Headline

Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.

Prabowo Hadiri KTT Board of Peace, Kemenlu: Tidak Ada Perubahan Sikap soal Palestina

Ferdian Ananda Majni
12/2/2026 14:29
Prabowo Hadiri KTT Board of Peace, Kemenlu: Tidak Ada Perubahan Sikap soal Palestina
Daerah Sheikh Radwan yang hancur, di utara Kota Gaza, 6 November 2025(Xinhua)

PRESIDEN Prabowo Subianto dipastikan akan menghadiri konferensi tingkat tinggi perdana Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP) yang akan digelar di Amerika Serikat pekan depan. Kehadiran Indonesia dalam forum tersebut ditegaskan tidak mengubah posisi prinsip politik luar negeri RI terkait konflik Palestina.

Juru Bicara II Kementerian Luar Negeri RI, Vahd Nabyl A. Mulachela menyampaikan bahwa partisipasi Indonesia di BoP tidak boleh ditafsirkan sebagai bentuk normalisasi hubungan politik dengan pihak tertentu.

"Kehadiran Indonesia di Board of Peace (BoP) tidak dimaknai sebagai normalisasi hubungan politik dengan pihak manapun, atau sebagai legitimasi terhadap kebijakan negara manapun," kata Vahd dalam keteranganya, Kamis (12/2)

Ia menjelaskan, keikutsertaan Indonesia didasarkan pada mandat stabilisasi, perlindungan warga sipil, penyaluran bantuan kemanusiaan, serta rekonstruksi Gaza di Palestina, sebagaimana diamanatkan dalam Resolusi Dewan Keamanan PBB 2803 (2025).

Menurutnya, komposisi keanggotaan BoP tidak akan memengaruhi sikap dasar Indonesia terhadap isu Palestina. "Keanggotaan negara manapun dalam BoP tidak mengubah posisi prinsip tersebut," tegasnya.

Di dalam BoP maupun forum internasional lainnya, Indonesia secara konsisten menyerukan penghentian kekerasan terhadap warga sipil dan mengecam pelanggaran hukum internasional, termasuk hukum humaniter internasional, yang terjadi di Gaza. 

Selain itu, Indonesia juga terus mendorong pembukaan akses bantuan kemanusiaan serta realisasi Solusi Dua Negara sebagai jalan penyelesaian konflik.

Dalam konteks proses perdamaian, Indonesia menilai penting adanya keterlibatan seluruh pihak yang berkonflik. Karena itu, melalui keanggotaan di BoP, Indonesia akan berupaya aktif mendorong partisipasi Otoritas Palestina dalam setiap proses yang berlangsung.

Indonesia juga menekankan bahwa seluruh langkah dalam forum tersebut harus tetap berorientasi pada kepentingan Palestina, menghormati hak-hak dasar rakyat Palestina, serta mendukung terwujudnya solusi dua negara yang adil dan berkelanjutan. (Fer/I-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Irvan Sihombing
Berita Lainnya