Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK 9.890 jiwa masih mengungsi hingga hari ini akibat banjir yang merendam sebagian wilayah Jakarta. Menurut Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan (PDIK) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta M. Insyaf, 9.890 jiwa mengungsi di 82 lokasi.
"Ada 2.788 KK atau 9.890 jiwa mengungsi di 82 lokasi. Terbanyak lokasi pengungsian ada di wilayah Jakarta Utara," kata Insyaf saat dihubungi Media Indonesia, Rabu (26/2).
Baca juga: Sebagian Jakarta Masih Banjir, Rekayasa Operasi KRL Berlanjut
Selain itu, lokasi pengungsi juga terdapat di Jakarta Pusat 2 lokasi, Jakarta Selatan, 1 lokasi, dan Jakarta Timur 5 lokasi.
Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Provinsi DKI Jakarta dibantu SAR Jakarta telah mengevakuasi warga yang terdampak banjir dan genangan ke lokasi pengungsian.
Sementara itu, BPBD Provinsi DKI Jakarta bersama Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta dan Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta telah mendistribusikan bantuan kepada warga yang mengungsi dan mendirikan posko. Banjir juga masih merendam 142 RW hingga pagi ini.
Sebelumnya, hujan yang mengguyur Jakarta Senin (24/2) malam hingga Selasa (25/2) membuat sejumlah wilayah di Jakarta banjir. (OL-6)
Kelurahan Bidara Cina, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, kembali terendam banjir akibat luapan Kali Ciliwung dan intensitas hujan tinggi yang mengguyur Jakarta sejak Kamis (22/1).
Langkah ini diambil menyusul meningkatnya ketinggian air akibat luapan Kali Ciliwung yang merendam pemukiman warga sejak Jumat (23/10 malam.
BANJIR hingga kini masih merendami sebagian wilayah di Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan.
Akibat banjir bandang itu tiga jembatan di kawasan wisata Guci putus, yakni Jembatan Jedor, Jembatan Kaligung di Pancuran 13, serta jembatan gantung di Pancuran 5.
Meski Sungai Bremi berada di bawah kewenangan pemerintah provinsi, pemerintah pusat harus turun tangan karena banjir telah mengganggu fasilitas umum dan keselamatan masyarakat.
Jumlah pengungsi yang tercatat merupakan warga yang mengungsi secara terpusat di lokasi-lokasi yang terdata oleh petugas BPBD DKI Jakarta.
Langkah ini diambil menyusul meningkatnya ketinggian air akibat luapan Kali Ciliwung yang merendam pemukiman warga sejak Jumat (23/10 malam.
Namun di beberapa titik terparah di Pekalongan, genangan masih mencapai 80 hingga 100 sentimeter, terutama di kawasan Tirto dan sekitarnya.
Berdasarkan data BPBD, di Kabupaten Pekalongan jumlah pengungsi mencapai 1.411 orang dan di Kota Pekalongan meningkat dari sebelumnya 1.472 orang menjadi 2.400 orang.
Senin (19/1) banjir di Kota Pekalongan meluas dari sebelumnya melanda 2 Kecamatan, kini telah merendam ribuanvrunah di 5 kecamatan yakni Wiradesa, Tirto, Sragi, Siwalan, dan Wonokerto.
Berdasarkan pemantauan terbaru, jumlah pengungsi mulai menunjukkan tren penurunan seiring dengan surutnya genangan di beberapa wilayah.
Proses distribusi dilakukan secara terukur agar bantuan tepat sasaran sesuai dengan eskalasi kebutuhan di setiap lokasi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved