ALLAH SWT berkuasa atas segala sesuatu, termasuk menciptakan kejadian yang melampaui hukum alam (sunnatullah). Fenomena ini diberikan kepada manusia dengan tujuan dan tingkatan yang berbeda-beda.
Berikut penjelasan mendalam mengenai kategori fenomena luar biasa tersebut. Silakan disimak
1. Mukjizat: Bukti Kenabian yang Melemahkan Lawan
Secara bahasa, mukjizat berasal dari kata 'ajaza yang berarti melemahkan. Mukjizat adalah kejadian luar biasa yang hanya diberikan Allah kepada para Nabi dan Rasul-Nya. Tujuannya membuktikan kebenaran risalah kenabian dan membungkam keraguan orang-orang kafir.
Mukjizat tidak bisa dipelajari dan tidak bisa ditandingi oleh siapapun. Contohnya adalah Al-Qur'an sebagai mukjizat terbesar Nabi Muhammad SAW serta tongkat Nabi Musa AS yang berubah menjadi ular.
"Katakanlah: 'Sesungguhnya jika manusia dan jin berkumpul untuk membuat yang serupa Al Quran ini, niscaya mereka tidak akan dapat membuat yang serupa dengan dia, sekalipun sebagian mereka menjadi pembantu bagi sebagian yang lain'." (QS. Al-Isra: 88)
2. Karamah: Kemuliaan bagi Para Wali Allah
Karamah adalah keistimewaan yang diberikan Allah kepada hamba-hamba-Nya yang saleh dan bertakwa (Wali Allah). Berbeda dengan mukjizat, karamah diberikan tanpa ada pengakuan sebagai nabi.
Karamah biasanya muncul secara tiba-tiba sebagai bentuk perlindungan atau pemuliaan dari Allah. Salah satu dalil karamah terdapat dalam kisah Maryam binti Imran yang selalu mendapatkan makanan di mihrabnya padahal tidak ada orang yang mengantarkannya.
"Setiap Zakaria masuk untuk menemui Maryam di mihrab, ia dapati makanan di sisinya. Zakaria bertanya: 'Hai Maryam dari mana ini bagimu?' Maryam menjawab: 'Ini dari sisi Allah'. Sesungguhnya Allah memberi rezeki kepada siapa yang dikehendaki-Nya tanpa hisab." (QS. Ali Imran: 37)
3. Maunah: Pertolongan bagi Orang Mukmin
Maunah adalah pertolongan yang diberikan Allah kepada orang mukmin biasa (bukan nabi maupun wali) untuk meringankan beban atau menyelamatkan mereka dari kesulitan yang besar. Maunah sering kita jumpai dalam peristiwa sehari-hari, seperti seseorang yang selamat dari bencana besar secara tidak terduga.
Maunah merupakan bukti kasih sayang Allah kepada hamba-Nya yang beriman dan selalu bertawakal. Kejadian ini tidak terjadi secara rutin, melainkan pada momen-momen kritis saat hamba tersebut sangat membutuhkan pertolongan.
Baca juga: Cara Mencuci Pakaian Najis yang Benar sesuai Syariat Islam
4. Sihir: Tipu Daya Setan dan Dosa Besar
Berbeda dengan tiga hal di atas yang datang dari Allah, sihir adalah fenomena luar biasa yang bersumber dari kerja sama antara manusia dengan setan. Sihir bersifat semu, merusak, dan bertujuan jahat. Sihir dapat dipelajari melalui ritual-ritual tertentu yang melanggar syariat.
Islam mengharamkan sihir secara mutlak dan mengategorikannya sebagai salah satu dosa besar yang membinasakan.
"...Padahal Sulaiman tidak kafir (tidak mengerjakan sihir), hanya syaitan-syaitan itulah yang kafir (mengerjakan sihir). Mereka mengajarkan sihir kepada manusia..." (QS. Al-Baqarah: 102)
Baca juga: Mandi Wajib tidak Boleh Pakai Sabun dan Sampo Ini Penjelasannya
Tabel Perbandingan: Cara Membedakan Fenomena Luar Biasa
| Aspek | Mukjizat | Karamah | Maunah | Sihir |
|---|---|---|---|---|
| Penerima | Nabi & Rasul | Wali Allah (Orang Saleh) | Orang Mukmin Biasa | Tukang Sihir/Dukun |
| Tujuan | Membuktikan Kenabian | Pemuliaan Hamba | Pertolongan Allah | Tipu Daya/Kejahatan |
| Sumber | Murni dari Allah | Murni dari Allah | Murni dari Allah | Bantuan Setan/Jin |
| Sifat | Tidak Bisa Dipelajari | Tidak Bisa Dipelajari | Spontan/Tiba-tiba | Bisa Dipelajari |
Waspada Istidraj: Keajaiban yang Menjadi Jebakan
Selain empat hal di atas, ada satu lagi yang perlu diwaspadai, yaitu Istidraj. Istidraj adalah kesenangan atau keajaiban berupa kelancaran rezeki dan urusan duniawi yang diberikan Allah kepada orang yang terus-menerus bermaksiat. Hal ini bukan bentuk kasih sayang, melainkan jebakan agar mereka semakin jauh dari jalan Allah sebelum akhirnya ditimpa azab yang pedih.
Baca juga: Penjelasan Ayat Muhkamat dan Mutasyabihat dalam Alquran Lengkap dengan Contoh
People Also Ask: FAQ Seputar Fenomena Luar Biasa
Apakah orang biasa bisa memiliki karamah?
Karamah hanya diberikan kepada mereka yang memiliki tingkat ketakwaan dan keimanan yang sangat tinggi (Wali Allah). Namun, setiap muslim bisa mendapatkan Maunah (pertolongan) dari Allah.
Bagaimana cara membedakan karamah dan sihir?
Cara termudah adalah melihat perilaku orang tersebut. Jika ia taat beribadah, rendah hati, dan sesuai syariat, itu mungkin karamah. Jika ia meninggalkan salat, meminta mahar aneh, atau perilakunya menyimpang, dipastikan itu adalah sihir atau tipu daya jin.
Baca juga: Memahami Perbedaan Tafwidh dan Takwil dalam Menjelaskan Sifat Allah
Apakah mukjizat masih ada setelah Nabi Muhammad wafat?
Mukjizat dalam bentuk kejadian fisik (seperti membelah bulan) sudah tidak ada karena kenabian telah tertutup. Namun, mukjizat terbesar yaitu Al-Qur'an tetap ada dan berlaku hingga akhir zaman.
Checklist Menjaga Akidah dari Fenomena Ajaib
- Selalu berpatokan pada Al-Qur'an dan Sunnah dalam menilai suatu kejadian.
- Tidak mudah kagum pada orang yang memiliki kemampuan aneh jika ia tidak taat beribadah.
- Membentengi diri dengan zikir pagi dan petang agar terhindar dari pengaruh sihir.
- Menyadari bahwa segala kekuatan hanya milik Allah (La hawla wala quwwata illa billah).
Baca juga: Apakah Malam Isra Mikraj Lebih Baik daripada Lailatul Qadar
Memahami perbedaan antara mukjizat, karamah, maunah, dan sihir membantu kita untuk tetap berpikir jernih dan memiliki akidah yang kokoh. Semoga kita senantiasa dalam lindungan Allah SWT dan dijauhkan dari segala bentuk tipu daya setan yang menyesatkan.
PENAFIAN
Artikel ini diolah dan disusun oleh kecerdasan buatan (AI) dan telah melalui proses penyuntingan serta verifikasi fakta oleh redaksi.
