Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
ANGGOTA DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) William Aditya Sarana mendorong agar pembahasan Rancangan APBD 2020 bisa segera terlaksana.
Menurutnya, hal itu guna mencegah Pemprov DKI melakukan pemborosan anggaran.
Terlebih potensi-potensi pemborosan dalam Kebijakan Umum APBD dan Plafon Prioritas APBD Sementara (KUAPPAS) 2020 sudah mulai mengemuka ke hadapan khalayak seperti kenaikan anggaran Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP), pengadaan antivirus, hingga rumah dinas gubernur DKI.
"Saya mendorong agar pembahasan APBD 2020 segera dibahas dan dibuka seluas-luasnya untuk masyarakat. Karena sekali lagi, ini bukan uang anggota DPRD atau Gubernur DKI, tapi ini adalah uang masyarakat DKI Jakarta," ungkap William dalam ketarangan tertulis, Selasa (8/10) malam.
Baca juga: Sekda DKI Pastikan Gubernur Anies Teken Anggaran TGUPP Naik
Pembahasan yang transparan harus dilakukan agar masyarakat dapat senantiasa mengawasi penggunaan anggaran yang hendak diajukan.
"Rakyat DKI Jakarta harus tahu untuk apa uang Anda digunakan," tegasnya.
Percepatan ini penting mengingat terdapat puluhan ribu kegiatan yang dilakukan Pemprov DKI Jakarta dengan nilai anggaran hampir Rp100 trilliun atau tepatnya pada KUAPPAS 2020 Pemprov DKI mengajukan persetujuan anggaran Rp95 triliun.
Idealnya, setiap kegiatan layak harus dibahas satu per satu. Akan tetapi, menurut William, cukup sulit melakukan pembahasan APBD 2020 dengan eksekutif dilakukan dengan tempo waktu 1-2 bulan ini.
"Rasanya sangat sulit, sedangkan APBD 2020 harus disahkan sebelum 2019 berakhir," kata anggota DPRD DKI termuda itu.
Pemprov DKI pun diminta bersikap transparan kepada masyarakat dengan segera mengunggah dokumen KUAPPAS 2020 ke situs resmi Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) DKI. Sebab, hingga kini, diketahui bahwa dokumen tersebut belum diunggah.
Masyarakat pun kesulitan melihat dokumen yang menjadi cikal bakal Rancangan APBD 2020 itu.
"Bagaimana masyarakat DKI Jakarta dapat mengetahui untuk apa uangnya digunakan?" tuturnya.
Hingga kini, pembahasan KUAPPAS 2020 belum dilakukan karena belum terbentuknya alat kelengkapan DPRD. DPRD DKI masih menunggu surat keputusan pengesahan lima pimpinan definitif.
Selepas itu, masih ada proses pembentukan alat kelengkapan dewan yakni komisi, Badan Musyawarah (Bamus), Badan Kehormatan, Badan Anggaran (Banggar), dan Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bappemperda).
Barulah kemudian pembahasan anggaran dapat dilakukan melalui Banggar serta komisi-komisi sesuai bidang SKPD. (OL-2)
Jalan rusak sering kali menjadi penyebab kecelakaan fatal bagi pengendara motor, terutama saat musim hujan.
Alokasi anggaran sebesar Rp200 juta untuk mendukung berbagai program kebersihan, meskipun saat ini teknis pelaksanaan masih akan dibahas lebih lanjut.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memangkas anggaran subsidi Transjakarta hingga Rp1,1 triliun pada 2026 seiring turunnya total Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah
Dengan capaian tersebut, APBD tahun 2025 mencatatkan surplus sebesar Rp41,7 triliun. Sementara itu, net pembiayaan daerah pada tahun yang sama mencapai Rp67,1 triliun.
Peraturan Daerah (Perda) Nomor 4 Tahun 2025 tentang APBD Tahun Anggaran 2026 resmi diundangkan pada 23 Desember 2025.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menyebutkan Pemprov DKI Jakarta tengah merevitalisasi sejumlah ruang publik, namun tidak sepenuhnya bergantung pada APBD.
PSI mengatakan keputusan soal calon wakil presiden (cawapres) pendamping Prabowo Subianto pada pilpres 2029 akan diserahkan pada presiden.
PENGAMAT komunikasi politik Universitas Esa Unggul, M. Jamiluddin Ritonga, menilai peluang Wakil Presiden terpilih Gibran Rakabuming Raka untuk maju pada Pilpres 2029 sangat kecil.
Walaupun belum tercatat sebagai kader, sikap politik Jokowi ini dinilai sebagai langkah untuk melengkapi legasinya.
Pernyataan Jokowi yang siap “berjuang mati-matian” untuk PSI sebagai sinyal kecemasan dan rasa terancam di tengah dinamika politik pasca-Pilpres.
Upaya itu untuk mendongkrak elektabilitas PSI di Pemilu 2029. Mengingat, saat ini PSI masih belum bisa lolos ke parlemen di Senayan.
Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep merespons ajakan “habis-habisan” Jokowi dalam penutupan Rakernas PSI di Makassar. PSI ditargetkan jadi partai besar di Pemilu 2029.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved