Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
BERBICARA kuliner khas Bangka Belitung (Babel) memang tidak ada habisnya, Namun dari sekian banyak kuliner, kuliner yang paling dikenal dan selalu memanjakan lidah adalah Lempah Kuning.
Lempah kuning sendiri merupakan kuliner berbahan hasil laut dari beraneka jenis ikan, seperti Kerapuk, kakap, Tenggiri, Seminyak, Baronang dan masih banyak lagi ikan lainya.
Dipadu dengan bumbu khas tradisional seperti kunyit, cabai, terasi, asam jawa dan penyedap rasa, membuat kuliner satu ini semakin memanjakan lidah siapapun yang mencobanya.
Tak heran kuliner dengan kuah berwarna kuning pekat ini selalu menjadi incaran banyak kalangan ketika berkunjung ke Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel).
Namun bagi penikmat kuliner yang ingin mencicipi kenikmatan dan kelewatan lempah kuning tidak harus datang ke Provinsi Bangka Beliting.
Pasalnya kini Lempah Kuning asal Provinsi Babel ini dapat di nikmati pencinta kuliner di Batam Kepulauan Riau.Tepatnya di kawasan Bundaran Ocarina, Batam Center.
"Alhamdulillah, gerai Lempah Kuning Muara khas Bangka Belitung ini telah resmi beroperasional. Ini pertama kalinya kita buka di Kota Batam," Kata Owner Lempah Kuning Muara. Obie Senin (15/9)
Obie menjelaskan, Lempah Kuning Muara menyajikan aneka hidangan tradisional khas Bangka Belitung yang diracik dengan rempah-rempah Nusantara.
Ia menilai Batam sebagai kota tujuan wisata sekaligus berdekatan dengan negara tetangga Singapore, sehingga kuliner khas daerah memiliki peluang lebih besar untuk dikenal.
"Hal ini membuat kuliner khas Bangka Belitung berpotensi lebih cepat dikenal wisatawan mancanegara maupun masyarakat lokal," ujarnya.
Menu utama Lempah Kuning Muara berbahan dasar ikan segar yang dimasak dengan kunyit, cabai, terasi khas Bangka, asam Jawa, serta aneka bumbu rempah. Semua bahan baku masih didatangkan langsung dari Bangka Belitung.
Rumah makan ini menggunakan konsep prasmanan. Pengunjung cukup membayar makanan utama, sementara nasi dan lalapan bisa diambil sepuasnya.
Adapun menu favorit di antaranya ikan kerapu, kakap merah, tenggiri, pari, lobster, lokan, dan udang.
Selain itu, tersedia juga menu khas lain seperti tumis jantung pisang, cumi asam kampung, cumi hitam, hingga pari asap kucai.
Setiap sajian dipadukan dengan tiga jenis sambal yakni sambal terasi, sambal tomat, sambal kecap, hingga sambal rusip fermentasi ikan khas Bangka.
Nah selain Lempah Kuning, warung cabang Batam ini juga menyediakan roti bakery yang cocok untuk teman santai sambil ngopi.
"Nah yang membedakan Lempah Kuning Muara di Pangkalpinang dengan di Batam ini, di roti bakerynya. Kalo yang di Batam kami juga menyediakan roti bakery yang sangat cocok dinikmati bersama seduhan kopi maupun teh," ujarnya.(H-2)
Target pada tahun 2026 ini semua gerai itu harus berjalan. Untuk saat ini mengupayakan melalui Agrinas, TNI, yang sering kita koordinasikan dari Korem dan Kodim.
Pengelolaan SPBU nelayan berbasis koperasi desa ini merupakan langkah revolusioner dalam memperkuat ekonomi kerakyatan.
Bupati Bangka, Fery Insani, telah memerintahkan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) untuk segera melakukan perbaikan permanen.
Penyebaran kasus ini menyebabkan dua orang meninggal dunia, termasuk seorang ibu hamil.
Data Dinpanpertan menunjukkan, produksi ayam pedaging di Bangka mencapai 1.209.700 ekor per siklus 55 hari, atau setara 8.027.569 ekor per tahun.
Tingginya kebutuhan telur untuk SPPG tersebut saat ini belum sebanding dengan jumlah peternak ayam petelur lokal.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat Batam agar mewaspadai potensi hujan disertai petir yang dapat terjadi pada siang hingga sore hari.
Rekomendasi Ombudsman RI akan diterbitkan apabila dalam tahap resolusi monitoring setiap laporan masyarakat tidak diselesaikan dalam batas waktu yang telah ditetapkan.
Sebuah tongkang bermuatan kosong, TK KPS 1203, dilaporkan lepas kendali dan kandas di perairan Pulau Raja, Batam, setelah dihantam cuaca ekstrem.
Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Batam mencatat realisasi pajak 2025 mencapai Rp1,86 triliun atau 95,54% dari target Rp1,95 triliun.
KUNJUNGAN wisatawan mancanegara (wisman) ke Kota Batam sepanjang 2025 menunjukkan fluktuasi dari bulan ke bulan.
INSIDEN tabrakan kapal terjadi di perairan Selat Malaka dan Selat Singapura.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved