Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Mengenal Aqaid 50: Rincian Sifat Wajib, Mustahil, Jaiz Allah dan Rasul

Wisnu Arto Subari
09/1/2026 16:55
Mengenal Aqaid 50: Rincian Sifat Wajib, Mustahil, Jaiz Allah dan Rasul
Ilustrasi.(Freepik)

DALAM ajaran Islam, khususnya manhaj Ahlussunnah wal Jamaah (Asy'ariyah dan Maturidiyah), memahami Aqaid 50 (Sifat 50) adalah fondasi utama keimanan atau tauhid. Sering kali masyarakat umum menyebutnya sebagai Sifat 20, padahal Sifat 20 hanyalah sebagian dari total 50 akidah yang wajib diketahui.

Angka 50 bukanlah jumlah Tuhan, melainkan jumlah sifat-sifat ketuhanan dan kenabian yang menjadi tolak ukur keimanan seorang mukmin. Mempelajarinya adalah fardhu 'ain (kewajiban individu) agar iman kita terhindar dari keraguan dan kesesatan.

Baca juga: Enam Rukun Iman dan Penjelasannya

Apa Itu Konsep Aqaid 50?

Aqaid 50 adalah rumusan teologis yang merangkum sifat-sifat Allah SWT dan para Rasul-Nya. Berikut adalah rincian matematis dari Aqaid 50:

  • 20 Sifat Wajib bagi Allah.
  • 20 Sifat Mustahil bagi Allah.
  • 1 Sifat Jaiz bagi Allah.
  • 4 Sifat Wajib bagi Rasul.
  • 4 Sifat Mustahil bagi Rasul.
  • 1 Sifat Jaiz bagi Rasul.

Total = 50 Akidah.


1. Klasifikasi 20 Sifat Wajib dan Mustahil bagi Allah

Para ulama membagi 20 sifat wajib Allah ke dalam empat kategori utama untuk memudahkan pemahaman: Nafsiyah, Salbiyah, Ma'ani, dan Ma'nawiyah. Berikut adalah tabel perbandingannya dengan sifat mustahil:

Kategori Sifat Wajib (Pasti Ada) Arti Sifat Mustahil (Tidak Mungkin Ada) Arti
Nafsiyah
(Terkait Dzat)
1. Wujud Ada 'Adam Tiada
Salbiyah
(Menolak kekurangan)
2. Qidam Terdahulu Huduts Baru
3. Baqa Kekal Fana Rusak/Binasa
4. Mukhalafatu lil hawaditsi Berbeda dengan makhluk Mumatsalatu lil hawaditsi Serupa dengan makhluk
5. Qiyamuhu binafsihi Berdiri sendiri Ihtiyaju lighairihi Butuh kepada yang lain
6. Wahdaniyah Esa/Tunggal Ta'addud Berbilang
Ma'ani
(Sifat abstrak yang wujud)
7. Qudrat Berkuasa 'Ajzun Lemah
8. Iradat Berkehendak Karahah Terpaksa
9. Ilmu Mengetahui Jahlun Bodoh
10. Hayat Hidup Mautun Mati
11. Sama' Mendengar Summun Tuli
12. Basar Melihat 'Umyun Buta
13. Kalam Berfirman Bukmun Bisu
Ma'nawiyah
(Keadaan dari sifat Ma'ani)
14. Kaunuhu Qadiran Keadaan-Nya Berkuasa Kaunuhu 'Ajizan Keadaan-Nya Lemah
15. Kaunuhu Muridan Keadaan-Nya Berkehendak Kaunuhu Karihan Keadaan-Nya Terpaksa
16. Kaunuhu 'Aliman Keadaan-Nya Mengetahui Kaunuhu Jahilan Keadaan-Nya Bodoh
17. Kaunuhu Hayyan Keadaan-Nya Hidup Kaunuhu Mayyitan Keadaan-Nya Mati
18. Kaunuhu Sami'an Keadaan-Nya Mendengar Kaunuhu Asamma Keadaan-Nya Tuli
19. Kaunuhu Basiran Keadaan-Nya Melihat Kaunuhu A'ma Keadaan-Nya Buta
20. Kaunuhu Mutakalliman Keadaan-Nya Berfirman Kaunuhu Abkama Keadaan-Nya Bisu

 

2. Dalil Naqli Sifat-Sifat Allah (Al-Qur'an)

Keimanan dalam Islam harus didasari oleh dalil. Berikut adalah dalil naqli (sumber Al-Qur'an) untuk sifat-sifat utama Allah:

a. Dalil Sifat Wujud (Ada)

QS. As-Sajdah: 4
"Allāhullażī khalaqas-samāwāti wal-arḍa wa mā bainahumā..."
Artinya: "Allah-lah yang telah menciptakan langit dan bumi dan segala yang ada di antara keduanya..."

b. Dalil Sifat Qidam (Terdahulu)

QS. Al-Hadid: 3
"Huwal-awwalu wal-ākhiru waẓ-ẓāhiru wal-bāṭin..."
Artinya: "Dialah Yang Awal dan Yang Akhir, Yang Zahir dan Yang Batin..."

c. Dalil Sifat Wahdaniyah (Esa)

QS. Al-Ikhlas: 1
"Qul huwallāhu aḥad."
Artinya: "Katakanlah (Muhammad), 'Dialah Allah, Yang Maha Esa'."

d. Dalil Sifat Sama' dan Basar (Mendengar & Melihat)

QS. Asy-Syura: 11
"...wa huwas-samī'ul-baṣīr."
Artinya: "...dan Dialah Yang Maha Mendengar, Maha Melihat."

e. Dalil Sifat Kalam (Berfirman)

QS. An-Nisa: 164
"...wa kallamallāhu mūsā taklīmā."
Artinya: "...dan Allah telah berbicara kepada Musa dengan langsung."

Baca juga: Rukun Islam Lima Pilar dalam Kehidupan Muslim

3. Satu Sifat Jaiz bagi Allah

Allah hanya memiliki satu sifat Jaiz (wenang), yaitu:

Fi'lu kulli mumkinin au tarkuhu (Memperbuat sesuatu yang mungkin atau meninggalkannya).

Artinya, Allah bebas mutlak untuk menciptakan makhluk atau tidak, memberi kekayaan atau kemiskinan, tanpa ada paksaan dari siapapun.

Dalil: QS. Al-Qasas: 68
"Wa rabbuka yakhluqu mā yasyā'u wa yakhtār..."
Artinya: "Dan Tuhanmu menciptakan apa yang Dia kehendaki dan memilihnya..."

4. Sifat-Sifat bagi Rasul (Wajib, Mustahil, Jaiz)

Selain Allah, kita juga wajib mengenal sifat para utusan-Nya agar bisa membedakan nabi yang asli dan yang palsu.

a. 4 Sifat Wajib & Mustahil Rasul

Sifat Wajib Arti Sifat Mustahil Arti
1. Shiddiq Jujur/Benar Kidzib Dusta/Bohong
2. Amanah Terpercaya Khianat Berkhianat
3. Tabligh Menyampaikan Kitman Menyembunyikan
4. Fathonah Cerdas Baladah Bodoh

b. Dalil Sifat Rasul

  • Shiddiq: QS. Maryam: 41 (Kisah Nabi Ibrahim sebagai Siddiqan Nabiyya).
  • Amanah: QS. An-Nisa: 58 (Perintah menyampaikan amanat).
  • Tabligh: QS. Al-Ma'idah: 67 ("Wahai Rasul! Sampaikanlah apa yang diturunkan kepadamu...").

Baca juga: 25 Nabi dan Rasul beserta Tugas dan Mukjizatnya

c. Satu Sifat Jaiz Rasul

Para Rasul memiliki satu sifat jaiz, yaitu A'radhul Basyariyah.

Artinya, para Rasul boleh memiliki sifat-sifat kemanusiaan selama tidak mengurangi derajat kenabian mereka. Contohnya: makan, minum, tidur, menikah, dan sakit ringan (yang tidak menjijikkan).

Dalil: QS. Al-Furqan: 20
"Wa mā arsalnā qablaka minal-mursalīna illā innahum laya'kulụnaṭ-ṭa'āma wa yamsyụna fil-aswāq..."
Artinya: "Dan Kami tidak mengutus rasul-rasul sebelummu (Muhammad), melainkan mereka pasti memakan makanan dan berjalan di pasar-pasar..."

Baca juga: Ini 99 Asmaul Husna sebagai Wirid dan Doa serta Lantunannya

Keutamaan Mempelajari Aqaid 50

Mempelajari Aqaid 50 bukan sekadar hafalan, melainkan benteng akidah. Dengan memahami sifat-sifat ini, seorang Muslim akan:

  1. Terhindar dari syirik (menyekutukan Allah).
  2. Tidak mudah tertipu oleh pengakuan nabi palsu.
  3. Mengenal keagungan Allah yang tidak serupa dengan makhluk (Mukhalafatu lil hawaditsi).

Semoga kita senantiasa dikuatkan dalam iman dan Islam dengan memahami tauhid secara benar.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya