Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
IRAN dan Amerika Serikat sepakat melanjutkan negosiasi mengenai program nuklir Iran yang dijadwalkan digelar di Muscat, Oman, pada Jumat (6/2). Pertemuan ini menandai babak baru dialog diplomatik antara kedua negara yang telah lama berseteru soal isu nuklir dan keamanan regional.
Utusan AS untuk Timur Tengah, Steve Witkoff, akan memimpin delegasi Washington. Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi memimpin tim dari Teheran. Menurut laporan, Araghchi telah tiba di Muscat pada Kamis (5/2) malam menjelang pembicaraan penting tersebut.
Kementerian Luar Negeri Iran menegaskan tanggung jawab setiap pihak untuk memanfaatkan jalur diplomasi sebagai sarana menjaga perdamaian.
"(Kami punya) tanggung jawab untuk tidak melewatkan kesempatan apa pun untuk menggunakan diplomasi guna menjaga perdamaian," demikian pernyataan resmi kementerian.
Iran juga mengharapkan agar AS berpartisipasi dalam diskusi dengan penuh tanggung jawab, nyata, dan serius.
Menurut laporan New York Times yang mengutip pejabat Iran yang tidak mau disebutkan namanya, kedua pihak sepakat bahwa pembicaraan akan mengecualikan aktor regional dengan fokus utama pada isu nuklir. Pertemuan ini juga diperkirakan akan membahas isu rudal dan kelompok milisi dengan tujuan menghasilkan kerangka kerja menuju kesepakatan.
Sementara itu, Wakil Presiden AS JD Vance menyampaikan bahwa Presiden Donald Trump akan tetap mempertimbangkan semua pilihan strategis dalam menghadapi ketegangan ini.
"Dia akan berbicara dengan semua orang. Dia akan mencoba mencapai apa yang bisa dia capai melalui cara nonmiliter. Jika dia merasa militer satu-satunya pilihan, pada akhirnya dia akan memilih itu," ujar Vance.
Pertemuan diplomatik antara Washington dan Teheran berlangsung kurang dari sebulan setelah puncak gelombang protes nasional di Iran dan ketika ketegangan kawasan terus meningkat.
Trump sebelumnya berulang kali menegaskan ancaman akan menggunakan kekuatan militer terhadap Iran jika Tehran dianggap terus membahayakan warga Israel dan stabilitas regional.
Trump pernah mengatakan bahwa AS memiliki armada besar yang menuju ke sana, merujuk pada pengerahan kekuatan militer di perairan Teluk untuk memberi tekanan tambahan.
Pernyataan tersebut menggarisbawahi kompleksitas situasi di wilayah yang kini menjadi fokus pembicaraan diplomatik di Oman. (I-2)
Hubungan antara Kanada dan AS saat ini sedang mendingin setelah Presiden Donald Trump memberlakukan tarif pada barang-barang Kanada.
Melalui unggahan di platform Truth Social pada Kamis (5/2) waktu setempat, Donald Trump memuji kepemimpinan Sanae Takaichi sebagai sosok yang kuat dan bijaksana.
TERPIDANA kasus kejahatan seksual Jeffrey Epstein mengatakan kepada seorang pengusaha Qatar bahwa Doha perlu 'bernyanyi dan menari' untuk Israel.
Ia berkata, "kita menghadapi dunia tanpa batasan yang mengikat terkait persenjataan nuklir strategis antara Federasi Rusia dan Amerika Serikat."
WARGA negara asing (WNA) ditemukan meninggal dunia di salah satu apartemen, kawasan Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Rabu (4/2).
PRESIDEN Amerika Serikat Donald Trump menyatakan harapannya untuk mencapai kesepakatan dengan Iran.
KAPAL penghancur milik militer Amerika Serikat, USS Delbert D Black, bersandar di Pelabuhan Eilat, Israel bagian selatan di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah.
PRESIDEN AS Donald Trump tengah mempertimbangkan semua opsi terkait situasi dengan Iran, termasuk melancarkan serangan kuat dan menentukan. CNN melaporkan itu pada Rabu (28/1).
PUTRA Mahkota Saudi Mohammed bin Salman mengatakan kerajaan tidak akan mengizinkan wilayah udaranya atau wilayah teritorialnya digunakan untuk aksi militer apa pun terhadap Iran.
IRAN menyatakan bahwa mereka masih mempertahankan kendali penuh atas wilayah darat, bawah laut, dan udara Selat Hormuz di tengah kekhawatiran akan kemungkinan serangan AS terhadap Teheran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved