Headline

RI tetap komitmen perjuangkan kemerdekaan Palestina.

Ashabul Kahfi: Perjalanan Iman, Tidur 309 Tahun, dan Misteri Wafatnya

Wisnu Arto Subari
04/2/2026 21:06
Ashabul Kahfi: Perjalanan Iman, Tidur 309 Tahun, dan Misteri Wafatnya
Ilustrasi.(Freepik)

KISAH hikmah Ashabul Kahfi merupakan salah satu bukti sejarah paling kuat mengenai kekuasaan Allah SWT dalam mengendalikan waktu dan alam semesta. Kisah ini diabadikan dalam Al-Qur'an sebagai pelajaran bagi umat manusia tentang pentingnya menjaga integritas iman di tengah penindasan.

Konteks Sejarah: Pelarian dari Kekejaman Raja Dikyanus

Kisah ini bermula pada abad ke-3 Masehi di kota Efesus. Raja Dikyanus, seorang penguasa pagan yang fanatik, memerintahkan hukuman mati bagi siapa saja yang menolak menyembah berhala. Tujuh pemuda yang memiliki kedudukan tinggi di kerajaan memilih untuk meninggalkan segala kemewahan demi mempertahankan tauhid.

Mereka berlindung di dalam gua yang tersembunyi. Di sana, mereka memanjatkan doa yang sangat masyhur. "Wahai Tuhan kami, berikanlah rahmat kepada kami dari sisi-Mu dan sempurnakanlah bagi kami petunjuk yang lurus dalam urusan kami" (QS. Al-Kahfi: 10).

Fakta Menarik: Mukjizat Biologis

Al-Qur'an menjelaskan dalam ayat ke-18 bahwa Allah membolak-balikkan tubuh mereka ke kanan dan ke kiri. Secara medis pada 2026, kita memahami bahwa ini merupakan cara untuk mencegah luka tekan (decubitus ulcer) dan memastikan sirkulasi darah tetap terjaga meskipun dalam keadaan tidur beratus-ratus tahun.

Terbangunnya para Penjaga Iman

Setelah 309 tahun berlalu, Allah membangunkan mereka. Peradaban telah berubah. Masyarakat yang dulunya menyembah berhala kini telah menjadi masyarakat yang beriman di bawah kepemimpinan raja yang adil. Penemuan identitas mereka bermula dari sekeping koin perak kuno yang dibawa oleh salah satu pemuda untuk membeli roti di pasar.

Baca juga: Asal Usul Dajjal Kisah Tamim Ad-Dari, Ciri Fisik, dan Lokasi Kemunculan

Aspek Perubahan Masa Raja Dikyanus Masa Setelah 309 Tahun
Keyakinan Paganisme (Menyembah Berhala) Tauhid (Menyembah Allah)
Mata Uang Koin Kuno Dikyanus Mata Uang Baru
Status Pemuda Buronan Kerajaan Pahlawan Iman

Wafatnya Ashabul Kahfi: Tanda Kebangkitan

Banyak yang bertanya alasan Allah mewafatkan mereka tak lama setelah mereka terbangun. Para ulama tafsir menjelaskan bahwa tujuan utama mereka dibangunkan adalah sebagai ayat atau tanda kekuasaan Allah bagi penduduk kota tersebut yang sedang berselisih mengenai hari kiamat dan kebangkitan jasad.

Setelah kebenaran tersebut nyata bagi semua orang, para pemuda itu kembali ke tempat peristirahatan mereka di dalam gua. Allah kemudian mewafatkan mereka dalam keadaan tenang. Raja yang beriman kemudian memerintahkan agar gua tersebut dijaga dan dibangun tempat ibadah di dekatnya sebagai monumen peringatan akan mukjizat tersebut.

Kesimpulan

Kisah Ashabul Kahfi mengajarkan kita bahwa Allah adalah sebaik-baik penjaga bagi mereka yang menyerahkan urusannya kepada-Nya. Di era modern ini, kisah mereka tetap relevan sebagai pengingat bahwa tidak ada yang mustahil bagi Allah, termasuk membangkitkan yang telah mati dan memutarbalikkan waktu demi hamba-Nya yang setia.

Baca juga: Surat Al-Kahfi Asbabun Nuzul, 4 Pesan Pokok, dan Keutamaan Membacanya

PENAFIAN

Artikel ini diolah dan disusun oleh kecerdasan buatan (AI) dan telah melalui proses penyuntingan serta verifikasi fakta oleh redaksi.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya