Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
KISAH hikmah Ashabul Kahfi merupakan salah satu bukti sejarah paling kuat mengenai kekuasaan Allah SWT dalam mengendalikan waktu dan alam semesta. Kisah ini diabadikan dalam Al-Qur'an sebagai pelajaran bagi umat manusia tentang pentingnya menjaga integritas iman di tengah penindasan.
Kisah ini bermula pada abad ke-3 Masehi di kota Efesus. Raja Dikyanus, seorang penguasa pagan yang fanatik, memerintahkan hukuman mati bagi siapa saja yang menolak menyembah berhala. Tujuh pemuda yang memiliki kedudukan tinggi di kerajaan memilih untuk meninggalkan segala kemewahan demi mempertahankan tauhid.
Mereka berlindung di dalam gua yang tersembunyi. Di sana, mereka memanjatkan doa yang sangat masyhur. "Wahai Tuhan kami, berikanlah rahmat kepada kami dari sisi-Mu dan sempurnakanlah bagi kami petunjuk yang lurus dalam urusan kami" (QS. Al-Kahfi: 10).
Al-Qur'an menjelaskan dalam ayat ke-18 bahwa Allah membolak-balikkan tubuh mereka ke kanan dan ke kiri. Secara medis pada 2026, kita memahami bahwa ini merupakan cara untuk mencegah luka tekan (decubitus ulcer) dan memastikan sirkulasi darah tetap terjaga meskipun dalam keadaan tidur beratus-ratus tahun.
Setelah 309 tahun berlalu, Allah membangunkan mereka. Peradaban telah berubah. Masyarakat yang dulunya menyembah berhala kini telah menjadi masyarakat yang beriman di bawah kepemimpinan raja yang adil. Penemuan identitas mereka bermula dari sekeping koin perak kuno yang dibawa oleh salah satu pemuda untuk membeli roti di pasar.
Baca juga: Asal Usul Dajjal Kisah Tamim Ad-Dari, Ciri Fisik, dan Lokasi Kemunculan
| Aspek Perubahan | Masa Raja Dikyanus | Masa Setelah 309 Tahun |
|---|---|---|
| Keyakinan | Paganisme (Menyembah Berhala) | Tauhid (Menyembah Allah) |
| Mata Uang | Koin Kuno Dikyanus | Mata Uang Baru |
| Status Pemuda | Buronan Kerajaan | Pahlawan Iman |
Banyak yang bertanya alasan Allah mewafatkan mereka tak lama setelah mereka terbangun. Para ulama tafsir menjelaskan bahwa tujuan utama mereka dibangunkan adalah sebagai ayat atau tanda kekuasaan Allah bagi penduduk kota tersebut yang sedang berselisih mengenai hari kiamat dan kebangkitan jasad.
Setelah kebenaran tersebut nyata bagi semua orang, para pemuda itu kembali ke tempat peristirahatan mereka di dalam gua. Allah kemudian mewafatkan mereka dalam keadaan tenang. Raja yang beriman kemudian memerintahkan agar gua tersebut dijaga dan dibangun tempat ibadah di dekatnya sebagai monumen peringatan akan mukjizat tersebut.
Kisah Ashabul Kahfi mengajarkan kita bahwa Allah adalah sebaik-baik penjaga bagi mereka yang menyerahkan urusannya kepada-Nya. Di era modern ini, kisah mereka tetap relevan sebagai pengingat bahwa tidak ada yang mustahil bagi Allah, termasuk membangkitkan yang telah mati dan memutarbalikkan waktu demi hamba-Nya yang setia.
Baca juga: Surat Al-Kahfi Asbabun Nuzul, 4 Pesan Pokok, dan Keutamaan Membacanya
PENAFIAN
Artikel ini diolah dan disusun oleh kecerdasan buatan (AI) dan telah melalui proses penyuntingan serta verifikasi fakta oleh redaksi.
Mengapa ulama terdahulu mengulang satu kitab hingga 1.000 kali? Simak rahasia tradisi itqan dan kaitan pengulangan dengan sains modern (neuroscience).
Temukan rahasia keteguhan Maryam binti Imran dalam Al-Quran. Kisah keteladanan, kesucian, dan mukjizat di balik mihrab yang menginspirasi.
Telusuri sejarah lengkap Keluarga Ali Imran, mulai dari silsilah, kelahiran Maryam, hingga perjuangan Nabi Isa AS dalam artikel komprehensif ini.
Pelajari silsilah Nabi Zakaria sebagai keturunan Nabi Yakub, perjuangannya di Baitul Maqdis, mukjizat kelahiran Nabi Yahya, hingga akhir hayatnya.
Telusuri hubungan silsilah Nabi Yunus dengan Nabi Yakub, kisah perjuangan di Ninawa, mukjizat dalam perut paus, hingga akhir hayatnya yang inspiratif.
Telusuri sejarah Luqmanul Hakim, sosok ahli hikmah yang kisahnya diabadikan dalam Al-Quran. Simak hubungan beliau dengan Nabi Dawud AS dan nasihat untuk anaknya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved