Headline

SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.

Konflik AS-Israel dan Iran: 3.400 Jadwal Penerbangan Batal, Penumpang Tidur di Lantai Bandara.

Akmal Fauzi
02/3/2026 16:42
Konflik AS-Israel dan Iran: 3.400 Jadwal Penerbangan Batal, Penumpang Tidur di Lantai Bandara.
Flightradar(Al Jazeera)

EKSALASI perang antara Amerika Serikat- Israel dan Iran berakibat pada terganggunya penerbangan di seluruh Timur Tengah dan sekitarnya.  Hingga hari ini, lebih dari 3.400 penerbangan telah dibatalkan menyusul penutupan ruang udara secara masif di negara-negara Arab, meninggalkan sedikitnya 300.000 penumpang dalam kondisi terkatung-katung.

Penutupan ini menghantam jantung transportasi udara internasional. Bandara-bandara raksasa seperti Dubai International (DXB), Hamad International di Doha, serta bandara di Abu Dhabi dan Sharjah telah menangguhkan seluruh operasionalnya. Tercatat ada tujuh bandara utama yang kini berhenti berfungsi total.

Karena posisinya sebagai "jembatan" yang menghubungkan Eropa, Asia, dan Afrika, lumpuhnya hub Timur Tengah ini memicu efek domino global. Ribuan jadwal penerbangan di berbagai benua terpaksa dijadwalkan ulang atau dibatalkan karena rute lintas benua yang biasanya melewati wilayah Teluk kini tidak bisa dilalui.

Kondisi di dalam terminal dilaporkan sangat memprihatinkan. Media sosial dibanjiri unggahan foto dan video yang memperlihatkan lautan manusia yang memenuhi lantai bandara.

Para pelancong melaporkan antrean panjang untuk memesan ulang penerbangan, mendapatkan voucer hotel, atau menerima bantuan, dengan banyak di antaranya tidur di dalam terminal.

Otoritas penerbangan belum bisa memastikan kapan jadwal normal akan kembali dibuka, mengingat situasi keamanan masih tidak kondusif. (Al Jazeera/P-4)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akmal
Berita Lainnya