Headline

Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.

Ini Jumlah Korban Tewas imbas Konflik Timur Tengah: Iran Terbesar

Dhika Kusuma Winata
14/3/2026 07:13
Ini Jumlah Korban Tewas imbas Konflik Timur Tengah: Iran Terbesar
ilustrasi(Anadolu)

Korban jiwa terus bertambah di berbagai negara Timur Tengah sejak serangan militer yang dilancarkan oleh Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada 28 Februari lalu. Konflik yang awalnya berpusat di Iran kini meluas ke sejumlah negara di kawasan. Menurut data dari laporan pemerintah, militer, otoritas kesehatan, serta lembaga penyelamat di negara-negara terdampak, jumlah korban jiwa di Iran adalah yang terbesar.

Kementerian Kesehatan Iran melaporkan pada 8 Maret bahwa lebih dari 1.200 orang tewas akibat serangan tersebut. Di antara korban terdapat sekitar 200 perempuan dan 200 anak di bawah usia 12 tahun. Selain itu, lebih dari 10.000 warga sipil dilaporkan mengalami luka-luka.

Sementara itu, lembaga pemantau yang berbasis di Amerika Serikat, Human Rights Activists News Agency, pada 11 Maret menyebut jumlah korban tewas mencapai sedikitnya 1.825 orang.

Menurut HRANA, korban tersebut terdiri dari 1.276 warga sipil, termasuk setidaknya 200 anak-anak, serta 197 personel militer. Sebanyak 352 korban lainnya belum diklasifikasikan statusnya.
Pembatasan akses di Iran membuat jurnalis tidak dapat memverifikasi angka korban secara independen di lokasi serangan.

Di pihak Israel, otoritas setempat melaporkan total 14 orang tewas sejak perang dimulai. Tim penyelamat menyebut serangan rudal Iran menewaskan 12 orang di wilayah Israel, termasuk empat anak di bawah umur. Selain itu, militer Israel juga mengumumkan dua tentaranya tewas dalam pertempuran di wilayah selatan Libanon.

Pemerintah Libanon menyatakan sedikitnya 773 orang tewas sejak 2 Maret dalam pertempuran antara Israel dan kelompok bersenjata Hizbullah. Di antara korban tersebut terdapat 103 anak-anak. Militer Libanon juga melaporkan tiga tentaranya tewas. Hingga kini Hizbullah belum mengumumkan jumlah korban di pihak mereka.

Negara-negara Teluk melaporkan total 26 orang tewas sejak serangan Iran dimulai. Dari jumlah tersebut, 11 merupakan warga sipil adapun sisanya personel militer atau keamanan.

Di Kuwait, enam orang tewas, terdiri dari dua tentara, dua penjaga perbatasan, dan dua warga sipil, termasuk seorang anak perempuan berusia 11 tahun.

Kementerian Pertahanan Uni Emirat Arab melaporkan enam korban jiwa, yakni empat warga sipil dan dua personel militer yang tewas dalam kecelakaan helikopter akibat gangguan teknis.

Sementara itu, Arab Saudi mencatat dua korban sipil tewas. Bahrain juga melaporkan dua kematian. Pusat keamanan maritim di Oman melaporkan seorang pelaut tewas di laut serta dua orang lainnya meninggal akibat serangan drone di kawasan industri. Adapun Qatar melaporkan 16 orang terluka tanpa korban jiwa.

Komando Pusat Militer Amerika Serikat, United States Central Command, mengonfirmasi tujuh personel militer AS tewas, yakni enam di Kuwait dan satu di Arab Saudi.

Di Irak, sedikitnya 46 orang dilaporkan tewas sejak konflik pecah. Prancis menyatakan seorang tentaranya tewas akibat serangan drone Iran di wilayah Kurdistan Irak.

Militer Amerika Serikat juga melaporkan sebuah pesawat pengisi bahan bakar jatuh di Irak barat dan menewaskan enam awaknya. Insiden itu disebut tidak terkait serangan musuh.

Kelompok bersenjata yang berafiliasi dengan Iran menyebut 32 pejuang mereka tewas dalam serangan yang mereka tuding dilakukan oleh Amerika Serikat dan Israel.

Kelompok pemberontak Kurdi juga melaporkan sedikitnya lima milisi tewas akibat serangan yang diduga dilakukan Iran di wilayah utara Irak.

Sumber keamanan Kurdi mengatakan seorang penjaga bandara tewas dalam serangan drone di bandara Erbil. Selain itu, satu warga sipil dilaporkan meninggal akibat serpihan roket setelah serangan di tenggara Baghdad.

Militer Yordania melaporkan 14 orang mengalami luka akibat serpihan rudal dan drone Iran yang jatuh di beberapa wilayah negara tersebut. Tidak ada korban tewas yang dilaporkan. Di Suriah, media pemerintah melaporkan delapan orang terluka akibat serpihan dari saling serang antara Iran dan Israel.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Andhika
Berita Lainnya