Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Denmark Kirim Pasukan Tambahan ke Greenland, NATO Turun Tangan

Thalatie K Yani
20/1/2026 06:39
Denmark Kirim Pasukan Tambahan ke Greenland, NATO Turun Tangan
Denmark menambah jumlah pasukan militer di Greenland menyusul ancaman tarif dari Donald Trump. NATO dan Uni Eropa tegaskan kedaulatan Denmark atas pulau tersebut.(Media Sosial X)

KETEGANGAN diplomatik terkait kedaulatan Greenland memasuki babak baru. Pasukan tambahan Denmark dilaporkan telah tiba di wilayah otonom tersebut, Senin (19/1) malam waktu setempat. Langkah ini diambil di tengah desakan terang-terangan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, untuk mencaplok wilayah tersebut.

Komando Pertahanan Denmark merilis tiga foto melalui platform X yang menunjukkan sejumlah tentara mengenakan seragam tempur hijau turun dari sedikitnya dua pesawat militer. Juru bicara militer Denmark mengonfirmasi kepada CNN akan ada "peningkatan substansial" dalam jumlah pasukan yang ditempatkan di pulau Arktik tersebut.

NATO Pertimbangkan Misi Khusus di Arktik

Sekretaris Jenderal NATO, Mark Rutte, menyatakan aliansi militer tersebut akan terus bekerja sama dengan Denmark dan Greenland terkait keamanan di wilayah Arktik. Pernyataan ini muncul usai pertemuan Rutte dengan Menteri Pertahanan Denmark Troels Lund Poulsen dan Menteri Luar Negeri Greenland Vivian Motzfeldt.

“Kami membahas betapa pentingnya Arktik, termasuk Greenland, bagi keamanan kolektif kita dan bagaimana (Denmark) meningkatkan investasi pada kemampuan-kemampuan utama,” tulis Rutte melalui akun X resminya.

Dalam pertemuan tersebut, Menteri Poulsen mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengusulkan adanya misi resmi NATO di Greenland dan Arktik.

Uni Eropa Kecam Ancaman Tarif Trump

Di forum ekonomi Davos, Swiss, Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen juga menyuarakan keprihatinan mendalam. Ia telah membahas eskalasi perselisihan antara Amerika Serikat dan Eropa ini dengan delegasi bipartisan Kongres AS.

Von der Leyen menegaskan perlunya penghormatan penuh terhadap kedaulatan kedaulatan Greenland dan Kerajaan Denmark. Hal ini menjadi krusial setelah Presiden Trump mengancam akan memberlakukan tarif perdagangan terhadap beberapa negara sekutu jika kesepakatan pembelian wilayah tersebut tidak tercapai.

“Kebutuhan ini memiliki urgensi tertinggi bagi hubungan transatlantik kita,” tegas von der Leyen melalui unggahan di X. Ia menambahkan bahwa ancaman tarif tersebut sangat bertentangan dengan "kepentingan bersama."

Isu Greenland diprediksi akan terus menjadi sorotan utama dalam pertemuan para elit dunia di Forum Ekonomi Dunia (WEF) di Davos pekan ini, yang tahun ini mengusung tema "Semangat Dialog." Meski mengedepankan dialog, Uni Eropa menyatakan tetap bersiap bekerja sama erat dengan AS dan NATO untuk memajukan kepentingan keamanan bersama, namun tetap dalam koridor penghormatan kedaulatan wilayah. (CNN/Z-2)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya