Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
IRAN memperkuat kemampuan militernya dengan mengintegrasikan 1.000 drone tempur baru ke dalam angkatan bersenjata, di tengah meningkatnya ketegangan dan ancaman serangan dari Amerika Serikat (AS).
Panglima Angkatan Bersenjata Iran, Mayor Jenderal Amir Hatami, mengungkapkan bahwa sebanyak 1.000 kendaraan udara nirawak atau unmanned aerial vehicles (UAV) telah resmi diintegrasikan ke dalam struktur militer nasional untuk memperkuat daya tempur dan kemampuan pertahanan negara tersebut.
Kantor berita Mehr News melaporkan pada Kamis (29/1) bahwa Hatami secara langsung meninjau proses integrasi drone-drone generasi baru tersebut.
Dia menyebut pengembangan sistem UAV ini dilakukan dengan mempertimbangkan tantangan keamanan terkini serta pelajaran operasional yang diperoleh Iran dari konflik bersenjata selama 12 hari dengan Israel.
Drone-drone tersebut diproduksi oleh para ahli industri pertahanan Iran yang bekerja sama dengan Kementerian Pertahanan, sebagai bagian dari upaya memperkuat kemandirian militer dan kemampuan teknologi dalam negeri.
Menurut laporan tersebut, UAV yang diintegrasikan memiliki beragam fungsi operasional, mencakup misi serangan, pengintaian, hingga perang elektronik.
Sistem ini dirancang untuk menargetkan sasaran tetap maupun bergerak di berbagai domain, termasuk darat, laut, dan udara.
Hatami menegaskan bahwa menjaga dan meningkatkan keunggulan strategis tetap menjadi prioritas utama angkatan bersenjata Iran di tengah dinamika keamanan regional yang terus berubah.
"Kesiapan untuk operasi tempur cepat dan respons tegas terhadap segala bentuk agresi terus menjadi panduan perencanaan pertahanan Iran, sejalan dengan ancaman yang diantisipasi," ujar Hatami dikutip Anadolu, Jumat (30/1).
Langkah penguatan militer ini berlangsung di tengah meningkatnya ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat dalam beberapa pekan terakhir.
Presiden AS Donald Trump telah mengerahkan kekuatan militer tambahan ke Timur Tengah, termasuk armada perang yang dipimpin kapal induk USS Abraham Lincoln.
Selain itu, jet tempur F-15 juga telah ditempatkan di pangkalan militer AS di Yordania.
Pada Rabu (28/1), Trump kembali melontarkan ancaman terhadap Teheran, menyatakan AS siap melancarkan serangan apabila Iran menolak melanjutkan dialog dan mencapai kesepakatan terkait program nuklirnya.
Di sisi lain, pemerintah Iran menegaskan tidak akan berunding di bawah tekanan atau ancaman.
Teheran menyatakan hanya bersedia berdialog dalam kondisi yang setara dan saling menghormati serta menegaskan kesiapannya untuk menghadapi konfrontasi militer secara penuh apabila diserang. (CNN/H-3)
Presiden Iran Masoud Pezeshkian tegaskan Iran bukan ancaman global dan ajak AS dialog demi stabilitas dunia di tengah ketegangan Timur Tengah.
TIONGKOK meminta Presiden Amerika Serikat menghentikan operasi militer terhadap Iran. Sebelumnya Presiden AS Donald Trump mengancam akan meningkatkan serangan ke negara teluk tersebut.
Inggris memimpin pembicaraan dengan 40 negara untuk membuka kembali Selat Hormuz di tengah blokade Iran dan sikap lepas tangan Donald Trump.
Iran melalui IRGC mengancam akan menyerang 18 perusahaan teknologi AS di Timur Tengah, termasuk Google, Microsoft, dan Apple. Simak daftar lengkapnya.
Presiden AS Donald Trump sebut tujuan militer di Iran hampir tercapai, tetapi siapkan serangan besar dalam 2-3 minggu ke depan. Simak selengkapnya.
Ketegangan di Timur Tengah kian memanas. Media pemerintah Iran menyebut layanan internet satelit Starlink milik miliarder Amerika Serikat, Elon Musk, sebagai target yang sah untuk diserang.
MENTERI Pertahanan Amerika Serikat (AS) Pete Hegseth menegaskan kesiapan penuh militer AS menghadapi Iran, di tengah meningkatnya ketegangan.
KETEGANGAN geopolitik di Timur Tengah mencapai titik didih baru pada awal 2026. Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengeluarkan ultimatum keras kepada Iran.
KETEGANGAN AS-Iran meningkat. Republik Islam Iran secara resmi mengeluarkan Notice to Airmen (NOTAM) yang menyatakan wilayah udara di atas Selat Hormuz sebagai "zona berbahaya".
IRAN mengeluarkan peringatan penerbangan atau Notice to Airmen (NOTAM) terkait latihan tembakan langsung di wilayah udara sekitar Selat Hormuz, menandai peningkatan kesiapsiagaan militer.
AMERIKA Serikat (AS) memperluas kehadiran militernya di Timur Tengah dengan mengerahkan kapal induk dan jet tempur tambahan di tengah meningkatnya ketegangan dengan Iran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved