Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
Wakil Presiden Jusuf Kalla mengungkapkan calon pimpinan (capim) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak diharuskan berasal dari unsur Polri ataupun Kejaksaan. Hal yang terpenting menurut Jusuf Kalla adalah para calon dapat lolos seleksi dari Panitia Seleksi (Pansel) Capim KPK.
“Semua pihak itu berhak, apakah masyarakat umum, akademisi, polisi, KPK atau lainnya, ya silahkan saja tentu tergantung dari hasil seleksi. Tidak ada kata wajib atau harus polisi atau jaksa, siapa yang lulus saja,” tutur Jusuf Kalla di Kantor Wakil Presiden di Jakarta, Rabu (10/7).
Bagi Jusuf Kalla, latar belakang profesi capim KPK tidak menjadi suatu isu. Menurutnya hal yang terpenting adalah calon tersebut dapat memenuhi persyaratan yang disyaratkan oleh pansel dan memiliki kemampuan untuk mengemban jabatan tersebut.
“Pokoknya bukan dari mananya, tetapi memenuhi tidak syaratnya, kemampuannya, back ground tidak tercela dan juga memiliki keberanian (memberantas korupsi). Itu dulu syaratnya, persoalan dari polri atau jaksa itu boleh saja tetapi tidak wajib,” pungkas Jusuf Kalla.
Sebagaimana diketahui hingga pendaftaran ditutup Pansel Capim KPK telah menerima 384 orang pendaftar. Nantinya nama – nama tersebut akan diseleksi hingga menjadi 10 orang untuk diserahkan ke DPR untuk diseleksi fit and proper test.
Rencananya besok Pansel akan mengumumkan nama nama yang lolos seleksi administrasi. Setelah tahapan tersebut para calon pimpinan KPK masih akan melalui tahapan lainnya, misalnya seperti uji kompetensi yakni objektive test dan pembuatan makalah dan dilanjutkan dengan psikotest, profile assesment, dan tes lainnya. (OL-09)
KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) menggencarkan penggeledahan untuk mencari barang bukti dalam kasus dugaan pemerasan dalam proses seleksi calon perangkat desa di Kabupaten Pati.
KPK menyita sejumlah dokumen dan barang bukti elektronik dalam penggeledahan rumah Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Pati, Riyoso.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan turut mencermati polemik pengadaan mobil dinas Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud senilai Rp8,5 miliar yang menjadi sorotan publik.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah mendalami dugaan korupsi terkait pengurusan cukai di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan.
Pemantauan Media Indonesia Jumat (27/2) setelah datang dan memulai penggeledahan di rumah Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Pati Riyoso di Desa Ngarus Kecamatan Pati
KPK bongkar taktik pegawai Bea Cukai inisial SA yang kelola uang gratifikasi di safe house Ciputat. Uang Rp5,19 miliar disita terkait kasus impor barang KW.
Menurut dia, langkah itu untuk membantu Dewan Pengawas (Dewas) terhindar dari anggapan tertentu. Misalnya, dianggap melindungi terduga pelanggar etik.
Yusril menjelaskan, Prabowo tidak mengintervensi nama-nama capim KPK yang sudah diberikan Presiden RI Ketujuh Joko Widodo (Jokowi) ke DPR
Feri berharap Presiden Prabowo dapat menyeleksi capim KPK atas dasar kebutuhan pemberantasan korupsi bukan untuk mengakomodir kepentingan tertentu.
Proses seleksi pansel untuk melahirkan capim dan dewas KPK adalah hal yang sangat krusial dan penting bagi penegakan tindak pidana korupsi ke depan.
DPR belum mengagendakan pembahasan soal calon presiden (capim) dan calon Dewan Pengawas (cadewas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Yusril Ihza Mahendra mengatakan akan mengkaji status hukum panitia seleksi (Pansel) calon pimpinan (capim) dan dewan pengawas (dewas) KPK yang dibentuk era Presiden Joko Widodo.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved