Headline
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Kumpulan Berita DPR RI
PETUGAS Suku Dinas Lingkungan Hidup (Sudin LH) Jakarta Barat mengangkut sekitar 4,8 ton sampah dari Kanal Banjir Barat (KBB) pascahujan deras mengguyur wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya, Selasa (5/11) malam.
Demi kelancaran mengangkut sampah, Sudin LH Jakarta Barat mengoperasikan dua alat besar yang ditempatkan di pinggir kali tepatnya di depan Mal Seasons City, Tambora, Jakarta Barat, Rabu (6/11).
"Kira-kira 4,8 ton sampahnya, kebanyakan sisa kayu, bambu dan sampah rumah tangga lainnya kiriman dari 13 sungai membelah Jakarta yang berhulu di daerah Bogor. Langsung tadi diangkut pakai alat berat," ujar petugas Sudin LH Jakarta Barat, Budi, saat ditemui di lokasi sampah daerah Jembatan Besi.
Baca juga: Menekan Sumber Sampah dari Hulu hingga Hilir
Dia bersama enam petugas lainnya sudah biasa menyisir kali KBB di sekitar Mal Season City. Biasanya sampah penuh kiriman dari 13 sungai yang membelah ibu kota.
Renovasi peninggian jembatan pun cukup membantu sehingga sampah tidak menumpuk di bawah jembatan ketika hujan turun.
"Semenjak jembatan ditinggikan, bambu-bambu dan kayu-kayu nggak nyangkut. Biasanya kan nyangkut nih dibawa, sekarang udah lancar," ungkapnya.(OL-5)
Memasuki puncak musim hujan, warga Jakarta diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama bagi mereka yang berencana menghabiskan akhir pekan di luar ruangan.
Selain hujan, angin kencang menyebabkan sejumlah pohon tumbang di beberapa titik.
Hingga Jumat (23/1) dini hari pukul 02.00 WIB, kawasan Pengasinan, Bojong Menteng, Kecamatan Rawalumbu, dilaporkan masih terendam banjir.
BMKG bersama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta serta TNI Angkatan Udara menggelar operasi modifikasi cuaca (OMC) di wilayah Jakarta dan sekitarnya
Berdasarkan analisis dinamika atmosfer terbaru, wilayah Sumatra bagian selatan, Jawa, Bali, hingga Nusa Tenggara diprakirakan mengalami hujan dengan intensitas tinggi.
Prakirawan Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I Lestari Purba di Medan, Selasa, mengatakan, secara umum cuaca di Sumatera Utara
Sangat tidak adil jika warga kelas bawah yang paling terdampak buruknya layanan publik justru menjadi sasaran pendekatan represif.
Masalah terbesar Kota Bandung saat ini adalah sampah. Setiap hari ada sekitar 1.500 ton timbulan sampah baru. Ini tidak mungkin dibiarkan begitu saja.
Arsyid juga mengimbau pihak RW dan RT pro aktif turut atasi masalah sampah.
Menteri KLH/BPLH Hanif Faisol Nurofiq menginstruksikan penghentian segera operasional insinerator di Kota Bandung yang melampaui baku mutu emisi udara.
Penggunaan insinerator mini tidak dibenarkan.
PEMERINTAH Kota (Pemkot) Bandung terus mempercepat upaya pengelolaan sampah dengan tetap memperhatikan norma-norma lingkungan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved