Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
BANJIR turut melanda kawasan Kemanggisan, Slipi, Jakarta Barat. Menurut pengakuan warga yang bermukim di Jalan Anggrek Cendrawasih VIII A, Slipi, Jakarta Barat, Nike Maya Manroe, 28, ketinggian air di wilayah tersebut sudah mencapai 30 sentimeter pada Rabu (1/1).
"Rumah kami berada di dataran rendah. Udah setinggi 30 sentimeter. Tapi belum tahu tinggi air di luar," ujar Nike kepada Media Indonesia, Rabu (1/1).
Ia menuturkan air mulai masuk ke rumah-rumah warga pada pukul 4.30 WIB. Hingga laporan ini diturunkan, air belum surut. Meski demikian, listrik tetap menyala. Nike mengatakan sejauh ini tidak ada pemadaman dari perusahaan listrik negara (PLN).
"Sudah enam tahun, baru kali ini kebanjiran lagi," tuturnya.
Baca juga: Hujan dan Banjir, Ini Info Perjalanan Commuter Line
Banjir juga melanda Jalan Anggrek Rosliana, Slipi, Jakarta Barat. Menurut Rany Anjany, 27, ketinggian air di dalam rumahnya sekitar 20 sentimeter.
"Air mulai masuk pukul 1.00 WIB saat kami semua sedang tidur," ujar Rany kepada Media Indonesia.
Listrik kini mulai padam di kawasan tersebut. Menurut Rany, pemadaman dilakukan sekitar pukul 7.10 WIB.(OL-5)
, pembukaan rute-rute baru tersebut menjadi langkah lanjutan untuk mengoptimalkan konektivitas transportasi publik yang saat ini telah mencapai 92%.
Efektivitas OMC telah teruji pada saat puncak hujan akhir pekan lalu.
Pendekatan represif dan pengamanan tidak lagi memadai mulai menjadi arus utama dalam kebijakan daerah.
Pelaksanaan OMC dilakukan secara terukur dengan merujuk pada data prakiraan cuaca terbaru.
BPBD DKI Jakarta melaporkan 10 ruas jalan dan 16 RT terendam banjir setinggi 10–70 cm akibat hujan deras sejak Sabtu malam (17/1/2026).
Suhu udara rata-rata 11 hingga 32 derajat Celcius dengan kelembaban udara 56-99 persen dan angin bertiup dari Selatan hingga Barat dengan kecepatan 3 hingga 7 km per jam.
Di tengah kondisi cuaca ekstrem saat ini, modifikasi cuaca bukan lagi sekadar opsi tambahan, melainkan prioritas utama.
BMKG rilis peringatan dini cuaca Jakarta 20 Januari 2026. Seluruh wilayah diprediksi hujan merata, waspada potensi banjir dan kemacetan.
BMKG mendeteksi keberadaan Siklon Tropis Nokaen dan bibit siklon tropis 96s yang memicu peningkatan curah hujan serta gelombang laut tinggi dalam 24 jam ke depan.
Masyarakat diimbau waspada, terutama di wilayah Bogor yang diprediksi akan mengalami hujan lebat disertai potensi bencana hidrometeorologi.
Menunda membersihkan sepeda motor usai kehujanan dapat memicu timbulnya jamur hingga korosi pada bagian-bagian vital.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved