Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Provinsi DKI Jakarta masih menunggu arahan pemerintah pusat serta solusi dari UNHCR untuk para pengungsi asing yang menempati gedung eks kodim di Kalideres, Jakarta Barat.
Kepala Dinas Sosial DKI Jakarta Irmansyah mengatakan hingga kini belum ada arahan lanjutan dari pemerintah pusat. DKI masih menunggu upaya lebih lanjut dari UNHCR untuk menangani pengungsi asing yang hendak mencari suaka ke negara ketiga itu.
"Sampai saat ini kami belum ada araha lebih lanjut. Kami juga sebetulnya menunggu karena ini kan domain utamanya tanggung jawab ada pada Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan," kata Irmansyah, Kamis (26/9).
Irmansyah menegaskan permasalahan pengungsi asing menjadi pelik karena negara ketiga seperti Selandia Baru, Australia, serta Amerika Serikat tidak lagi menerima pencari suaka atau imigran tetap.
"Mereka negara ketiga kan sedang menutup dari resettlement. Jadi kami sebagai negara transit juga tidak bisa memaksa mereka ke sana," ungkapnya.
Irmansyah yang pernah menjabat wakil Wali Kota Jakarta Selatan berharap ada upaya lebih dari UNHCR untuk bisa melakukan negosiasi dengan negara-negara lain, agar mau menerima imigran untuk upaya permukiman kembali tersebut.
"Kami sebetulnya berharap ada fight lebih dari UNHCR untuk memperjuangkan para pengungsi asing ini. Karena sebetulnya ini ranahnya mereka," imbuhnya.
Di sisi lain, apabila pemerintah pusat memberikan instruksi kepada Pemprov DKI untuk menyediakan tempat bagi pengungsi, pihaknya siap.
"Kami siap. Seperti kemarin yang sudah kami lakukan. Pak Gubernur buktikan mau memberi atas dasar kemanusiaan tapi ini kan harus ada solusi konstruktifnya agar tidak terus-menerus," tegasnya.
Sebelumnya, sebanyak 1.500 pengungsi ditampung sejak 14 Juli di Kalideres, Jakarta Barat dan mendapat bantuan dari Pemprov DKI. Namun, karena tidak adanya itikad baik dari UNHCR dalam menangani pengungsi, Pemprov menghentikan bantuan pada 31 Agustus dan meminta UNHCR memindahkan pengungsi.
baca juga: Sejumlah Jalur Trans Jakarta Dialihkan
Namun, setelah pemindahan banyak pengungsi yang kembali ke gedung eks kodim karena biaya hidup untuk pemindahan dari UNHCR sudah habis. Meski demikian, Dinas Sosial DKI menegaskan bantuan telah berhenti sepenuhnya.(OL-3)
AMERIKA Serikat mulai menerapkan pengawasan tambahan terhadap warga Palestina yang meminta suaka setelah memasuki negara tersebut secara legal.
AS akan memberlakukan larangan perjalanan dan segera mencabut visa AS yang diberikan kepada pejabat Kolombia serta semua sekutu dan pendukungnya.
Rusia mengkonfirmasi bahwa pemimpin rezim Suriah yang digulingkan Bashar al-Assad dan keluarganya diberikan suaka oleh negara tersebut.
PRESIDEN Suriah yang digulingkan, Bashar al-Assad, beserta keluarganya tiba di Moskow pada Minggu (8/12). Pemerintah Rusia menawari mereka suaka, menurut laporan kantor berita negara Rusia.
RUSIA mengatakan Presiden Suriah Bashar al-Assad mengeluarkan perintah untuk transisi kekuasaan secara damai sebelum ia mengundurkan diri dan meninggalkan negara itu.
Lee Hsien Yang, putra pendiri Singapura, Lee Kuan Yew, mendapatkan suaka lima tahun di Inggris setelah merasa teraniaya di negaranya sendiri.
Tujuh imigran ilegal asal Tiongkok di perairan selatan Pulau Rote, Nusa Tenggara Timur. Mereka diamankan bersama tiga warga negara Indonesia asal Sulawesi Tenggara
SEJUMLAH negara miskin sepakat menerima deportasi dari Amerika Serikat (AS) sebagai bagian dari kebijakan Presiden Donald Trump yang memperketat aturan terhadap migran ilegal.
FEMA siapkan leih dari US$600 juta untuk negara bagian dan pemerintah lokal menahan imigran ilegal.
Polandia memberlakukan pemeriksaan tambahan di perbatasan Jerman dan Lithuania mulai awal pekan ini di tengah meningkatnya kecemasan gelombang imigran ilegal
KEMENTERIAN Luar Negeri (Kemenlu) RI mengungkapkan bahwa sudah ada 58 warga negara Indonesia (WNI) yang terdampak operasi penindakan imigran di Amerika Serikat hingga saat ini.
PEMERINTAHAN Presiden Donald Trump tengah mendorong pelaksanaan deportasi massal dengan target ambisius yaitu mendeportasi satu juta imigran tanpa dokumen.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved