Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Rusia Vladimir Putin akhirnya memecah keheningan terkait eskalasi ketegangan yang menyelimuti kawasan Timur Tengah.
Melalui sambungan telepon pada Jumat (16/1) waktu setempat, pemimpin Kremlin tersebut berkomunikasi langsung dengan pemimpin Iran dan Israel sebagai upaya meredam potensi konflik menyusul gelombang protes berdarah di Iran dan ancaman militer dari Amerika Serikat (AS).
Langkah diplomasi itu merupakan reaksi publik pertama Putin terhadap krisis di Iran yang dipicu lonjakan inflasi sejak akhir Desember lalu.
Berdasarkan data lembaga hak asasi manusia HRANA, tindakan keras pemerintah Teheran dalam membendung aksi tersebut telah menyebabkan sedikitnya 2.677 orang tewas di tengah pemutusan akses internet secara nasional.
Ketegangan sempat memuncak ketika Presiden AS Donald Trump mengancam akan mengerahkan militer dengan status “locked and loaded” jika Teheran terus menembaki pengunjuk rasa. Namun, Trump belakangan menarik ancaman tersebut setelah mendapat jaminan dari pihak Teheran bahwa pembunuhan terhadap demonstran akan dihentikan.
Juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov, mengungkapkan bahwa pembicaraan Putin dengan Presiden Iran Masoud Pezeshkian adalah bagian dari upaya berkelanjutan untuk mendinginkan hubungan antara Washington dan Teheran.
"Ini adalah bantuan yang tidak hanya ditujukan bagi Iran, tetapi bagi seluruh kawasan, serta bagi stabilitas dan perdamaian regional," ujar Peskov dikutip dari the Moscow Times.
Selain menghubungi Pezeshkian, Putin juga menjalin komunikasi dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. Dalam pembicaraan tersebut, Rusia menegaskan kesiapannya untuk menjadi mediator guna memastikan stabilitas kawasan tetap terjaga melalui dialog konstruktif.
"Rusia mengonfirmasi kesiapan untuk terus melakukan upaya mediasi yang tepat dan mempromosikan dialog konstruktif yang melibatkan semua negara yang berkepentingan," demikian bunyi pernyataan resmi Kremlin.
Sebelumnya, perwakilan tetap Rusia di PBB, Vassily Nebenzia, menuding AS sengaja menyulut histeria dan menyebut protes di Iran sebagai bagian dari metode "revolusi warna".
Aktivitas diplomasi Putin ini muncul setelah sebelumnya ia cenderung bungkam saat dua sekutu dekatnya, Iran dan Venezuela, terus ditekan oleh pemerintahan Trump. (E-4)
Menlu Iran Abbas Araghchi sebut peluang kesepakatan nuklir dengan AS terbuka di Jenewa, meski Donald Trump ancam serangan militer. Simak poin kesepakatannya.
Iran tingkatkan arsenal rudal balistik dengan bantuan Rusia. Rudal Kheibar Shekan kini mampu jangkau seluruh wilayah Israel, memicu ancaman konflik terbuka.
Eskalasi antara Iran dan Israel bukan hanya soal dua negara, tetapi juga cermin dari pembentukan ulang koalisi strategis di Timur Tengah dan perubahan tatanan global.
PERANG 12 hari (13-25 Juni) antara Iran versus Israel-AS telah berakhir dengan 'gencatan senjata'.
Menghadapi kenyataan adanya perang Iran-Israel saat ini, penulis sebagai eksponen Patriot Soekarnois belum melihat adanya sikap tegas dari pemerintah terhadap perang tersebut.
MEMASUKI tahun kelima invasi skala penuh Rusia ke Ukraina, belum ada tanda-tanda penyelesaian perang ini yang stabil.
Hari ke-1.460: Rusia gempur Kyiv & Lviv dengan 345 drone-rudal. Putin prioritaskan nuklir, sementara Hungaria ancam blokir sanksi Uni Eropa terkait aliran minyak.
Dalam wawancara terbaru, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menolak keras konsesi wilayah dan menyoroti tekanan dari Donald Trump terkait gencatan senjata.
Lyudmila Navalnaya menyebut temuan toksin katak panah pada jasad Alexei Navalny membuktikan putranya dibunuh.
PRESIDEN Ukraina Volodymyr Zelensky melontarkan kritik keras terhadap Presiden Rusia Vladimir Putin dengan menyebutnya sebagai budak perang setelah serangan Rusia berdampak pada listrik
Kesepakatan tersebut ditandatangani pada 2010 oleh Presiden AS saat itu Barack Obama dan Presiden Rusia Dmitry Medvedev, dan mulai berlaku pada 5 Februari 2011.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved