Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi mengusulkan agar Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membantu pengungsi dari beberapa negara yang menempati emperan trotoar di Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, dengan menampung sementara di Jakarta Islamic Center (JIC).
Prasetyo mengatakan Pemprov DKI memang tidak bisa ikut campur dengan kebijakan badan PBB untuk pengungsi yakni UNHCR terkait permintaan para pengungsi mencari suaka ke Australia. Tetapi Pemprov bisa membantu dalam hal penampungan sementara agar tidak menempati trotoar.
"Masalah dia dengan UNHCR saya tidak bisa ikut karena permasalahan dia minta suaka bukan kapasitas saya. Nah, kami sebagai pemda melihat manusia pakai tenda apalagi di wilayah tempat perkantoran itu tidak baik," terangnya kepada awak media, Rabu (10/7).
Sebelumnya, sebanyak 241 pengungsi asal berbagai negara seperti Sudan, Somalia dan Afganistan menempati trotoar Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat. Mereka meminta kepada UNHCR agar diperbolehkan mencari suaka di Australia. Sudah dua pekan, pengungsi menempati trotoar Jalan Kebon Sirih dan keberadaan mereka mulai dikeluhkan oleh pengguna jalan.
Baca juga: Pemprov DKI Jakarta Cari Tempat Penampungan Pengungsi Afghanistan
Pria yang karib disapa Pras menyebut JIC bisa digunakan untuk menampung para pengungsi sementara menunggu keputusan UNHCR.
Politikus PDIP itu menegaskan Pemprov tidak boleh membiarkan pengungsi lama-lama tinggal di trotoar. Selain tidak baik dari sisi kemanusiaan, keberadaan pengungsi di trotoar juga mengganggu ketertiban terlebih di kawasan pusat pemerintahan.
"Tapi saya sebagai pemda membantu memfasilitasi lah. Mudah-mudahan pemerintah juga atau UNHCR melihat situasi ini langsung terbuka untuk kepentingan kemaslahatan masyarakat," tegasnya.
Pras pun tidak bisa memastikan berapa lama para pengungsi bisa tinggal di JIC. Namun demikian, para pengungsi tidak hanya ditampung tetapi juga diberikan pangan dan fasilitas kesehatan agar tidak terkena penyakit menular.
Prasetyo juga akan mencoba memfasilitasi permasalahan para pengungsi agar bisa ditangani segera melalui Kementerian Luar Negeri.
"Coba saya menjembatani. Saya juga bicara dengan Kemenlu untuk cepat ditanggulangi dan UNHCR juga harus bertanggung jawab. Karena ini kan permasalahan mereka," tegasnya.(OL-5)
PEMERINTAH Provinsi DKI Jakarta menyatakan komitmen penuh untuk memperkuat ekosistem olahraga sepak bola putri.
Bank Jakarta resmi mendukung Pelita Jaya Jakarta sebagai sponsor di musim Indonesian Basketball League (IBL) 2026.
Gubernur DKI Jakarta pastikan stok pangan aman, harga terkendali, dan pasokan gas LPG siap jelang Ramadan dan Idulfitri 2026.
Pemprov DKI juga mulai mengandalkan teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).
Terkait dukungan anggaran, politisi yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi D mendukung segala kajian dan rencana yang memiliki dampak positif untuk masyarakat luas.
Skema kerja sama dengan pengembang di sepanjang trase akan mempermudah pengembangan MRT, terutama dalam pengelolaan TOD dan pembiayaan proyek.
Petugas pemadam kebakaran membutuhkan waktu lebih dari empat jam untuk memadamkan api.
Banjir di Kabupaten Karawang, Jawa Barat semakin parah dan meluas mengakibatkan ribuan rumah terus terandam banjir yang kerap terjadi tiap tahun
Berdasar catatan BPBD Pati, akibat banjir tersebut sebanyak 2.921 rumah warga terdampak dan 432 keluarga (1.060 jiwa) hingga saat ini masih mengungsi.
Langkah ini diambil menyusul meningkatnya ketinggian air akibat luapan Kali Ciliwung yang merendam pemukiman warga sejak Jumat (23/10 malam.
Namun di beberapa titik terparah di Pekalongan, genangan masih mencapai 80 hingga 100 sentimeter, terutama di kawasan Tirto dan sekitarnya.
Berdasarkan data BPBD, di Kabupaten Pekalongan jumlah pengungsi mencapai 1.411 orang dan di Kota Pekalongan meningkat dari sebelumnya 1.472 orang menjadi 2.400 orang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved