Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
DALAM eskatologi (ilmu akhir zaman) Islam, sosok Imam Mahdi menempati posisi sentral sebagai pemimpin adil yang dinanti-nantikan. Berbeda dengan Dajjal yang merupakan fitnah (ujian) terbesar, Imam Mahdi adalah simbol harapan yang akan memenuhi bumi dengan keadilan dan kedamaian setelah sebelumnya dipenuhi kezaliman.
Namun, banyaknya klaim palsu dan distorsi sejarah membuat profil sosok ini sering kali kabur di mata awam. Artikel ini akan mengupas tuntas asal usul Imam Mahdi, garis keturunannya (nasab) menurut Ahlus Sunnah wal Jamaah, ciri fisiknya yang spesifik, serta kronologi kemunculannya berdasarkan hadits-hadits shahih.
Secara bahasa, Al-Mahdi berarti orang yang diberi petunjuk. Ini bukanlah nama asli, melainkan gelar (laqab) yang diberikan Rasulullah SAW karena ia akan dibimbing langsung oleh Allah SWT untuk memimpin umat Islam.
Baca juga: Asal Usul Dajjal Kisah Tamim Ad-Dari, Ciri Fisik, dan Lokasi Kemunculan
Rasulullah SAW bersabda, "Al-Mahdi berasal dari umatku, yang akan diishlah (diperbaiki/diberi kemampuan memimpin) oleh Allah dalam satu malam." (HR. Ahmad dan Ibnu Majah). Maknanya, Allah SWT mempersiapkannya secara mendadak untuk memikul beban kepemimpinan umat.
Salah satu poin krusial dalam mengidentifikasi Imam Mahdi yang asli adalah mengetahui silsilahnya. Rasulullah SAW memberikan kunci identifikasi yang sangat jelas:
Dalam hadits riwayat Abu Dawud dan Tirmidzi, Rasulullah SAW bersabda: "Namanya sama dengan namaku, dan nama ayahnya sama dengan nama ayahku."
Artinya, nama asli Imam Mahdi adalah Muhammad bin Abdullah. Hadits ini sekaligus mematahkan berbagai klaim orang yang mengaku sebagai Mahdi tetapi memiliki nama yang berbeda.
Baca juga: Asal Usul Yajuj Majuj Silsilah, Lokasi Tembok Zulkarnain, dan Fakta Akhir Zaman
Para ulama sepakat bahwa Imam Mahdi adalah keturunan Fatimah Az-Zahra RA. Namun, terdapat perbedaan pandangan mendasar mengenai jalur spesifiknya:
Baca juga: Asal Usul Malaikat Menurut Islam Makhluk Cahaya yang Tercipta sebelum Adam
Agar umat tidak tertipu oleh figur palsu, Rasulullah SAW merinci ciri fisik Imam Mahdi dalam hadits riwayat Abu Dawud (No. 4285):
| Ciri Fisik | Istilah Arab | Deskripsi |
|---|---|---|
| Dahi | Ajla al-jabhah | Memiliki dahi yang lebar atau tersingkap rambut bagian depannya (menandakan kewibawaan dan kecerdasan). |
| Hidung | Aqna al-anf | Hidung yang mancung, panjang, dan indah (aquiline nose). |
| Fisik | - | Tubuhnya kokoh dan tegap (sebagian riwayat menyebut posturnya seperti Bani Israil). |
Imam Mahdi tidak muncul melalui kampanye politik. Kemunculannya adalah takdir yang tak terelakkan di saat dunia sedang kacau balau (chaos).
Tanda awal kemunculannya adalah perselisihan hebat (perang saudara) antara tiga putra pemimpin yang memperebutkan kekuasaan/harta simpanan Ka'bah, tetapi tidak ada satupun dari mereka yang berhasil menguasainya.
Baca juga: Asal Usul Jin Menurut Islam Diciptakan sebelum Adam dari Api Samum
Saat konflik terjadi, Imam Mahdi (yang saat itu berada di Madinah) akan pergi ke Mekkah. Ia sebenarnya enggan menjadi pemimpin. Namun sekelompok umat Islam yang mengenali tanda-tandanya akan memaksanya untuk dibaiat (sumpah setia).
Proses baiat ini terjadi di Masjidil Haram, tepatnya di lokasi antara Rukun (Hajar Aswad) dan Maqam Ibrahim. Jumlah pasukan awal yang membaiatnya sangat sedikit, diriwayatkan setara dengan jumlah pasukan Perang Badar (sekitar 313 orang).
Baca juga: Apa Perbedaan Mendasar Jin, Iblis, dan Setan dalam Islam
Bukti mutlak bahwa ia adalah Mahdi yang asli adalah campur tangan alam atas izin Allah. Ketika berita pembaiatan itu terdengar, sebuah pasukan besar dari arah Syam dikirim untuk menyerangnya.
Namun, saat pasukan itu tiba di daerah gurun bernama Al-Baida (antara Mekkah dan Madinah), Allah menenggelamkan seluruh pasukan tersebut ke dalam bumi. Hanya satu atau dua orang yang disisakan selamat untuk mengabarkan berita tersebut ke seluruh dunia.
Setelah kekuasaannya kokoh, Imam Mahdi akan memimpin umat Islam selama 7 tahun (dalam riwayat lain 8 atau 9 tahun). Misi utamanya adalah:
Menurut pandangan Ahlus Sunnah wal Jamaah, tidak ada yang tahu pasti. Ia akan lahir dan tumbuh normal di zamannya sebagaimana manusia biasa. Berbeda dengan pandangan Syiah yang meyakini ia sudah lahir ribuan tahun lalu.
Bukan. Imam Mahdi adalah manusia biasa, seorang Khalifah (pemimpin) yang lurus, adil, dan keturunan Nabi Muhammad SAW. Ia tidak menerima wahyu kenabian, namun diberi petunjuk (ilham) oleh Allah untuk memimpin.
Ratu Adil adalah istilah dalam ramalan budaya Jawa (Jayabaya) yang memiliki kemiripan konsep "pemimpin penyelamat". Namun, Imam Mahdi adalah terminologi syariat Islam dengan ciri fisik, nasab, dan kronologi yang spesifik dijelaskan dalam hadits shahih.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved