketua Umum Partai NasDem, Saan Mustopa menilai munculnya wacana dukungan terhadap Presiden Prabowo Subianto untuk kembali maju pada Pilpres 2029 hal yang wajar.
PARTAI NasDem menanggapi santai langkah PAN yang mendukung Presiden Prabowo Subianto dan Zulkifli Hasan sebagai bakal calon wakil presiden (cawapres) pada Pilpres 2029 mendatang.
Pengurus DPC yang dilantik merupakan representasi dari desa dan kelurahan di kecamatan.
ANGGOTA DPR RI Fraksi Partai NasDem Willy Aditya, menegaskan bahwa literasi dan kemampuan berpikir kritis merupakan fondasi utama dalam membangun ekosistem demokrasi yang sehat.
ANGGOTA Komisi VI DPR dari Fraksi Partai NasDem Asep Wahyuwijaya menilai, peringatan keras Presiden Prabowo atas kondisi tata kelola dan usaha BUMN ke belakang sebagai refleksi kegusaran.
MENJELANG Ramadan, kegelisahan sering muncul tanpa sebab yang jelas. Ada rindu yang tertahan, ada takut yang samar, dan ada rasa bersalah yang lama bersembunyi di dasar hati.
Prabowo Subianto dan Anies Baswedan dinilai masih menjadi dua figur utama yang sulit tergeser dalam bursa calon presiden pada Pilpres 2029.
Sebelumnya, ormas Gerakan Rakyat resmi mendeklarasikan tahun ini akan menjadi partai politik ingin Anies Baswedan menjadi Presiden Republik Indonesia.
WAKIL Ketua Umum Partai NasDem Saan Mustopa merespons langkah Partai Gerakan Rakyat yang mengusung Anies Baswedan menjadi calon presiden pada Pilpres 2029.
MANTAN Wakil Presiden Jusuf Kalla, Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo hadir dalam pengukuhan guru besar,Prof. Zainal Arifin Mochtar dan pidatonya soal demokrasi
Founder Gerakan Turun Tangan, Anies Baswedan, menyampaikan gagasan dan pemikirannya di depan seribuan anak muda dalam gelaran Turun Tangan Festival 2025.
Diketahui Anies sebelumnya dalam acara Dialog Kebangsaan di Padang menyatakan bahwa negara tidak boleh salah fokus pada proyek mercusuar yang membebani rakyat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved