Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
DALAM lembaran suci Al-Quran, terdapat satu nama yang bukan dari golongan nabi maupun rasul. Namanya diabadikan menjadi salah satu nama surah, yaitu Surah Luqman.
Beliau ialah Luqmanul Hakim. Sosok tersebut dikenal karena kedalaman ilmu dan kebijaksanaannya (hikmah).
Banyak umat Islam bertanya-tanya, siapakah sebenarnya sosok ini dan bagaimana kedudukannya dalam sejarah para nabi? Memahami sosok Luqman akan membawa kita pada pemahaman mendalam tentang pola asuh dan tauhid seharusnya diajarkan dalam keluarga.
Luqmanul Hakim bukanlah seorang nabi, melainkan seorang hamba Allah yang saleh dan dianugerahi hikmah yang luar biasa. Mengenai asal-usulnya, para ulama tafsir memiliki beberapa pendapat.
Ibnu Abbas menyebutkan bahwa Luqman ialah seorang tukang kayu dari Ethiopia (Habsyi). Ada pula yang menyebutnya sebagai seorang penggembala atau penjahit dari Mesir.
Secara silsilah, beberapa riwayat menyebutkan nama lengkapnya ialah Luqman bin 'Anqa' bin Sadun. Ada pula pendapat yang menyatakan beliau ialah keponakan Nabi Ayyub AS atau sepupu dari Nabi Ayyub.
Meskipun secara fisik digambarkan sederhana, kemuliaan jiwanya menjadikannya manusia pilihan yang kata-katanya penuh makna.
Nasihat Luqman kepada anaknya merupakan inti dari Surah Luqman ayat 13 hingga 19. Namun, siapakah nama anak tersebut? Dalam kitab-kitab tafsir dan tarikh (sejarah), terdapat beberapa penyebutan nama anak Luqman:
1. Tharan. Nama ini yang paling sering disebut dalam berbagai literatur klasik.
2. An'am: Beberapa riwayat lain menyebutkan nama ini.
3. Mathan: Nama alternatif lain.
Meskipun terdapat perbedaan pendapat mengenai nama spesifiknya, fokus utama Al-Quran ialah pada metode komunikasi dan materi pendidikan yang diberikan Luqman kepada sang anak yang dimulai dari larangan menyekutukan Allah (tauhid).
Baca juga: Ashabul Kahfi Perjalanan Iman, Tidur 309 Tahun, dan Misteri Wafatnya
Luqmanul Hakim hidup pada masa yang sangat penting dalam sejarah Bani Israil. Beliau merupakan kontemporer atau hidup sezaman dengan Nabi Daud AS. Hubungan keduanya digambarkan sebagai hubungan antara seorang nabi (pemimpin negara) dan seorang hakim atau penasihat bijak.
Dikisahkan bahwa sebelum Nabi Daud AS diangkat menjadi nabi, Luqman sudah dikenal sebagai pemberi fatwa di kalangan Bani Israil. Namun, setelah Nabi Daud menerima wahyu dan kenabian, Luqman memilih untuk berhenti memberikan fatwa secara resmi.
Baca juga: Benarkah Nabi Khidir Penasihat Perang Zulkarnain Ini Faktanya
Ketika ditanya alasannya, Luqman menjawab dengan penuh kerendahan hati. "Cukuplah bagiku jika masalahku sudah ditanggung oleh orang lain (Nabi Daud)."
Nabi Daud AS sendiri sangat menghormati Luqman. Dalam beberapa riwayat disebutkan bahwa Luqman sering menjadi teman diskusi Nabi Daud dalam memutuskan perkara-perkara yang sulit karena ketajaman logikanya yang dibimbing oleh iman.
Baca juga: Perbedaan Mukjizat, Karamah, Maunah, Sihir, dan Istidraj Beserta Dalilnya
Kebijaksanaan Luqman yang paling fenomenal alah kurikulum pendidikan anak yang ia terapkan. Berikut sejumlah pilar utama nasihatnya.
Menanamkan bahwa Allah adalah satu-satunya tujuan hidup dan tidak boleh disekutukan dengan apa pun.
Mengingat jasa ibu yang telah mengandung dan menyapih dengan penuh penderitaan.
Baca juga: Kumpulan Ayat Al-Quran dan Hadis tentang Puasa Ramadan serta Artinya
Mengajarkan bahwa sekecil apa pun perbuatan, bahkan sebesar biji sawi, akan mendapatkan balasan dari Allah.
Membangun kesalehan pribadi melalui salat dan kesalehan sosial melalui dakwah.
Baca juga: Urutan 30 Surat Juz Amma Lengkap Arab, Latin, dan Arti
Larangan bersikap sombong, angkuh, serta perintah untuk berbicara dengan suara yang lembut dan sopan.
Luqmanul Hakim ialah bukti nyata bahwa kemuliaan di sisi Allah SWT tidak bergantung pada nasab kenabian atau jabatan, melainkan pada hikmah dan ketakwaan. Hubungannya yang harmonis dengan Nabi Daud AS menunjukkan bagaimana ilmu dan wahyu saling menguatkan dalam membangun peradaban yang beradab.
Baca juga: 37 Surat dalam Juz Amma dengan Bahasa Arab, Latin, dan Terjemahan
Mayoritas ulama berpendapat bahwa Luqmanul Hakim bukanlah seorang nabi, melainkan seorang wali Allah yang dianugerahi hikmah (ilmu yang bermanfaat dan amal saleh).
Al-Hakim berarti orang yang bijaksana atau ahli hikmah. Gelar ini diberikan karena setiap perkataan dan perbuatannya selalu tepat dan mengandung kebenaran.
Beliau banyak menghabiskan waktunya di wilayah Syam (Palestina) dan Mesir serta mengabdi sebagai hakim di masa pemerintahan Nabi Daud AS.
Baca juga: Bacaan Doa Sayyidul Istighfar Arab, Latin, dan Arti
1. Memulai pendidikan anak dari aspek tauhid (akidah).
2. Memosisikan diri sebagai teman bicara yang lembut bagi anak (panggilan ya bunayya).
3. Menyeimbangkan antara ibadah ritual (salat) dan akhlak sosial (tidak sombong).
4. Mengakui otoritas pemimpin yang sah (sikap hormatnya kepada Nabi Daud AS). (I-2)
PENAFIAN
Artikel ini diolah dan disusun oleh kecerdasan buatan (AI) dan telah melalui proses penyuntingan serta verifikasi fakta oleh redaksi.
Temukan kisah inspiratif Nabi Ilyasa AS, keturunan mulia Nabi Yakub yang dianugerahi mukjizat luar biasa dan menjadi pemimpin bijaksana Bani Israil.
Pelajari sejarah Nabi Ilyas AS: Silsilah dari Nabi Yakub, perjuangan melawan penyembah berhala Baal, hingga mukjizat mendatangkan hujan.
Telusuri kisah lengkap Nabi Sulaiman AS: mukjizat menundukkan jin dan angin, dialog dengan semut, pertemuan dengan Ratu Bilqis, hingga rahasia wafatnya.
Telusuri silsilah Nabi Daud AS, hubungannya dengan Nabi Yakub dan Zulkifli, rahasia Kitab Zabur, hingga mukjizat melunakkan besi dalam sejarah Bani Israil.
Simak kisah Ashabul Kahfi yang tertidur 309 tahun di gua. Pelajari perjuangan iman, mukjizat waktu, hingga detik-detik wafatnya mereka yang misterius.
Temukan kisah inspiratif Nabi Ilyasa AS, keturunan mulia Nabi Yakub yang dianugerahi mukjizat luar biasa dan menjadi pemimpin bijaksana Bani Israil.
Pelajari sejarah Nabi Ilyas AS: Silsilah dari Nabi Yakub, perjuangan melawan penyembah berhala Baal, hingga mukjizat mendatangkan hujan.
Telusuri kisah lengkap Nabi Sulaiman AS: mukjizat menundukkan jin dan angin, dialog dengan semut, pertemuan dengan Ratu Bilqis, hingga rahasia wafatnya.
Telusuri silsilah Nabi Daud AS, hubungannya dengan Nabi Yakub dan Zulkifli, rahasia Kitab Zabur, hingga mukjizat melunakkan besi dalam sejarah Bani Israil.
Telusuri kisah lengkap Nabi Zulkifli AS, mulai dari silsilah keluarga dengan Nabi Ya'qub, perjuangan memimpin rakyat, hingga mukjizat kesabarannya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved