Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Komisi D DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDI Perjuangan, Ida Mahmudah menuturkan mantan Gubernur Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok lebih bagus kinerja ketimbang Gubernur Anies Baswedan.
Pernyataan Ida tersebut berdasarkan hasil survei Indo Barometer, yang menempatkan Anies di urutan terakhir dengan aspek keberhasilan Gubernur DKI Jakarta.
"Era Ahok memang lebih bagus ya dibandingkan sekarang ini. Bukan karena pak Ahok dari partai saya, tapi kenyatannya seperti itu," kata Ida saat dihubungi, Jakarta, Senin (17/2).
Berdasarkan hasil survei, Anies hanya mendapat 15,2% dari kategori lima masalah utama di DKI Jakarta jika dibandingkan dengan pendahulunya, Joko Widodo dan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.
Ida pun mengatakan hasil ini memang dirasakan oleh masyarakat Jakarta. Ia menganggap Anies kurang mampu menangani permasalahan yang bersifat urgensi seperti banjir dan macet.
Baca juga : Ketua DPRD Minta Anies Jangan Sembarangan Tutup Diskotek
"Masyarakat kan bisa menilai. Kalau sekarang ini kan penanganan banyak yang baru kejadian, seperti terkaget-kaget (menanganinya). Jadi, terlihat tidak terkonsep untuk menyelesaikan dengan baik," jelas Ida.
Ketua Fraksi PDI Perjuangan DKI Jakarta, Gembong Warsono juga setuju atas hasil survei Indo Barometer.
Soal survei ini, kata Gembong, merupakab suatu kajian ilmiah yang bisa dipertanggungjawabkan. Oleh karenanya ia setuju dengan hasil survei itu dibandingkan kondisi lapangan yang ada.
"Bukan masalah lebih baik atau buruk. Pak Anies memang tidak melakukan apa-apa. Selama dua tahun warga Jakarta disuguhkan wacana antara naturalisasi dan normalisasi. Hanya berkutat di situ tapi aksi lapangan enggak ada," kata Gembong.
Dalam hasil survei yang dilakukan Indo Barometer terhadap 1.200 res-ponden yang tersebar di 34 provinsi itu, hanya 15,2% yang menganggap Anies berhasil jika dibandingkan dengan Joko Widodo 31% dan Ahok 25,8%.
Hasil itu didapat dengan menggunakan lima kategori utama masalah Jakarta, antara lain banjir, kemacetan, pendidikan, kesehatan, dan ekonomi warga. Soal banjir, aspek keberhasilan Anies hanya 4,1%, Jokowi 25%, sedangkan Ahok 42%. (OL-7)
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali membuka Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Sarinah yang berada di kawasan MH Thamrin.
Acara Buka Puasa Bersama di Kantor DPP NasDem di Jakarta dihadiri Surya Paloh, Puan Maharani, Sufmi Dasco, Jusuf Kalla, dan Anies Baswedan.
Wakil Ketua DPR RI sekaligus Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, menghadiri acara buka puasa bersama DPP NasDem
Gubernur DKI Jakarta 2017-2022 Anies Baswedan menekankan pentingnya untuk menjalin silaturahmi antar tokoh politik bangsa.
Prabowo Subianto dan Anies Baswedan dinilai masih menjadi dua figur utama yang sulit tergeser dalam bursa calon presiden pada Pilpres 2029.
Sebelumnya, ormas Gerakan Rakyat resmi mendeklarasikan tahun ini akan menjadi partai politik ingin Anies Baswedan menjadi Presiden Republik Indonesia.
Meski pengetahuan tinggi, sikap menghindari orang yang hidup dengan HIV (ODHIV) juga sangat tinggi.
AKADEMISI Universitas Nasional (UNAS) Jakarta, Firdaus Syam, mengatakan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin berpotensi jadi matahari baru dalam Pilpres 2029.
SURVEI Indekstat mengungkapkan tingkat kepuasan masyarakat terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menunjukkan angka yang tinggi.
Survei terbaru yang dirilis Voxpol Center Research and Consulting menunjukkan tingkat kepercayaan publik terhadap Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) masih tergolong tinggi.
Survei tersebut menemukan bahwa mayoritas responden (77%) memperkirakan akan tetap bekerja setelah mencapai usia pensiun.
Menurutnya, kepercayaan publik yang sudah terbentuk perlu dijaga agar tidak menurun di tengah dinamika kebijakan dan tantangan pemerintahan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved