Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
ANGGOTA Komisi Hukum DPR RI Ahmad Sahroni mengapresiasi konsistensi Kepolisian Resor Metro Jakarta Barat dalam memerangi peredaran narkoba di wilayah itu.
Komitmen tersebut, menurut Sahroni, dibuktikan kembali saat mengungkap upaya penyelundupan 5 karung sabu yang disamarkan dengan ratusan karung arang dalam sebuah kontainer.
Politikus NasDem ini menegaskan status darurat narkotika yang didengungkan oleh Presiden Joko Widodo di awal kepemimpinannya memang harus direspons secara konsisten oleh setiap institusi penegak hukum mengingat begitu masifnya upaya jaringan narkotika internasional merusak generasi bangsa lewat penyalahgunaan narkotika.
"Dibutuhkan komitmen tinggi dalam mengemban tugas ini. Catatan saya, Polres Jakarta Barat merupakan salah satu kepolisian resor yang menunjukkan kinerja baik dalam memerangi narkoba," tandas Sahroni di Jakarta, Rabu (24/4).
Ia lebih jauh mencontohkan data pengungkapan sindikat peredaran narkoba Polres Metro Jakbar sepanjang 2018 yang berhasil menyita barang bukti 1.320 kg ganja, 88,1 kg sabu, 4 kg tembakau gorilla, 38.920 pil ekstasi, dan 10.000 psikotropika lain seperti obat penenang yang masuk golongan narkoba dengan meringkus 1342 tersangka.
Baca juga: Kontainer Bermuatan Sabu Diamankan Polisi
Bahkan di awal 2019, kata Sahroni, Polres Jakbar membongkar gudang penyimpanan narkoba di Apartemen Park View di mana dalam kasus tersebut berhasil diamankan ratusan ribu butir narkoba golongan IV dan obat-obatan yang masuk dalam daftar G.
"Kinerja seperti ini saya harapkan dapat merangsang penegak hukum di seluruh Indonesia untuk berlomba-lomba menjadi garda terdepan dalam mencegah dan menindak upaya peredaran maupun penyalahgunaan narkoba di tengah masyarakat," tandasnya.
Sementara, Kapolres Metro Jakbar, Kombes Pol Hengki Haryadi, menjelaskan, selain menyita barang bukti lima karung sabu, pihaknya mengamankan sopir dan kondektur yang mengendarai truk kontainer tersebut. Berdasarkan keterangan pengemudi kata Kapolres, sabu yang dibawa berasal dari Pekanbaru, Riau, dan akan dikirim ke Balaraja Tangerang, Banten.
Kasat Reserse Narkoba Polres Metro Jakbar, AKBP Erick Frendriz, menambahkan, penangkapan dilakukan berdasarkan informasi dari masyarakat yang menyebut pengiriman narkotika jenis sabu disamarkan dengan ratusan karung arang.
"Saat dilakukan penggeledahan di tumpukan karung-karung itu ditemukan 5 karung yang diduga berisi sabu," ujar Erick.
Kasat Narkoba memastikan pihaknya tengah menindaklanjuti kasus ini untuk menelusuri pemilik dan sindikat dari barang haram tersebut. (RO/OL-1)
Pakar FKUI Prof. Ari Fahrial Syam jelaskan bahaya tramadol jika disalahgunakan tanpa resep dokter. Simak gejala adiksi seperti tremor hingga gelisah di sini.
Wanita berinisial N ini ditangkap petugas gabungan karena memiliki laboratorium dan pabrik Narkoba jenis mephedrone di sebuah vila di Gianyar Bali.
Bea Cukai bersama BNN laboratorium narkotika tersembunyi (clandestine lab) di Kabupaten Gianyar, Bali.
Mantan Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro diduga terima uang keamanan dari bandar narkoba Koko Erwin.
Bareskrim Polri ringkus Koko Erwin, bandar narkoba pemasok uang eks Kapolres Bima, saat nyaris kabur ke Malaysia via jalur laut ilegal di Tanjung Balai.
Banding Wiz Khalifa ditolak pengadilan Rumania. Rapper AS ini tetap dijatuhi vonis 9 bulan penjara akibat konsumsi ganja saat konser di festival Beach, Please! 2024.
Penyediaan layanan air bersih yang memadai menjadi syarat mendasar jika Jakarta ingin benar-benar bertransformasi menjadi kota global.
ANGGOTA DPRD DKI Jakarta Josephine Simanjuntak mendorong Pemprov DKI Jakarta untuk meningkatkan keikusertaan warga dalam mengatasi permasalahan tersebut.
PRESIDEN Prabowo Subianto memanggil Purbaya Yudhi Sadewa, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo,dan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia ratas di istana
Banjir dengan ketinggian air hingga 60 cm membuat kolong tersebut tidak dapat dilalui kendaraan.
Meski terjadi kenaikan harga cabai merah kriting, namun Pramono berupaya agar harga bahan pokok tersebut bisa tetap terjaga.
Dalam jangka panjang, paparan terus-menerus dapat memicu penyakit kronis hingga mematikan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved