Headline
Indonesia akan alihkan sebagian impor minyak mentah ke AS.
Indonesia akan alihkan sebagian impor minyak mentah ke AS.
Kumpulan Berita DPR RI
SEORANG warga Kota Bekasi, Elsa Gysmelinda, 26, jadi korban penipuan berkedok arisan daring, elalui media sosial Facebook. Ibu muda itu kemudian melaporkan masalah tersebut ke Mapolrestro Kota Bekasi.
Elsa mengatakan ada dua pelaku penipuan yaitu RF dan D yang tinggal di Payakumbuh, Sumatra Barat.
Elsa mengaku telah mengikuti kegiatan tersebut sejak 2017 lalu.
“Sudah pernah dapat Rp10 Juta pada Agustus 2018 kemarin. Makanya, saya percaya,” kata Elsa, Kamis (14/11).
Menurut Elsa, di dalam grup Facebook tersebut, tidak hanya ada arisan tapi juga investasi.
Baca juga: Bandar Sabu di Bekasi Tewas Ditembak karena Rebut Senjata Petugas
Untuk arisan, biaya per orang bervariasi. Ia sendiri mengaku menjadi peserta arisan dengan tenor Rp2,5 juta per bulan dengan total pendapatan sekitar Rp75 Juta.
“Karena percaya pernah dapat pertama kali nah saya ikut lagi September 2018 yang Rp75 juta, Maret 2019 ini harusnya saya dapet tapi enggak dapet-dapet sampe sekarang,” jelas Elsa.
Merasa curiga, Elsa mengaku kerap menagih haknya tersebut pada bandar arisan. Tidak hanya itu, ia pun terus bertanya pada peserta yang juga sudah dapaf. Hasilnya, sebagian uang yang sudah ia setor dapat kembali meski tidak utuh.
“Saya paranin sendiri masih sisa Rp3,2 juta lagi malah gak semua dari member. Saya sita barang baju karena dia kan usaha baju. Saya sita baju gamis. Karena gak bisa bayar uang saya sita bajunya,” jelas dia.
Menurut Elsa, korban penipuan arisan tersebut tidak sedikit. Bahkan, untuk menjaring aduan korban lainnya, ia sempat membuat unggahan tentang masalah yang ia alami.
Beberapa korban peserta arisan daring itu sempat menanggapi dan mengaku menderita kerugian jutaan rupiah akibat ulah terlapor RF dan D.
“Korbannya banyak dari berbagai daerah, ada yang dari Batam, dari Riau, dari Jawa Timur, dari Jakarta, Bekasi, Purwakarta, dan Cibinong. Kemarin, Selasa (12/11), datang bertiga (ke Polres Bekasi), itu (korban) arisan semua sama investasi. Temen saya dia kena Rp6,2 juta, satu lagi kena Rp3 juta, saya rugi Rp3,2 juta belum balik,” tegas dia.
Dari pengakuan Elsa, laporan yang ia buat bukan untuk mengembalikan kerugiannya. Namun, Ia hanya ingin pelaku menghentikan praktik penipuan mereka. Sebab, sejauh yang ia tahu terlapor masih aktif melakukan praktik arisan daring dengan mengincar mangsa baru.
“Sebenernya saya mau angkat tangan, cuma saya lihat ni orang makin jadi, cari mangsa baru. Itu yang bikin saya kesal,” kata dia.
Kepala Subbagian Humas Polres Metro Bekasi Kota Kompol Erna Ruswing Andari mengaku sedang menyelidiki kasus tersebut. Sebagai petugas kepolisian, ia mengimbau warga agar lebih waspada terhadap modus penipuan daring berkedok investasi.
“Cek terlebih dahulu kalau melakukan investasi, apalagi kalau ada keuntungan yang sangat menggiurkan. Itu harus dipertanyakan,” ungkap Erna. (OL-2)
Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Alfian Nurrizal menyatakan pelaku penganiayaan karyawan SPBU di Cipinang, Jakarta Timur, positif sabu dan ganja usai tes urine.
Sebuah studi terbaru mengungkap adanya korelasi mengejutkan antara diagnosis kanker dengan peningkatan risiko perilaku kriminal pada pasien.
Kemudian apabila koordinator demo tidak melaporkan rencana demonstrasi dan tidak terjadi apa-apa atau keonaran maka dirinya tetap tidak akan dipidana.
Ledakan di SMA Negeri 72 Jakarta bukan sekadar peristiwa kriminal biasa, melainkan merupakan simbol dari luka sosial yang lama terpendam di dunia pendidikan.
Projo menyatakan dukungan terbuka kepada Presiden Prabowo Subianto, menuai sorotan pengamat politik Hendri Satrio.
Said mengaku tidak setuju dengan anggapan partai sebagai tempat berlindung dari jeratan pidana. Ia mengatakan partai merupakan tempat untuk bertukar pikiran demi kemajuan bangsa.
Program itu merupakan arahan langsung Presiden Prabowo Subianto sebagai langkah strategis dalam upaya mengatasi persoalan sampah,
Polda Metro Jaya turun tangan dalam menangani kasus perampokan yang terjadi di Perumahan Prima Lingkar Asri, Kelurahan Jatibening, Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi, Jawa Barat, Senin (2/3).
Permintaan hunian kelas atas di kawasan Bekasi kian meningkat seiring ekspansi industri dan teknologi di wilayah penyangga Jakarta tersebut.
POLISI masih menyelidiki kasus dugaan perampokan disertai dengan pembunuhan pasangan suami istri (pasutri) pada sebuah rumah di Perumahan Prima Lingkar Asri, Kelurahan Jatibening, Bekasi
SUBDIT Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya berhasil mengungkap kasus pencurian uang hasil jualan milik pedagang nasi uduk Atnah, 65, di wilayah Pondok Melati, Kota Bekasi, Jawa Barat.
POLRES Metro Bekasi menggerebek sebuah rumah kontrakan tempat penyimpanan ribuan butir obat keras daftar G jenis tramadol sekaligus meringkus satu orang pelaku.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved