Headline

Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.

Daftar Negara yang Diizinkan Iran Melintasi Selat Hormuz

Dhika Kusuma Winata
27/3/2026 16:28
Daftar Negara yang Diizinkan Iran Melintasi Selat Hormuz
Ilustrasi, Selat Hormuz.(Dok. Google Maps)

KONFLIK Timur Tengah pada Maret 2026 telah memicu guncangan hebat pada pasar energi global. Harga minyak mentah dunia sempat melambung hingga US$126 per barel setelah Iran membatasi akses ke Selat Hormuz, jalur vital yang mengalirkan sekitar 20% pasokan minyak dan gas alam cair (LNG) dunia.

Blokade Selat Hormuz ini merupakan respons Teheran atas eskalasi militer dengan Amerika Serikat dan Israel. Namun, di tengah ketegangan tersebut, Iran menerapkan kebijakan selektif dengan memberikan izin lintas bagi kapal-kapal dari negara yang dianggap sebagai "sahabat" atau tidak menunjukkan sikap bermusuhan.

Daftar Negara yang Mendapat Izin Melintas Selat Hormuz

Berdasarkan pernyataan Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, dan laporan intelijen maritim Lloyd's List Intelligence, berikut adalah daftar negara yang telah mendapatkan akses terbatas atau izin khusus untuk melintasi Selat Hormuz hingga 27 Maret 2026:

  • Tiongkok (China): Sebagai pembeli energi terbesar, kapal-kapal China mendapatkan prioritas lintas dengan koordinasi ketat.
  • India: Sejumlah tanker India berhasil melintas dengan pengawalan militer melalui Operasi Sankalp setelah adanya kesepakatan diplomatik.
  • Rusia: Kapal komersial Rusia diberikan otorisasi penuh untuk mendukung mobilitas logistik antar-sekutu.
  • Malaysia: PM Anwar Ibrahim mengonfirmasi bahwa kapal tanker Malaysia telah diizinkan bebas setelah pembicaraan langsung dengan Presiden Iran.
  • Thailand: Kapal milik Bangchak Corporation berhasil melintas pada 25 Maret 2026 berkat negosiasi bilateral.
  • Pakistan: Kapal berbendera Pakistan tetap diizinkan melintas selama mematuhi prosedur keamanan IRGC.
  • Irak & Turki: Kedua negara tetangga ini mendapatkan lampu hijau untuk menjaga stabilitas ekonomi regional.

Berbeda dengan blokade Selat Hormuz total di masa lalu, kali ini Iran menggunakan "jalur khusus" di utara Pulau Larak untuk kapal-kapal yang telah berkoordinasi, sementara jalur utama tetap berada di bawah pengawasan ketat militer.

Dampak Terhadap Ekonomi Indonesia

Meskipun Indonesia tidak masuk dalam daftar hitam, krisis ini tetap memukul stabilitas moneter nasional. Kekhawatiran akan gangguan pasokan BBM membuat nilai tukar Mata Uang Rupiah tertekan.

Indikator Ekonomi Data Per 27 Maret 2026
Harga Emas Antam (1 gram) Rp2.810.000 (Turun Rp40.000)
Kurs Rupiah per USD Rp16.913 - Rp16.936
Harga Minyak Brent ~US$120 per barel

Hingga saat ini, aktivitas pelayaran di Selat Hormuz masih jauh dari normal. Dalam kondisi biasa, sekitar 150-160 kapal melintas setiap hari, namun sejak awal Maret 2026, jumlah tersebut turun drastis hingga 95%. Komunitas internasional kini mendesak adanya koridor kemanusiaan energi guna mencegah resesi global yang lebih dalam.

(H-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri Rosmalia
Berita Lainnya