Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
UNITED Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR) dinilai tidak bersikap tegas terhadap ratusan orang pencari suaka. Hal itu terlihat dari kehadiran pencari suaka yang masih tidur di trotoar sekitar JL Kebon Sirih Raya, Jakarta Pusat.
“Kemarin kita berunding dengan UNHCR. Membahas para pengungsi pencari suaka yang sudah diberikan bantuan untuk tempat tinggal, kenapa harus tidur lagi di trotoar. Mereka kan sudah diberikan bantuan tempat tinggal. Kami minta UNHCR tegas, bagi yang tidak taat klausul hukum UNHCR, cabut saja kartunya,” kata Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) DKI Jakarta, Taufan Bakri, di Jakarta, Kamis (19/9).
Dengan pencabutan itu, tidak bisa mengurus kembali, mereka akan sukarela meninggalkan trotoar dan kembali ke tempat tinggal yang sudah disediakan.
“Kami minta, mereka segera meninggalkan lokasi trotoar dengan sukarela. Nah mereka kan sudah ada tanda bukti terima uang (bantuan). Apalagi yang menjadi alasan mereka. Kita sudah berbuat baik untuk mereka,” ungkap Taufan Bakri.
Baca juga: Kemensos Minta Lembaga Dunia Berkomitmen Tangani Pencari Suaka
Dia menambahkan, karena mereka tidak punya uang, maka para pengungsi pencari suaka dikembalikan ke tempat penampungan sementara, gedung eks Kodim, Kalideres, Jakarta Barat.
“Cuma, mereka enggak punya duit. Dengan begitu kita suruh balik deh, ke Kalideres lagi. Begitu, balik dulu ke Kalideres,” pungkasnya.(OL-5)
Masalah tawuran tidak cukup diselesaikan hanya dengan imbauan moral atau nasihat.
Tuhiyat juga menjelaskan gambaran umum Stasiun Harmoni yang akan menjadi salah satu stasiun penting di jalur utara MRT Jakarta. Kelak, Stasiun Harmoni memiliki panjang 252 meter.
Rano menjelaskan bahwa Jakarta membutuhkan kebijakan yang mampu menyatukan aspek pencegahan, pemberantasan, penanganan, serta rehabilitasi.
Kendala utama berada pada pengadaan tanah, baik melalui pembelian maupun pembebasan lahan, yang kerap berbenturan dengan realitas sosial dan ekonomi kota padat.
Fokus penataan tidak hanya menyentuh aspek estetika visual, tetapi juga penguatan fungsi infrastruktur dasar.
Lebih lanjut Pramono merinci, jumlah anggaran Rp100 miliar bukan hanya dikeluarkan untuk pembongkaran tiang saja.
Namun di beberapa titik terparah di Pekalongan, genangan masih mencapai 80 hingga 100 sentimeter, terutama di kawasan Tirto dan sekitarnya.
Berdasarkan data BPBD, di Kabupaten Pekalongan jumlah pengungsi mencapai 1.411 orang dan di Kota Pekalongan meningkat dari sebelumnya 1.472 orang menjadi 2.400 orang.
Senin (19/1) banjir di Kota Pekalongan meluas dari sebelumnya melanda 2 Kecamatan, kini telah merendam ribuanvrunah di 5 kecamatan yakni Wiradesa, Tirto, Sragi, Siwalan, dan Wonokerto.
Berdasarkan pemantauan terbaru, jumlah pengungsi mulai menunjukkan tren penurunan seiring dengan surutnya genangan di beberapa wilayah.
Proses distribusi dilakukan secara terukur agar bantuan tepat sasaran sesuai dengan eskalasi kebutuhan di setiap lokasi.
Selain warga Jakarta Barat, terdapat delapan KK warga Kelurahan Cipete Utara yang terpaksa mengungsi di Mushalla Nurul Iman.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved