Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
SALAH satu cara mencegah ular masuk dan bersarang di rumah adalah dengan menjaga kebersihan rumah, kata seorang petugas penyelamatan.
"Menjaga kebersihan rumah, rutin memotong rumput jangan biarkan tumbuh tinggi tidak terawat, karena bisa jadi tempat sarang ular," kata Komandan Pleton Kompi B Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Sektor Pasar Minggu, Andrian, aat ditemui di Pasar Minggu, Selasa (17/12).
Pernyataan itu untuk menjawab kekhawatiran masyarakat terkait maraknya temuan anak ular kobra di sejumlah wilayah di Jakarta.
Menurut Andrian, anak ular kobra yang ditemukan di sejumlah lokasi di Jakarta Selatan terjadi di permukiman padat penduduk dan rumah tinggal.
Penemuan pertama Sabtu (14/12) sebanyak lima ekor anak ular kobra di garasi rumah warga di Jalan Cilandak Timur, Komplek Perumahan Yasi Hills.
"Total ada lima ekor anak ular kobra, satu ekornya mati keinjak oleh warga," katanya.
Anak ular kobra tersebut ditemukan bersembunyi ditumpukan kardus-kardus yang berada di garasi rumah warga.
Temuan berikutnya Senin (16/12) sekitar tiga ekor anak ular kobra ditemukan di rak-rak sepatu di rumah salah satu warga di kawasan elit Jalan B Rawa Buntu I, RT 8 RW 6.
Baca juga: Mau Bikin Tim Intelijen terkait Ular, Wali Kota Dinilai Lebay
Kedua lokasi ini, lanjut Andrian, sama-sama lokasi yang tidak terjaga dan terawat oleh pemilik rumah sehingga ular pun bersembunyi di dalamnya.
Menurut Andrian, ular paling tidak suka dengan bau menyengat seperti bau karbol dan wewangian lainnya. Karena itu sebaiknya warga lebih memperhatikan kebersihan dan kerapian rumahnya agar ular enggan mendekat.
"Jangan menggunakan garam, justru ular senang ada garam, karena hangat untuk dia, tapi pakai saja wangi-wangian lantai, ular paling tidak suka," katanya.
Andrian mengatakan, memasuki musim hujan adalah waktu bagi ular berkembang biak. Karena itu, kejadian penemuan satwa liar lebih sering terjadi.
Petugas Penanggulangan Kebakaran dan Penyalamatan (PKP) Jakarta Selatan telah dilatih teknik penyelamatan satwa atau animal rescue. Upaya penyelamatan satwa dilakukan sesuai standar prosedur operasional yang berlaku.
Andrian mengimbau jika warga menemukan satwa liar di wilayahnya, langkah pertama dilakukan adalah tidak panik. Lalu memberitahukan kepada warga sekitar dan segera melaporkan kepada petugas PKP terdekat.
"Intinya jangan panik, segera laporkan, cari bantuan hubungi petugas," kata Andrian. (OL-1)
, pembukaan rute-rute baru tersebut menjadi langkah lanjutan untuk mengoptimalkan konektivitas transportasi publik yang saat ini telah mencapai 92%.
Efektivitas OMC telah teruji pada saat puncak hujan akhir pekan lalu.
Pendekatan represif dan pengamanan tidak lagi memadai mulai menjadi arus utama dalam kebijakan daerah.
Pelaksanaan OMC dilakukan secara terukur dengan merujuk pada data prakiraan cuaca terbaru.
BPBD DKI Jakarta melaporkan 10 ruas jalan dan 16 RT terendam banjir setinggi 10–70 cm akibat hujan deras sejak Sabtu malam (17/1/2026).
Penelitian baru mengungkap ular dan reptil lainnya buang air dalam bentuk kristal, berpotensi mengobati penyakit asam urat dan batu ginjal pada manusia.
Di AS, gigitan ular berbisa jarang berujung fatal. Setiap tahunnya, sekitar 7.000 hingga 8.000 orang mengalami gigitan ular berbisa hanya lima yang fatal.
Bupati Indramayu Lucky Hakim juga akrab dengan satwa liar melepas ribuan ekor ular ke sawah di Indramayu.
Ular weling (Bungarus candidus) adalah salah satu jenis ular berbisa tinggi yang ditemukan di wilayah Asia Tenggara, termasuk Indonesia.
Lebih dari 100 siswa di Bihar, India, jatuh sakit setelah makan siang sekolah yang diduga tercemar dengan ular mati.
Air yang menggenangi pemukiman warga tidak hanya menghambat aktivitas sehari-hari, tetapi juga memunculkan ancaman baru: kemunculan ular liar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved