Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
USAHA Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam ekonomi nasional. Termasuk para perempuan pelaku UMKM yang berbasis bisnis ramah lingkungan.
Ternyata jumlah perempuan di unit usaha ini lebih besar dibandingkan kaum pria.
"Di Tokopedia, jumlah perempuan pelaku usaha yang memulai bisnis selama pandemi meningkat 1,5 kali lipat lebih tinggi dibanding laki-laki. Selama tahun 2023, wilayah seperti Palembang, Tangerang, Surabaya, Makassar, dan Denpasar mencatat kenaikan jumlah perempuan pelaku usaha lebih dari 2,5 kali lipat," ujar Antonia Adega, Communications Senior Lead Tokopedia di Jakarta, Jumat (19/4).
Baca juga : UMKM Perempuan Diajak Berikan Produk dan Layanan Terbaik bagi Pelanggan
Mengacu pada data itu, ditambah lagi jelang Hari Kartini dan Hari Bumi pada 21 April dan 22 April 2024, Tokopedia dan TikTok mendorong partisipasi perempuan di sektor wirausaha. Mereka menghadirkan Kelas Perempuan Maju Digital dan Modul Perempuan Maju Digital.
Di sisi lain, Antonia juga mencatat peningkatan jumlah perempuan pembeli, terutama di wilayah seperti Tangerang, Cirebon, Klaten, Manado, dan Pangkal Pinang.
Selain memberdayakan perempuan pelaku UMKM, kata Antonia, pihaknya menghadirkan Tokopedia Hijau. Program ini mengajak masyarakat dapat menemukan produk ramah lingkungan yang terkurasi dari pelaku usaha lokal, seperti Klandizie dan Serenitree.
Baca juga : Dukung para Ibu Rumah Tangga Membangun Bisnis dari Rumah
"Dalam menghasilkan produk, Klandizie selalu melakukan riset komprehensif agar bahan yang digunakan aman untuk pelanggan dan betul-betul ramah lingkungan," ungkap Amanda, Co-Founder Klandizie yang menjual barang ramah lingkungan preloved.
Sementara itu, Serenitree, yang didirikan oleh Sandra Djajadisastra, menawarkan produk sabun mandi dan body lotion organik untuk mengatasi masalah kulit sensitif. Sandra menyatakan, "Kemasan Serenitree tidak menggunakan seal plastik dan dapat didaur ulang agar lebih ramah lingkungan."
Jadi perempuan tetap bisa berwirausaha sambil meningkatkan ekonomi lokal dan membangun lingkungan yang berkelanjutan. (Z-3)
Kemendagri mendorong pemerintah daerah untuk mengoptimalkan pemanfaatan stadion sebagai upaya memperkuat ekosistem sepak bola sekaligus pemberdayaan UMKM.
Penguatan UMKM harus dimulai dari komitmen pemerintah daerah sendiri melalui kebijakan belanja yang berpihak kepada pelaku usaha lokal.
Indonesia resmi jadi negara dengan kedai kopi terbanyak di dunia. Hampir 462 ribu coffee shop tumbuh dari budaya nongkrong, UMKM, dan ekosistem digital.
Suryo menjelaskan, motivasi utamanya membangun pabrik di Lampung Timur adalah untuk menekan angka pengangguran yang tinggi di daerah asalnya.
Kasi Lalu Lintas dan Angkutan Dinas Perhubungan Tanah Datar, Jack Maradona, menyampaikan pada kegiatan tersebut tercatat sebanyak 196 pelaku UMKM berjualan.
Sebagai agency terkemuka, HDA GO memposisikan diri sebagai solusi end-to-end bagi pemilik restoran, coffee shop, tempat makan, hingga penginapan.
Menag juga mencontohkan perilaku ramah lingkungan dalam ibadah, seperti anjuran Nabi SAW untuk berhemat air saat berwudu.
Baterai kertas umumnya menggunakan substrat berbasis selulosa, yakni kertas, sebagai struktur utama yang digabung dengan material elektroda dan elektrolit yang aman serta mudah terurai.
Anggota DPR RI Komisi VII Novita Hardini menegaskan bahwa upaya penurunan emisi gas rumah kaca dapat dimulai dari langkah yang paling dekat dengan kehidupan masyarakat.
Ketua DPR RI Puan Maharani mengajak perempuan Indonesia mengambil peran aktif dalam menjaga dan melestarikan lingkungan.
Peserta diajak meningkatkan kesadaran untuk menjaga kelestarian Bumi dari ancaman seperti polusi, perubahan iklim, dan menurunnya kualitas sumber daya alam.
Selain memberikan dampak lingkungan dan sosial, inovas ini menghasilkan dampak ekonomi signifikan dan terukur bagi masyarakat Desa Kedungturi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved