Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
ANGGOTA Komisi D DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDI Perjuangan Hardiyanto Kenneth mempertanyakan latar belakang perusahaan pemenang tender revitalisasi Monas, PT Bahana Prima Nusantara. Ia menanyakan mengapa Dinas Cipta Karya, Pertanahan dan Tata Ruang (Citata) memilih perusahaan tersebut sebagai pemenang tender.
"Bapak bisa jelasin kenapa perusahaan tender itu bisa menang, padahal kantornya abal-abal, nebeng dipercetakan pula. Enggak jelas itu pak. Katanya mereka pernah membangun Masjid Agung di Sumatra Barat, tapi mana data profile company-nya? Saya mau bapak tunjukkan ke kami data lengkap mereka," kata Kenneth kepada Kepala Dinas Citata DKI Jakarta, Heru Hermawanto, di ruang Komisi D Gedung DPRD, Jakarta, Rabu (22/1).
Kenneth menambahkan, seharusnya kontraktor yang mengerjakan revitalisasi Monas harus memiliki track record yang baik dan mumpuni. Pasalnya, ia menyebut Monas sebagai cagar budaya tidak boleh sembarangan dirombak.
"No offense saja nih pak, saya kenal Pak Heru orang yang baik. Jangan sampai Pak Heru kena masalah gara-gara tender ini. Saya juga ingin yang mengerjakan Monas ini tidak ecek-ecek," imbuhnya.
Baca juga: DPRD Minta Moratorium Proyek Revitalisasi Monas
Heru berdalih pihaknya tidak membatasi siapa saja yang boleh ikut dalam proses tender pelaksanaan revitalisasi Monas. Proyek tersebut berdasarkan hasil sayembara Desain revitalisasi kawasan Medan Merdeka, dan Interior Tugu Monumen Nasional (Monas) Jakarta Pusat.
"Dalam konteks lelang tidak dibatasi mana saja yang ikut, berasal dari daerah mana saja. Yang pasti harus sudah ada Izin Usaha Jasa Konstruksi (IUJK)," kata Heru.
Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PSI Justin Adrian Untayana melalui media sosial mencurigai lokasi kantor PT Bahana Prima Nusantara. Menurut Justin, alamat perusahaan tersebut berada di Jl. Nusa Indah No 33, Ciracas, Jaktim.
Pagu anggaran penataan kawasan Monas yang diajukan pada APBD 2019 terlampir nilai proyek Rp147 miliar. Sementara, penawaran pemenang lelang Rp64 miliar. Dinas Citata pun menetapkan harga perkiraan sendiri (HPS) Rp71,3 miliar.(OL-5)
Pemprov DKI juga mulai mengandalkan teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).
Terkait dukungan anggaran, politisi yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi D mendukung segala kajian dan rencana yang memiliki dampak positif untuk masyarakat luas.
Skema kerja sama dengan pengembang di sepanjang trase akan mempermudah pengembangan MRT, terutama dalam pengelolaan TOD dan pembiayaan proyek.
Menurutnya, saling bantu antara daerah ini perlu dilakukan guna memudahkan menyelesaikan sebuah permasalahan.
Letaknya yang strategis di samping JIS menjadikannya salah satu titik potensial untuk pengembangan wisata urban di Jakarta Utara.
Menurut Pramono, dengan dukungan konektivitas tersebut, penyelenggaraan kegiatan berskala besar di JIS dan Ancol akan lebih mudah dijangkau masyarakat.
Revitalisasi mesti diarahkan pada konsep pengembangan kawasan berorientasi transit atau Transit-Oriented Development (TOD).
Mendikdasmen menegaskan revitalisasi diprioritaskan bagi sekolah di daerah terdampak bencana, dan sekolah terpencil serta sekolah rusak.
Pelaksanaan revitalisasi tahun 2025 dilakukan dengan sistem swakelola, dengan total progres 95 persen terselesaikan dari total 16.171 penerima manfaat program.
Pasar Baru masih memiliki kesan usang atau 'jadul' yang memerlukan sentuhan modernisasi, mulai dari estetika visual hingga infrastruktur pendukung.
Dengan integrasi moda transportasi yang kuat, Kota Tua tidak hanya akan menjadi destinasi wisata statis, tetapi juga motor penggerak ekonomi baru bagi Jakarta.
Revitalisasi yang telah direncanakan selama lebih dari satu dekade ini merupakan proyek strategis yang melibatkan kolaborasi lintas instansi dan berbagai disiplin ilmu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved