Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
JURU bicara Alumni 212 Novel Bamukmim mengklaim gedung DPRD DKI Jakarta akan dikepung ratusan ribu orang dari berbagai daerah. Hal ini berkaitan dengan kekecewaan mereka atas sikap wakil rakyat yang tetap mempertahankan saham PT Delta Djakarta Tbk., produsen bir merek Anker.
"Kurang lebih 100 ribuan dari alumni 212 se-Jabodetabek, Jawa Barat dan Banten," kata Novel saat dihubungi Medcom.id, Jumat (8/3).
Aksi akan dimulai sekitar pukul 13.00 WIB. Novel mengatakan untuk salat Jumat, para peserta aksi dipersilakan beribadah di masjid mana pun sekitar DPRD DKI. Terpenting, lanjut Novel, usai salat Jumat segera berkumpul di depan DPRD.
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berniat melaporkan penolakan pejualan saham PT Delta Djakarta Tbk. pada masyarakat. Anies menyebut DPRD DKI tak menanggapi surat yang dikirimnya.
"Kita berniat melaporkan kepada rakyat Jakarta. Bahwa wakil-wakil Anda ingin tetap memiliki saham bir. Biar nanti warganya juga ikut menyampaikan aspirasi," kata Anies di Balaikota DKI, Jakarta Pusat, Selasa (5/3) lalu.
Menurutnya, aspirasi masyarakat akan bisa mengubah keputusan DPRD DKI menjual saham produsen minuman keras itu. Sebab, DPRD adalah wakil rakyat dan harus mendengar aspirasi rakyat.
Baca juga: DPRD Tolak Rencana Jual Saham Delta, Anies Mengadu ke Warga DKI
Ketua Fraksi Partai NasDem DPRD DKI Bestari Barus geram dengan pernyataan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan soal saham PT Delta Djakarta. Anies diminta berkomunikasi tak sekadar kirim surat.
"Gubernur itu kan politisi. Jangan berkirim-kirim surat. Ajak ketemu, ngobrol, kok kayak enggak ada waktu saja ngobrol dengan DPRD," ucap Bestari.
Dia mengingatkan kerja pemerintahan bukan semata-mata gubernur. Pemerintahan daerah (pemda) terdiri dari DPRD dan gubernur.
"Kok seakan-akan mau jalan sendiri. Ngobrol. Kalau enggak bisa ngobrol jangan jadi politisi. Urusan Delta itu urusan remeh-temeh, urusan ngobrol," imbuh Bestari.
Saat ini, saham berkode emiten DLTA ini dimiliki Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI sebanyak 26,25%. Nilai ini adalah gabungan antara 23,34% saham Pemprov DKI serta 2,91% milik Badan Pengelola Investasi dan Penyertaan Modal Jakarta (BP IPM Jaya) sebagai satuan kerja perangkat daerah (SKPD) Pemprov DKI yang akhirnya bubar pada 2000.
Pemprov DKI memiliki saham bir ini sejak 1970. Pada Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) tahunan 2018, Pemprov DKI mendapatkan setoran dividen sebesar Rp208 miliar dari kepemilikan saham ini.(medcom.id/OL-5)
PEMERINTAH Provinsi DKI Jakarta menyatakan komitmen penuh untuk memperkuat ekosistem olahraga sepak bola putri.
Bank Jakarta resmi mendukung Pelita Jaya Jakarta sebagai sponsor di musim Indonesian Basketball League (IBL) 2026.
Gubernur DKI Jakarta pastikan stok pangan aman, harga terkendali, dan pasokan gas LPG siap jelang Ramadan dan Idulfitri 2026.
Pemprov DKI juga mulai mengandalkan teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).
Terkait dukungan anggaran, politisi yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi D mendukung segala kajian dan rencana yang memiliki dampak positif untuk masyarakat luas.
Skema kerja sama dengan pengembang di sepanjang trase akan mempermudah pengembangan MRT, terutama dalam pengelolaan TOD dan pembiayaan proyek.
IHSG mengalami koreksi sekitar 1% sepanjang dua minggu terakhir
PT Delta Djakarta Tbk berhasil meraih laba hingga Rp123,5 miliar tahun lalu. Dengan keuntungan tersebut, PT Delta bakal menyetorkan dividen kepada Pemprov DKI hingga Rp52,5 miliar.
Pemprov DKI Jakarta juga tidak berusaha menambah permodalan ke dalam perusahaan tersebut untuk menambah jumlah saham.
Demokrat memberi sejumlah catatan bagi Pemprov DKI yang akan menjual saham bir harus mendapatkan persetujuan DPRD
WAKIL Ketua Dewan Riset Daerah DKI Jakarta Sunarsip mengatakan, saat ini bukan waktu yang tepat untuk menjual saham bir milik Pemprov DKI Jakarta di PT Delta Djakarta Tbk.
MANTAN Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Tito Sulistio menegaskan tak ada potensi korupsi dalam penjualan saham yang rencananya dilakukan oleh Pemprov DKI Jakarta.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved