Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
Blokade de facto di Selat Hormuz oleh Iran, sebagai respons atas konflik dengan Amerika Serikat (AS) dan Israel, memicu krisis energi global yang dinilai sebagai salah satu yang terburuk dalam beberapa dekade.
Sejak perang pecah pada 28 Februari, Teheran terus menghambat jalur pelayaran di selat tersebut, yang biasanya dilalui sekitar 20 juta barel minyak per hari.
Kondisi ini berdampak langsung terhadap stabilitas ekonomi global, mengingat Selat Hormuz merupakan jalur utama distribusi energi dunia.
Ketegangan di kawasan tersebut juga memicu lonjakan inflasi serta gangguan pasokan bagi negara-negara yang sangat bergantung pada jalur ini.
Situasi semakin memburuk dengan tertahannya hampir 2.000 kapal di sekitar selat sempit yang terletak di antara Iran di utara serta Oman dan Uni Emirat Arab di selatan.
Sekretaris Jenderal Organisasi Maritim Internasional, Arsenio Dominguez, mengatakan ribuan kapal kini menunggu izin untuk melintas di kedua sisi selat tersebut.
Sementara itu, perusahaan intelijen maritim Windward menyebut banyak operator kapal memilih menunggu di luar kawasan daripada mengambil rute alternatif yang lebih panjang dan mahal.
Di tengah situasi tersebut, parlemen Iran dilaporkan tengah mengkaji undang-undang yang memungkinkan penerapan biaya bagi kapal yang melintasi Selat Hormuz.
"Menurut rencana ini, Iran akan memungut biaya untuk memastikan keamanan kapal-kapal yang melewati Selat Hormuz," kata seorang pejabat Iran, seperti dilansir Al Jazeera, Minggu (29/3).
"Hal ini sepenuhnya wajar. Seperti di koridor lain, ketika barang melewati suatu negara, bea masuk dikenakan. Selat Hormuz juga merupakan koridor. Kami memastikan keamanannya, sehingga wajar jika kapal dan tanker membayar bea kepada kami," tambahnya.
Dampak blokade ini langsung terasa di pasar energi global. Harga minyak melonjak di atas 100 dolar AS per barel, meningkat sekitar 40 persen dibandingkan sebelum konflik.
Lonjakan tersebut memaksa sejumlah negara, terutama di kawasan Asia, untuk melakukan penjatahan bahan bakar serta mengurangi produksi industri.
Beberapa negara terdampak juga dilaporkan melobi Iran agar membuka kembali jalur pelayaran, mengingat selat tersebut menjadi salah satu akses utama ekspor minyak dan gas bagi banyak produsen di kawasan Teluk.
Iran diketahui menjadikan kontrol atas Selat Hormuz sebagai salah satu syarat utama dalam upaya mengakhiri konflik.
Anggota parlemen Iran, Alaeddin Boroujerdi, menyatakan negaranya telah mulai mengenakan biaya transit bagi kapal yang melintas.
"Sekarang, karena perang memiliki biaya, tentu saja kita harus melakukan ini dan memungut biaya transit dari kapal-kapal yang melewati Selat Hormuz," ujarnya.
Situasi ini menunjukkan bahwa konflik di kawasan Timur Tengah tidak hanya berdampak pada aspek militer, tetapi juga mengguncang stabilitas ekonomi global melalui jalur energi vital dunia. (Z-10)
Tarif melintasi Selat Hormuz disebut mencapai Rp34 miliar per kapal. Simak fakta lengkap dan dampaknya terhadap harga minyak dunia dan ekonomi global.
Kemlu RI dan Pertamina (PIS) bahas teknis pembebasan kapal Pertamina Pride dan Gamsunoro di Selat Hormuz. Iran beri respons positif bagi keselamatan tanker Indonesia.
Di tengah serangan AS-Israel, Washington membuka peluang negosiasi dengan Iran. Trump dorong kesepakatan damai segera tercapai.
Ketegangan di Selat Hormuz dorong harga minyak dunia naik. Studi FEB UI menyebut BUMN Indonesia menghadapi tekanan besar, terutama di sektor energi dan transportasi.
Presiden Donald Trump mengancam akan mengurangi pendanaan AS untuk NATO setelah negara-negara Eropa menolak membantu operasi militer di Iran.
Kantor Media Pemerintah Gaza mengatakan lebih dari 19.450 jenazah anak dibawa ke rumah sakit, sementara lebih dari 12.500 perempuan juga tewas.
Spanyol bergabung dengan Italia dalam pengiriman kapal perang militer untuk melindungi armada internasional yang berusaha mengirimkan bantuan ke Gaza setelah diserang di lepas pantai Yunani.
Perwakilan Adara Relief International telah tiba di Bandara Carthage, Tunisia, Minggu (31/8), untuk bergerak bersama dalam misi Global Sumud Flotilla menembus blokade Israel di Jalur Gaza.
Menteri Israel Ben-Gvir mengusulkan langkah-langkah yang lebih dari sekadar penahanan ringan dan deportasi udara terhadap aktvis Greta Thunberg dan kawan-kawan.
KEMENTERIAN Kesehatan Gaza menyebut sedikitnya 95 warga sipil tewas akibat tembakan militer Israel dalam 24 jam terakhir saat sedang menunggu bantuan di lokasi distribusi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved