Selasa 03 Desember 2019, 22:45 WIB

PSI: Anggaran Rumah DP 0 Dipangkas Karena tak Tepat Sasaran

Insi Nantika Jelita | Megapolitan
PSI: Anggaran Rumah DP 0 Dipangkas Karena tak Tepat Sasaran

MI/ Andry Widyanto
Suasana Menara Samawa atau yang biasa disebut rumah DP 0 Rupiah, Pondok Kelapa, Jakarta Timur, Kamis (3/10)

 

KETUA Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Jakarta, Idris Ahmad menuturkan anggaran untuk program rumah DP 0 rupiah masih bisa dipangkas lagi. Sebelumnya, DPRD DKI dan Pemprov DKI sepakat memangkas anggaran itu dari Rp2 triliun menjadi Rp500 miliar.

"Sebenarnya (Rp500 miliar) itu bukan hasil final pada prinsipnya. Nah ini masih proses pembahasan, dinamika pembahasan ini harus berlandaskan evaluasi. Bahkan (bisa) kurang juga mungkin (anggaran DP 0 rupiah). Jangan naik, kurangI saja. Dianggarkan nol juga enggak mungkin," terang Idris di Gedung DPRD DKI, Jakarta, Selasa (3/12).

Menurut Idris alasan anggaran program unggulan Gubernur Anies Baswedan itu bisa dipangkas lagi karena tak tepat sasaran. Ia berpendapat seharusnya program tersebut dinikmati untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

"Tapi ternyata program ini lebih dimanfaatkan untuk  masyarakat dengan gaji yang tidak masuk dalam klasifikasi MBR. RAPBD ini kan kemungkinan bisa naik atau turun lagi, makanya kemarin adalah strateginya kami mengevaluasi lebih dalam. Program DP 0 rupiah (menurut PSI) dinilai tidak tepat sasaran," jelas Idris.

Lebih lanjut, Idris mengatakan salah satu evaluasi dari program DP 0 rupiah itu adalah backlog atau kebutuhan rumah yang masih kurang diminati warga Jakarta. Ia menekankan seharusnya program itu bisa menyasar pada warga yang berpenghasilan rendah.

"Prinsipnya kami mengutamakan bagaimana kalangan MBR ini punya akses terhadap rumah," tandas Idris.(OL-8)

Baca Juga

Antara

Sempat Mogok, Pedagang Sapi Jabodetabek Kembali Berdagang

👤M. Iqbal Al Machmudi 🕔Minggu 24 Januari 2021, 14:41 WIB
Sempat mogok, Asosiasi Pedagang Daging Indonesia (APDI) pastikan pedagang daging di wilayah Jabodetabek sudah kembali...
Antara

Kondisi Rizieq di Rutan Bareskrim, Polri: Ada Dokter yang Periksa

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Minggu 24 Januari 2021, 14:37 WIB
"Ada dokter polisi yang secara berkala memeriksa semua tahanan," ujar Argo, Minggu...
Antara

Total Denda Protokol Selama PPKM DKI Capai Rp98,3 Juta

👤Hilda Julaika 🕔Minggu 24 Januari 2021, 14:24 WIB
“Nilai denda mencapai Rp98.300.000,” kata Kasatpol PP DKI Jakarta Arifin, Minggu...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya