Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
TREN gaya hidup tanpa alkohol semakin berkembang di tengah masyarakat. Dengan bertambahnya jumlah orang yang memilih untuk mengurangi atau bahkan menghentikan konsumsi alkohol, alternatif non-alkohol semakin populer.
Tren ini menarik perhatian sejumlah pegiat untuk mengembangkan minuman dengan berbagai pilihan bir, anggur, dan minuman keras non-alkohol.
"Banyak pelanggan kami tidak sepenuhnya menghilangkan alkohol dari pola minum mereka. Mereka hanya ingin memiliki opsi yang lebih sehat di beberapa situasi tertentu," ujar Cory Atkinson, pemilik The Zero Co.
Baca juga : Upaya Membebaskan Anak-anak dari Ketergantungan Ponsel
Perubahan minat minum itu kebanyakan karena masalah kesehatan dan kualitas tidur. "Alkohol hanya membuat hidup saya tidak lebih baik, bahkan terkadang terasa seperti membuat segala sesuatu menjadi lebih buruk," ujar Amy Hook, konsumen minuman non-alkohol.
Meskipun minat terhadap minuman non-alkohol semakin meningkat, masih ada beberapa tantangan yang dihadapi. Salah satunya adalah harga yang relatif tinggi. Produk non-alkohol sering kali memiliki harga yang sama mahalnya dengan produk alkohol, karena proses produksinya yang memerlukan banyak usaha dan penelitian.
Meskipun demikian, permintaan akan opsi non-alkohol terus berkembang. Restoran dan bar-bar mulai menawarkan menu minuman tanpa alkohol yang beragam, mencerminkan keinginan masyarakat untuk memiliki pilihan yang lebih sehat dan beragam dalam gaya hidup mereka.
Dengan semakin banyaknya pilihan yang tersedia, tampaknya tren untuk minum tanpa alkohol menjadi semakin meriah. (CNN/Z-3)
Kemunculan ambeien sangat erat kaitannya dengan kebiasaan sehari-hari yang kurang baik.
Fisioterapi tidak hanya berfungsi sebagai terapi kuratif pascacedera, tetapi juga sebagai langkah preventif untuk menjaga kapasitas fungsional tubuh dalam aktivitas sehari-hari.
Studi terbaru mengungkap jalan kaki lebih dari 10 menit dapat menurunkan risiko penyakit kardiovaskular dan kematian dini, terutama bagi orang dengan gaya hidup sedentari.
Selain melakukan edukasi langsung di sekolah, sebelumnya para relawan juga telah melakukan kampanye melalui media sosial untuk melakukan mindful consumption.
Data Kementerian Kesehatan menunjukkan stroke masih menjadi penyebab utama kecacatan dan kematian di Indonesia. Prevalensi stroke berada di kisaran 8,3 per 1.000 penduduk
Studi Harvard mengungkap konsumsi makanan ultra-proses dapat meningkatkan risiko kanker usus pada wanita hingga 45%, terutama usia di bawah 50 tahun.
Bahayanya mengonsumi minuman beralkohol bisa mengubah fungsi sistem saraf, menurunkan kesadaran, mengganggu koordinasi, berisiko menyebabkan kecanduan
Bea Cukai Batam berhasil menggagalkan dua upaya penyelundupan dalam satu hari, yakni narkotika seberat sekitar 475 gram dan 96 botol minuman beralkohol ilegal tanpa pita cukai.
BEA Cukai melalui Kantor Wilayah (Kanwil) Bea Cukai Sumatera Utara (Sumut) dan Bea Cukai Teluk Nibung dan Polda Sumatera Utara mengamankan 73 botol minuman beralkohol tak berizin.
Minuman ini bisa menyebabkan efek memabukkan, menenangkan, atau mengubah kesadaran, tergantung jumlah yang dikonsumsi.
Bea Cukai Pasuruan memusnahkan lebih dari 8 juta batang rokok ilegal, tembakau iris, dan minuman beralkohol senilai Rp11,3 miliar.
Alkohol dalam minuman ini bersifat psikoaktif, yang dapat memengaruhi sistem saraf dan memberikan efek relaksasi, tetapi juga dapat memabukkan jika dikonsumsi dalam jumlah berlebihan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved