Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
MINUMAN beralkohol adalah minuman yang mengandung senyawa etanol, yang dihasilkan melalui proses fermentasi gula dari bahan-bahan seperti buah-buahan, biji-bijian, atau madu.
Alkohol dalam minuman ini bersifat psikoaktif, yang dapat memengaruhi sistem saraf dan memberikan efek relaksasi, tetapi juga dapat memabukkan jika dikonsumsi dalam jumlah berlebihan.
Alkohol dapat merusak hati, yang berfungsi menyaring racun dari tubuh. Konsumsi berlebihan dapat menyebabkan penyakit serius seperti hepatitis alkoholik, sirosis hati, dan kanker hati.
Alkohol memengaruhi otak dan sistem saraf, menyebabkan gangguan pada fungsi kognitif, konsentrasi, dan memori. Penggunaan jangka panjang dapat meningkatkan risiko demensia alkoholik atau kerusakan permanen pada saraf otak.
Minuman beralkohol memiliki sifat adiktif. Konsumsi yang tidak terkendali dapat menyebabkan kecanduan alkohol (alkoholisme), yang sulit diatasi tanpa bantuan medis atau psikologis.
Alkohol dapat mengiritasi dinding lambung, menyebabkan gastritis (radang lambung), maag, atau bahkan kanker saluran pencernaan. Minuman beralkohol juga dapat mengganggu penyerapan nutrisi penting.
Konsumsi alkohol berlebihan dapat menyebabkan peningkatan tekanan darah, gangguan irama jantung (aritmia), dan meningkatkan risiko penyakit jantung, termasuk gagal jantung.
Alkohol dapat memicu atau memperburuk gangguan mental seperti depresi, kecemasan, dan gangguan bipolar. Efek jangka panjangnya dapat mengakibatkan isolasi sosial dan penurunan kualitas hidup.
Alkohol melemahkan sistem kekebalan tubuh, membuat tubuh lebih rentan terhadap infeksi seperti flu, pneumonia, dan penyakit lainnya.
Alkohol dapat menurunkan kendali diri, mengganggu koordinasi, dan mengurangi kemampuan pengambilan keputusan. Hal ini meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas, kekerasan rumah tangga, dan perilaku berbahaya lainnya.
Konsumsi alkohol selama kehamilan dapat menyebabkan fetal alcohol syndrome (FAS), yaitu kondisi pada bayi yang menyebabkan gangguan fisik, kognitif, dan perkembangan jangka panjang.
Konsumsi minuman beralkohol, terutama secara berlebihan, memiliki banyak dampak negatif pada kesehatan fisik, mental, dan sosial.
Mengurangi atau menghindari alkohol dapat membantu menjaga kesehatan dan meningkatkan kualitas hidup. (Z-12)
Bahayanya mengonsumi minuman beralkohol bisa mengubah fungsi sistem saraf, menurunkan kesadaran, mengganggu koordinasi, berisiko menyebabkan kecanduan
Bea Cukai Batam berhasil menggagalkan dua upaya penyelundupan dalam satu hari, yakni narkotika seberat sekitar 475 gram dan 96 botol minuman beralkohol ilegal tanpa pita cukai.
BEA Cukai melalui Kantor Wilayah (Kanwil) Bea Cukai Sumatera Utara (Sumut) dan Bea Cukai Teluk Nibung dan Polda Sumatera Utara mengamankan 73 botol minuman beralkohol tak berizin.
Minuman ini bisa menyebabkan efek memabukkan, menenangkan, atau mengubah kesadaran, tergantung jumlah yang dikonsumsi.
Bea Cukai Pasuruan memusnahkan lebih dari 8 juta batang rokok ilegal, tembakau iris, dan minuman beralkohol senilai Rp11,3 miliar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved