Headline
Istana minta Polri jaga situasi kondusif.
KALANGAN DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Golkar meminta Gubernur DKI, Anies Baswedan, supaya tidak sungkan mengakui adanya kesalahan dalam penyusunan anggaran. Sebab, pengakuan tersebut bakal menjadi langkah awal dalam mengidentifikasi masalah untuk melakukan pembenahan secara simultan.
"Jangan malu untuk mengakui pemerintahan sebelumnya lebih transparan. Akui saja supaya ada perubahan yang lebih baik," kata Ketua Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta, Basri Baco, di Jakarta, Senin (4/11).
Basri memberi pernyataan itu sebagai respon adanya permasalahan anggaran yang tidak wajar hingga menjadi kontroversi sekarang ini. Pasalnya sejak publik menyoroti adanya anggaran pengadaan lem aibon senilai Rp82 miliar, jajaran Pemprov DKI memberi penjelasan yang berbeda-beda.
Sementara Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, malah menyalahkan sistem e-budgeting yang menurutnya tidak canggih. Belakangan dua orang Kepala SKPD memilih mengundurkan diri. "Ya diakui saja ada masalah supaya bisa berubah lebih baik. Semangat perbaikan harus ada dan kita mendukung," ujar Basri.
Baca juga: Persoaalan Utama Anies ialah Transparansi Anggaran
Menurut dia, penting bagi seluruh pihak untuk menyadari terlebih dulu adanya permasalahan pengelolaan anggaran. Ketika adanya kesepahaman maka langkah pembenahan dapat dilakukan secara cepat.
"Penyusunan anggaran memang harus transparan. Terlebih lagi kondisi zaman sudah lebih canggih maka manajemen penganggaran harus mengikutinya. Jangan seperti sekarang ini, anggaran RAPBD DKI besar tetapi manajemen penganggarannya kacau," terangnya.
Pihaknya mendukung langkah gubernur yang membentuk tim ad hoc untuk memastikan ada atau tidaknya pelanggaran disiplin pegawai dalam menginput data anggaran Kebijakan Umum APBD Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUA-PPAS) DKI tahun 2020.
Golkar DKI juga mendukung langkah gubernur memperbarui sistem e-budgeting di DKI. Namun selama belum adanya kesadaran bersama untuk memperbaiki, pihaknya khawatir persoalan serupa bakal terulang kembali.
"Kita menduga banyak persoalan yang begini. Maka dari itu mari kita satu kata, satu irama untuk melakukan pembenahan dan Pemprov DKI bisa menjadi contoh panutan di Indonesia," katannya.
Golkar mendukung alokasi anggaran di DKI selama peruntukannya tepat bagi publik. Seandainya gubernur mengalokasikan Rp1 trilun untuk mengadakan peniti pun didukung asalkan bisa menjawab kebutuhan masyarakat.
Pihaknya menyadari kondisi tersebut belum muncul. Maka tidak heran banyak pihak menyoroti penganggaran di DKI, jelas Basri.
Karena itu, lanjutnya, menjadikan alokasi anggaran Tim Gubernur Untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) sebesar Rp19,8 miliar sebagai contoh penganggaran yang tidak tepat guna. Tim tersebut sejauh ini dianggap tidak memiliki kontribusi dalam pembangunan Ibu Kota.
"Kita tidak mempersalahkan anggaran, boleh-boleh saja tetapi tugasnya apa? Bicara profesional bukan kecil-besarnya anggaran tetapi peruntukannya apa. TGUPP banyak yang komplain ke kami karena maksimalisasinya tidak ada," kata Basri. (OL-4)
Anggota DPR RI Rio Alexander Jeremia Dondokambey, mengingatkan pemerintah agar setiap anggaran negara dikelola secara transparan, akuntabel, dan melalui pembahasan bersama DPR.
apresiasi keberhasilan Presiden Prabowo Subianto dalam menyelamatkan anggaran negara sebesar Rp300 triliun dari potensi penyelewengan
Wakil Ketua DPR RI, Adies Kadir, menegaskan bahwa kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan pada lembaganya tidak akan menghambat kinerja anggota parlemen dalam melayani masyarakat.
BADAN Legislasi (Baleg) DPR RI merekomendasikan agar Komisi Pemilihan Umum (KPU) dijadikan lembaga ad hoc
Seharusnya Prabowo berkaca pada kabinet pemerintahan Joko Widodo yang porsinya sudah cukup besar dan sebenarnya bisa dilebur menjadi lembaga atau badan.
Hal itu menjadi potret dari ketidakpekaan Presiden Joko Widodo di akhir masa jabatannya.
Gelombang pertama dilaksanakan hari ini, yang diberikan kepada 774 peserta didik dengan nilai bantuan sebesar Rp3,6 miliar dari total bantuan pemutihan ijazah Tahap IV senilai Rp7,6 miliar.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan bahwa relokasi pedagang di Pasar Burung Barito, Jakarta Selatan, akan tetap berjalan sesuai jadwal.
Pramono sudah menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta sudah menyiapkan relokasi untuk para pedagang tersebut.
Pramono Anung menyebutkan peluncuran jersei baru tim sepak bola Persija bukan hanya pengenalan kostum baru, tetapi simbol semangat untuk menghadapi musim kompetisi 2025/2026.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen memberikan kesempatan dan wadah kepada para pedagang kecil untuk naik kelas.
Gubernur Jakarta Pramono Anung mengatakan digitalisasi dalam transaksi keuangan bisa mengurangi copet dan aksi premanisme di masyarakat termasuk di pasar-pasar.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved