Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
DALAM eskatologi Islam, tidak ada ujian yang lebih dahsyat sejak penciptaan Nabi Adam AS hingga hari kiamat selain fitnah Al-Masih Ad-Dajjal. Sosok ini bukan sekadar simbol kejahatan, melainkan entitas nyata yang saat ini sedang menunggu waktu untuk dilepaskan.
Artikel ini akan mengupas tuntas asal usul Dajjal berdasarkan dalil shahih. Ini membedakannya dengan tokoh Ibnu Sayyad serta mengungkap lokasi penjaranya.
Rasulullah SAW memberikan julukan spesifik ini bukan tanpa alasan. Secara bahasa Arab, maknanya adalah:
Baca juga: Asal Usul Imam Mahdi Nasab, Ciri Fisik, dan Kronologi Kemunculannya
Banyak kesimpangsiuran mengenai siapa orangtua Dajjal. Untuk memahami asalnya, kita perlu membedakan dua narasi besar dalam hadits:
Mayoritas ulama (jumhur) sepakat bahwa Dajjal adalah manusia keturunan Adam, bukan jin. Ia diberi umur panjang (ditangguhkan ajalnya) seperti Nabi Isa AS, tetapi untuk tujuan penyesatan.
Baca juga: Asal Usul Yajuj Majuj Silsilah, Lokasi Tembok Zulkarnain, dan Fakta Akhir Zaman
Dalam Musnad Ahmad, terdapat riwayat tentang sepasang suami istri Yahudi di Madinah yang mandul selama 30 tahun, lalu lahirlah anak laki-laki bermata cacat yang matanya tidur tetapi hatinya terjaga. Anak ini bernama Ibnu Sayyad.
Umar bin Khattab RA pernah bersumpah di depan Nabi bahwa Ibnu Sayyad adalah Dajjal dan Nabi SAW diam (tidak membantah). Namun, pendapat ulama peneliti (muhaqqiq) seperti Imam An-Nawawi menyimpulkan Ibnu Sayyad hanyalah Dajjal Kecil atau pendusta, sedangkan Dajjal Besar adalah sosok berbeda yang ditemui Tamim Ad-Dari di tengah laut.
Baca juga: Asal Usul Malaikat Menurut Islam Makhluk Cahaya yang Tercipta sebelum Adam
Bukti paling valid mengenai keberadaan fisik Dajjal terdapat dalam Hadits Riwayat Muslim no. 2942. Kisah ini bermula ketika Tamim Ad-Dari (seorang pelaut Kristen yang kemudian masuk Islam) terdampar di sebuah pulau tak dikenal.
Ketika Tamim menjawab bahwa kurma Baisan dan air Tiberias masih ada tetapi akan berkurang, sosok itu berkata: "Ketahuilah, aku adalah Al-Masih Ad-Dajjal, dan sebentar lagi aku akan diizinkan keluar."
Baca juga: Asal Usul Jin Menurut Islam Diciptakan sebelum Adam dari Api Samum
Rasulullah SAW memberikan deskripsi fisik yang sangat rinci agar umatnya tidak tertipu:
Baca juga: Apa Perbedaan Mendasar Jin, Iblis, dan Setan dalam Islam
Meskipun saat ini ia dipenjara di pulau misterius, Rasulullah SAW telah memetakan jalur kemunculannya di daratan:
Dajjal akan mengelilingi bumi selama 40 hari. Hari pertama rasanya setahun, hari kedua sebulan, hari ketiga sepekan, dan sisanya seperti hari biasa. Petualangannya akan berakhir saat Nabi Isa AS turun di Menara Putih Damaskus.
Dajjal akan lari dan akhirnya terbunuh di Gerbang Ludd (Lod). Lokasi ini sekarang adalah sebuah kota di dekat Tel Aviv, Israel, yang menjadi lokasi bandara strategis.
Ya, berdasarkan Hadits Tamim Ad-Dari dalam Shahih Muslim, Dajjal saat ini masih hidup dan terbelenggu di sebuah pulau hingga Allah mengizinkannya lepas.
Rasulullah SAW menunjuk ke arah Timur (dari Madinah). Beberapa ulama berpendapat di Laut Arab atau Samudra Hindia. Namun lokasi pastinya dirahasiakan Allah.
Samiri adalah pembuat patung sapi di zaman Nabi Musa AS. Meskipun ada teori konspirasi yang menyamakan keduanya, mayoritas ahli hadits memisahkan keduanya sebagai individu yang berbeda.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved